Chapter 11

766 46 3
                                        

Assalamualaikum

Happy reading

Hari ini tepatnya hari sabtu azkya mendapat piket membersihkan ndalem

For info

Setiap para santri dan santriwati pasti akan mendapat giliran piket membersihkan ndalem satu hari akan ada minimal 3 orang yang piket

Seperti saat ini azkya,siren dan fifi mendapat giliran mereka

Untuk mempercepat piket mereka, mereka membagi tugas masing-masing

Azkya mendapat tugas membersihkan bagian ruang tamu,siren bagian dapur dan fifi bagian halaman

Saatini azkya sedang menyapu ruang tamu sambil bersenandung kecil agar tidak bosan dan menghilangkan rasa capek nya

"Assalamualaikum"

saking fokusnya azkya sampai tersentak saat mendengar seseorang mengucapkan salam

Azkya segera menujuk pintu untuk menyuruh tamu itu masuk

"Waalaikumsalam, eh gus kirain kya siapa"

"kamu sedang apa disini?"

Yap orang yang mengucapkan salam sampai azkya tersentak itu tak lain dan tak bukan adalah gus fatih

"e-em it-itu gus kya sedang piket"

"ngapain gugup sih kya kan emang bener kamu lagi piket aelahhh kek ketauan mencuri ajah" batinnya

"ohhh emang kamh sendiri yang piket yang lain kemana?" tanya gus fatih seraya melangkahkan kaki nya masuk

"em ada gus fifi lagi nyiram tanaman kalo siren lagi nyuci piring di dapu" jawabnya

"terus kamu disini lagi apa duduk?"

"enggak kok gus kya tugasnya beresin ruang tamu gus,itu kya lagi nyapu tadi" tunjuknya kearah sapu yang ia tadi simpa

"oh"

Ya elahhh gus,gus singkat amat ini nih namanya singkat padat tak jelas_-

"iyah gus,kalau gitu kya permisi gus mau lanjutin nyapu nya" ucap azkya du angguki oleh gus fatih

Gus fatih duduk di salah satu kursi sambil mengamati setiap gerak gerik azkya

Saat sedang mengamati azkya ponsel di saku baju nya bergetar tanda ada panggipan masuk

Drriitttt drrrittttt

Dilihatnya ternyata ponsel azkya yang bergetar dan terpampang nama cinta pertama sudah di pastika itu adalah ayah nya

Tak mau membuat si penelpon menunggu denga segera gus fatih mengangkat nya

"Assalamualaikum nak fatih?"

"waalaikumsalam abi"

"gimana kabar kalian disana nak?"

"alhamdulillah disini kita baik-baik ajah bi"

"syukurlah"

"iya bi"

"gimana dengan keputusan mu nak apakah kau akan memberitau kan kepada putri ayah tentang status kalian?"

Mendengar pembicaraan yang mulai serius gus fatih bangun dari duduk nya dan melangkah menujuk kamarnya

Takut nya ada yang mendengar pembicaraan mereka apalagi disini masih ada azkya yang fokus pada tugasnya

"menurut fatih sebaiknya azkya berbaur dulu sama orang di pesantren ini setelah nya fatih akan memberitahukan tentang hubungan kami bi,"

Terdengar helaan nafas di seberang sana

"abi minta maaf yah nak"

"abi kenapa minta maaf ini udah keputusan fatih nanti kalo waktunya sudah tepat fatih akan kasih tau,in sya allah"

"abi ikut ajah apa yang menjadi keputusan mu nak"

"iya abi,oh ya bunda mana bi"

"ini bunda mu di samping abi"

"assalamualaikum fatih mantu bunda"

"hehe waalaikumsalam bunda"

"gimana sama putri bunda cantikkan?"

"cantik banget malah mirip sama bunda cantiknya"

"fatihh ini istri abi yah jangan kamu tikung"

"yah kalo bunda mau bisa dibicarakan kok bi"

"udah-udah jangan mulai debatnya ok"

"hehehe ok nda"

"gitu dong"

"bunda gak mau ngomong sama kya,kebetulan sekarang kya lagi piket di ndalem nda"

"hmm besok ajah deh,bunda juga besok mau ke sana kangen sama kya"

"ya udah fatih tunggu bunda sama abi besok"

"yaudah kalau gitu bunda tutup yah telponnya salam sama keluarga disana assalamualaiku"

"waalaikumsalam nda"

Tut

Panggilan pun dimatikan sepihak oleh bunda memang setelah menikah dengan azkya

Gus fatih sudah akrab dengan abi dan bunda nya azkya dan sudah memanggil denga sebutan yang sama dengan azkya

Kalau kata abi sih biar tambah akrab sama mantu

Jangan lupa vote dan komen yah guyssss......

Eh GUS TampanTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang