#12

4.7K 428 42
                                        

Saat ini (name) sudah mulai meracik obat-obat untuk penghilang tanda yang ia pelajari

'kalau ku berikan sekarang tidak bisa... Oh iya bagaimana kalau saat pelatihan para pilar saja? Itu lebih baik'

"Nee san kau didalam??"

"Masuk saja shino chan tidak dikunci kok"

"Nee san kok disini, seharusnya nee san kan istirahat"

"Hehe gomen habisnya aku bosan jika  ters berbaring saja"

"Huuuhhh baiklah sekarang kembalilah kekamar, ada yang menunggu"

"Siapa?"

"Cek saja sendiri"

"Ara-ara dasar"

Saat masuk kamar

"Eh ternyata kau sanemi san"

"Kenapa kau malah berkeliling seharusnya kau istirahat kan"

"Hehe maaf habisnya aku bosan, oh iya ayo ketaman sudah lama aku tak kesana"

"Tidak, kondisi mu sedang buruk"

"Ayo lah" ucap (name) sambil memelas

"Huuuhh baiklah tapi hanya sebentar"

Setelah itu mereka berjalan sampai taman dengan obrolan ringan

"Huaaaa aku merindukan suasana ini sangat damai"

"(Name)"

"Ada apa sanemi san??"

"A-aku ingin bertanya sesuatu"

"Apa??"

"S-seperti apa tipe laki-laki mu" ucap sanemi sambil memalingkan wajahnya

"Hmm aku menerimanya apa adanya, asal dia juga menerima ku apa adanya"

"Semudah itu?"

"Haha kenapa tiba-tiba kau bertanya sanemi san?"

"Bukan apa-apa"

'apa aku harus menyatakannya sekarang? Apa ada pengganggu? Oke sepertinya aman'

"(Name) aku ingin mengatakan sesuatu yang penting"

"Apa itu??"

"Sebenarnya aku-"

"HUAAA (NAME) SAN"

"Eh? Suma san??"

'cih menganggu saja, mati sana'

"Maaf tak sempat menjenguk mu hiks"

"Tak apa kalian baik-baik saja?"

"Iya kami baik-baik saja berkatmu (name) san" ucap hinatsuru

"Ara-ara sepertinya kau sudah sembuh uzui san"

"Yaaa begitu lah, aku tak selemah yang kau pikirkan, Yo shinazugawa apa yang kau lakukan disini?"

"Cih harusnya aku yang bertanya kenapa kau disini?? Menganggu saja"

"Oohhh aku mengerti maaf maaf"

"Sudahlah anginnya bertambah kencang, tak baik untuk (name) san kita harus kembali" ucap makio

"Kau benar ayo" ucap hinatsuru

Saat sampai mereka langsung disambut oleh para penghuni kupu-kupu dengan ramah

Seperti shinobu yang sedang memegang nichirin nya kearah uzui

"Ara-ara aku senang kau baik-baik saja, jadi kita bisa bertarung??" Ucap shinobu dengan senyum dan urat-urat yang menonjol dikepalanya

"Ara-ara sudahlah shino chan sebaiknya kita masuk dulu"

Saat mereka ingin masuk, (name) melihat kanao dan hanami yang sedang adu bokuto

(Disini hanami udah jadi pemburu iblis yaa)

"Ara-ara mereka cepat akrab"

"Akrab apanya kalau gak ada yang mulai topik mereka gk akan bicara, itu saja aku yang menyuruh mereka latihan jika tidak mereka hanya akan diam terus-menerus" ucap shinobu

"Ara-ara daijobu"

Karen sudah sore uzui dan ketiga istrinya kembali kekediaman mereka begitu juga sanemi

"Ara-ara terima kasih untuk hari ini sanemi san ^^"

"Ya tak masalah jaga kesehatanmu, aku akan datang lagi besok setelah misi"

"Baiklah hati-hati ^^"

Saat sanemi ingin berbalik di justru malah mendekat kearah (name)

"Jangan terlalu dekat dengan si rengoku itu aku tidak suka dan..."

Cup~~

Sanemi mencium pipi (name) dan membuatnya semakin memerah

"Jika tadi uzui tidak menganggu mungkin sekarang kau akan jadi milikku" ucap sanemi tepat diteling (name)

"Baiklah ingat pesan ku" ucap sanemi lalu pergi

'astaga itu tak baik untuk jantungku' batin (name) tertekekan

.
.
.
.
.
.
.

❄️TBC❄️

Otak author buntu (╥﹏╥)

🌺Kanae Twin {End}🌺Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang