Selama beberapa hari mereka mempersiapkan pernikahan itu pun dengan campur tangan mark dan jeno pastinya.
Walau mereka lebih disuruh untuk saling mengenal dan menyerahkan ini semua pada pihak keluarga tapi tetap saja, kalau selama kurang lebih 5 hari hanya berduaan bukannya jadi akrab malah jadi canggung. Itulah yg mark rasakan. Tidak tau kalau jeno.
" Kamu gak papa kak? " Tanya sungchan
Mark mengangguk. Beberapa kali ia bolak balik toilet. Hanya untuk memastikan kalau ini bukan lah sebuah mimpi candaan belaka.
" Kak tenang lah " Sahut seseorang yg ternyata adalah haechan
" Akhirnya lu dateng bocah " Ujar mark
" Wah wah udh lama lo gak denger sebutan itu, udah tiga tahun " Ujar haechan antusias.
Mark memutar bola matanya malas. Benar benar tidak membantu.
" Gua minta lu kesini buat bikin gua gak mikir klo sekarang gua mau nikah. Sama jeno bukan jaemin "
" Ck.. Hadeh.. Kak berapa lama kakak gak kuliah terus gak ketemu gua " Tanya haechan
" Kurang lebih 4 atau 5 hari? "
" Gua mending ke ruang kak jeno deh.. Walau gua gak kenal tapi gua mau bilang makasih "
" Buat apa? " Tnya mark bingung.
" Dia udah bisa bikin kak mark terbuka lagi sama perasaan dan keadaan " Ujar haechan
"Iya juga " Pikir mark. Semenjak ia sering menghabiskan waktu dengan jeno, ia lebih sering mencoba untuk terbuka dengan jeno. Melupakan apa yg terjadi di masa lalu dan membuka lembaran baru. Lagi pula itu juga yg pasti di inginkan jaemin.
Mark mengehela napas.
" Yaudah sana keruangan jeno "ujar mark
Haechan kemudian kikuk " Gak.. Gua malu deh kak. Lagian ntar gua dikira sokap. Gua sama kak mark aja "
.
.
.
Pernikahan berlangsung lancar. Sekarang tinggal memasangkan cincin nikah mereka.
Jeno sudah memasangkan cincin pada mark. Sekarang giliran mark.
Mark mengambil cincin berwarna silver dengan corak ukir nama mereka berdua. Dan mulai memasangkan nya. Ketika sudah terpasang. Mark melihat sebuah bayangan tepat di depannya.
"Jaemin " Lirih nya.
Jaemin terlihat tersenyum dan mengangguk. Kemudian dia menghilang.
Dan mark dan jeno telah sah.
Kali ini tinggal memikirkan malam pertama.
Oh god.
Jeno sudah berganti pakaian, kemudian jeno mendapatkan pesan dari line nya.
Rupanya pesan dari ayahnya.
Ayah jeno meminta jeno untuk datang ke ruang kerja ayahnya.
" Mark " Panggil jeno
Mark menoleh. Mark baru saja selesai mandi ia sedikit terkejut melihat jeno.
Entah kenapa ia baru sadar kalau jeno sangat tampan.
" Ah iya? "
" Kalo capek tidur duluan aja. Ayah manggil aku di ruang kerjanya nya " Ujar jeno yg mendapat anggukan dari mark. Jeno pun langsung berjalan menuju ruang ayahnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
just stay with me (nomark)
Fiksi Remajamark seorang mahasiswa universitas seni neo yg terkenal dingin di kalangan pecinta seni tiba tiba di jodohkan oleh seorang pemuda bernama jeno yg memiliki jarak umur 7 tahun dengannya.
