Don't forget for VOTE AND COMENT
✨✨
Happy reading all 😊
Para pangeran dan putri kini tampak sedang menikmati sarapan pagi mereka, Suasana saat ini sangat hening, mereka sibuk dengan makanan yang ada dipiring masing-masing. Namun berbeda dengan Rani, gadis itu sama sekali tidak menikmati makanannya. Dia hanya melihat makanan itu dari tadi.
"Huh,,," lirih Rani.
Para pangeran pun seketika melihat ke arah Rani. "Kau kenapa?" tanya Niki
Gadis itu terdiam sebentar, "Sekolah Magically school, sekolah itu tempat seperti apa?" tanya Rani tiba-tiba
"Kenapa tiba-tiba bertanya tentang sekolah?" tanya Sunoo
Rani menarik nafas nya dalam-dalam lalu menatap Sunoo, " Ayah menyuruh ku untuk sekolah bersama kalian, tapi aku dengar itu adalah sekolah sihir kan?" tanya Rani lagi.
"Iya tentu saja, kenapa memangnya?" lanjut Jungwon.
"Masalahnya sekarang aku tidak bisa menggunakan sihir, maksud ku karna lupa ingatan aku jadi lupa mantra dan cara menggunakan sihir itu bagaimana." ucap Rani menjelaskan.
Gadis itu sedang berbohong sekarang, tidak mungkin mengatakan bahwa dia belum pernah melakukan trik sihir sebelumnya dia juga tidak bisa mengatakan kalo dia tidak bisa melakukan sihir karna berasal dari dunia yang berbeda, pasti para pangeran itu tidak akan percaya.
"Oh iya ya, aku ingat bahkan kau sangat terkejut saat ayah menggunakan sihir nya saat ingin makan bersama malam itu" gumam pangeran Sunoo dengan raut wajah sedihnya
"Tenang saja, kami akan mengajari mu cara nya melakukan trik-trik sihir dan juga cara menggunakan sihir"ucap pangeran Heeseung.
"Tapi pasti butuh waktu yang lama untuk ku agar bisa melakukan hal seperti itu" ucap Rani tidak yakin.
Niki merangkul pundak Rani, "Santai saja, kita kan punya ahlinya disini" ucap Niki santai lalu melihat ke arah Jake.
"Kau mau mengajar nya kan Hyung?" tanya Niki.
Yang di tanya tidak menjawab pertanyaan itu.
"Dasar, ya sudah kalo kau tidak mau membantu Rani, biar Sunghoon dan Heeseung Hyung saja yang menjadi guru mu Ran" ucap Niki kesal karna Jake tidak menjawab pertanyaan.
"Aku tidak mengatakan apapun, kau yang bertanya kau juga yang menjawab."
"Tadi kau tidak menjawab."
"Aku baru mau jawab, tapi kau sudah langsung berbicara duluan."
"Bohong, memang kau tidak mau saja."
Kedua pangeran itu sedang berdebat sekarang. " Sudahlah, lanjutkan sarapan kalian, Rani setelah sarapan ikut aku ke ruang perpustakaan" ujar Heeseung memberhentikan kedua pangeran yang sedang ribut itu.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
RANI POV
Aku sedang berada di perpustakaan istana sekarang, tempat ini jauh lebih besar dari yang kubayangkan, "Pangeran kita mau mencari buku apa?" tanya ku pada Heeseung, tapi dia tidak menjawab pertanyaan ku.
Kami sudah cukup lama berada di ruangan ini, Pertama dari lantai dasar kami mencari buku yang diinginkan pangeran Heeseung namun ternyata tidak ada, akhirnya kami mencari di lantai dua dan tiga ruangan ini, namun sejak tadi kami belum juga mengambil satu buku pun.
"Kau mencari buku seperti apa pangeran, biar aku bantu carikan." ucap ku karna sudah mulai kesal.
"Sepertinya ada di dekat sini" gumam Heeseung sendiri, dia tidak menjawab pertanyaan ku lagi, padahal apa susah nya sih untuk menjawab saja.
KAMU SEDANG MEMBACA
BLUE MOON FALLS
Novela Juvenil"Dimana aku berada sekarang, bahasa yang berbeda dan waktu yang berbeda. Apa yang harus kulakukan sekarang?" "Bukan salah kalian jika terlahir seperti itu" "Hanya Gadis itu yang dapat menyelesaikan semua ini" "Aku tidak sengaja melakukan nya" "Mana...
