Jadi Ceo

36 4 0
                                        

Beberapa minggu kemudian, Leo mendapat kabar bahwa ia diangkat menjadi CEO sebuah perusahaan terbesar di asia.

"Yess, alhamdulillah aku jadi Ceo. Kan bisa sibuk, aku muak dengan rumah ini." Batin Leo

Leo bergegas dan berpakaian rapi untuk ke kantornya karena pelantikan akan dimulai siang harinya.

Leo bercermin...

"Aku masih ganteng juga ya, kalo jadi ceo kan bisa kali nambah satu lagi." Batin Leo yang berbicara sendiri di depan cermin

Setelah selesai, leo menuju garasi. Namun langkahnya dihentikan oleh Bi nita.

"Maaf tuan, tuan berpakaian rapi gini mau kemana?" Tanya bi nita

"Ohh mau pelantikan bi. Alhamdulillah aku diangkat jadi Ceo di perusahaan ternama." Jawab Leo

"Ohh gitu, ya sudah hati-hati ya tuan. Eh mau dibawakan bekal?bibi sudah masak enak." Tawar Bibi

"Gak usah repot-repot bi." Tolak Leo

"Gak apa-apa, bibi gak ngerasa direpotin kok." Ujar Bibi

"Gak bi, makasih. Saya lagi buru-buru." Ucap Leo sembari tergesa-gesa menuju garasi.

Ditengah percakapan mereka tadi, ternyata Linda menguping pembicaraan mereka.

"Ya Allah terimakasih, suamiku kau angkat jabatannya. Hati ini rasanya diambang-ambang, antara sedih atau bahagia. Aku sedih karena mas Leo masih marah sama aku." Ucap Linda

Ternyata, bi nita mendengar ucapan linda dan menghampiri Linda.

"Sudah lah Lin, kamu tuh gak bisa lagi jadi istrinya Leo. Mending kamu ngalah aja. Lagian nanti juga suami kamu bakal nikah sama santi." Ujar Bi nita

"Aku gak bakal kalah bi. Aku akan memperjuangkan keharmonisan keluargaku bi. Santi gak bisa masuk sembarangan." Jawab Linda dengan Tegas.

Para pelayan mension angkat bicara. Sebagian ada yang dukung Bi nita, sebagian lagi dukung Linda. Mereka bagaikan dua kelompok yang berbeda, minyak dan air.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Leo pun sudah sampai ke kantornya. Ia bertemu kolegan perusahaan terkenal. Ia lalu masuk ke salah satu ruangan khusus pelantikan.

"Today we inaugurate, Mr. Drs. Leonardo Ar-rahman, SE.MH. as President Director or CEO of the largest potato mobile company in Asia to the world." Ucap salah satu direktur jendral perusahaan tersebut.

Prok..prok..(suara tepukan tangan para audience)

Leo naik ke atas panggung...
"I will say thank you very much to the audince and director general of potato handphone company because for choose me to the president director. Thank you very much again." Ucap leo diatas panggung.

Para hadirin pun bertepuk tangan dengan meriah. Suasana ruangan menjadi sangat ramai akan suara tepukan tangan.

Setelah pelantikan, Leo didatangi oleh Santi, sekretarisnya.

"Mas, tunggu..." Ucap Santi

"Iya." Leo menoleh ke belakang.

"Mas, selamat ya atas kepilihnya kamu jadi CEO. Aku harap kamu bisa kerja dengan baik ya. Dan mohon maaf selama jadi sekretaris kamu, aku ada salah." Ujar Santi

🔞 ❗❗

Leo melirik santi dari ujung kaki sampai ujung rambut.

"Siapa bilang kamu bakal aku uninstal jadi sekretaris aku. Kamu bakal terus jadi sekretaris aku." ujar Leo sembari mengelus Santi

"Mas jangan gitu. Kamu sudah punya istri." Santi menghindar

"Jangan jutek dong san, kamu mau kan aku jadikan nyonya?" Tanya Leo sekali lagi

"Ha?apa maksud kamu?" Tanya santi sekali lagi.

Leo langsung menggendong Santi tanpa izin dan membawanya ke mobil. Aksi itu tidak ketahuan karena kantor sedari tadi sepi.

"Kamu mau apain aku mas?" Tanya Santi

"Kamu bakal tau kok." Jawab Leo

Leo berhasil memasukkan Santi ke dalam mobil miliknya.

"Tolong...tolong..." Ucap Santi teriak sambil memukul kaca mobil.

"Shuut, jangan jutek gitu dong sayang. Nanti aku kasih kamu kenikmatan." Jawab Leo

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Leo akhirnya membawa santi ke hotel miliknya. Leo memasuki salah satu kamar. Setelah memasuki kamar itu, mulai lah aksi panas. Leo membuka bajunya secara perlahan dan Leo juga melepaskan seluruh baju santi dengan paksa. Mulai lah mereka berhubungan diluar nikah. Santi yang begitu nerima akan gesekan panas itu karena memang ada rencana dibalik itu dengan ibunya, bi nita.

The killer angel(On Going)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang