2

2 0 0
                                    



Mata hazel itu selalu melirik kesana kemari , hembusan nafasnya juga kelihatan berat. apa yang sebenarnya terjadi? membingungkan.

menatap jeruji besi itu dengan tatapan yang tak bisa diartikan. Ah mungkin dia membencinya. pemuda itu bangkit perlahan. bisa dilihat bahwa rantai itu mengurung kaki kirinya. sungguh malang.

mendekati jeruji besi itu perlahan, menyentuhnya , dan meneteskan air mata. Ah bagaimana nasib keluarganya? jika saja dia memiliki kekuatan yang sama dengan raja iblis itu dia akan membunuh semua orang di istana ini. TAK ADIL pikirnya. 

Matanya terbelalak ketika seseorang datang. segera dia membalikan badanya dan menunduk. Bisa ia dengar suara perempuan yang mungkin sedang menangis?. ia menoleh sedikit dan BOOM !!!


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Athena masih tidak percaya kalau dia berada di istana semegah ini. desain interior berlapis emas pun tak luput ia pandangi . matanya selalu bergulir kesana kemari . Pemandangan ini sangat berbeda dengan keadaan luar istana. 

sosok di depanya yang kini masih betah menggandeng tanganya itu membalikan tubuhnya dan menyamakan tinggi dengan Athena. ia menatap Athena seperti orang yang kelaparan. 

" Bisa tatap mataku, honey ?" Athena terkejut , 'honey' cihh dasar buaya .

Athena memberanikan diri menatap lawan bicaranya, "ada apa?" , ucapnya dengan ketus. Iblis itu tekekeh kala melihat ekspresi Athena . tanpa banyak bicara ia menarik tangan Athena dan berjalan masuk ke dalam ruangan yang bisa disebut kamar.

Raja itu mendudukan Athena di tepi ranjang dan kemudian bangkit pergi. namun, sebelum itu ia sempat menoleh sebentar dan mengatakan sesuatu

" Ini kamarku dan kau bisa menggunakanya semaumu. Karena miliku adalah milikmu juga , oh ya ... Panggil aku Alvien " dia pun segera pergi dari kamar tersebut. meninggalkan Athena Dengan wajah yang bingung . 

" Apa itu berarti aku miliknya? kekasihnya? tidak tidak , DIA BUKAN TIPEKU IBUUUU " teriaknya di ujung kalimat . 

kemudian ia terdiam , mencoba mengingat kejadian tadi .

" Siapa pemuda itu? "




TBC

VerbeeldingTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang