chapter 1. 5 ll keluarga Abraham

4.6K 243 5
                                        

Maaf jika Banyak typo😓🙏🏻
Selamat membaca Jangan lupa Vote Ya^^

thx untuk yg sudah Baca
.
.
.

' mimpi Yg anehh ' Batin Alidya mengingat Mimpi yg tadi ia alami

Tiba tiba Mobil Berhenti alidya Menyeritkan dahi nya kenapa Mobil ini berhenti. Pasalnya ia baru saja Terbangun dari tidurnya Padahal Baru Berapa Jam rasanya Tertidur udah sampai saja

" Kita sudah Sampai nak " Ucap Mama mustika Tersenyum Manis Ke Anak nya

" Sudah sampai? Padahal Aku baru tidur Sebentar Ma" Terkejut Alidya

" Sebentar? Kau tertidur 3 jam " Ucap Abangnya Arzel

" Nyenyak ya" tanya Pria Di Dekat Pintu mobil Dia Abang pertama nya Alze

" Hehehe iya nyenyak" Ucap ku

" Baiklah ayo Masuk" Ucap Mama mustika sambil menggandeng Tangan Alidya

Aku ternganga Melihat Rumah Keluarga Abraham Eh ralat, Ini lebih Mirip Mension Istana Besar banget Gila!!

Aku menatap Rumah itu sangat Mewah Tolong lah jiwa Miskin Nya Meronta ronta melihat

Itu mension milik Keluarga Abraham Takjub Dan juga Melongo. Siapa juga yg tidak Melongo kalau melihat mension sebesar Ini.

Mension Utama keluarga Abraham

Mobil yang dipakai Alidya tapi versi 4 tempat dudukಡ ͜ ʖ ಡ

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Mobil yang dipakai Alidya tapi versi 4 tempat dudukಡ ͜ ʖ ಡ

Mobil yang dipakai Alidya tapi versi 4 tempat dudukಡ ͜ ʖ ಡ

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


' jiwa Misquin Ku meronta Ronta' Batin Alidya Miris

" Ayo sayang Masuk yuk" Ucap sang Mama Mustika . Aku menoleh Ke arah sang Mama Mustika Yg sekarang menjadi Mamaku Lalu mengangguk Pelan

Saat melangkah ke dalam Rumah Jiwa Misquin ku makin Meronta Melihat Dinding nya Berlapis Emas Asli! ' berapa karat Tuh emas' itulah Pikiran nya saat ini Bukan itu saja Bahkan Banyak Lagi Berlapis emas

Tak lama Langkah Berhenti Saat melihat Perkumpulan Manusia Dengan Wajah Rupawan Bukan Hanya Para Pria melainkan Para Wanita Juga Mempunyai Paras Rupawan.

' nikmat mana yg kau Dustakan ' Batin Alidya Melihat Paras Paras Tak Kaleng kaleng Di hadapan nya Ini baru pertama Kali ia dikelilingi Dengan Manusia manusia Berparas Tampan dan Cantik nya kebangetan

" Ayo Alidya sayang, Duduk Nak sini " Ucap seorang Wanita Paruh Baya Yg aku yakini Seumur an dengan Mama Mustika

Aku menerjakan mata Berkali kali Kebingungan Mau berbuat apa dan akhirnya Aku menoleh kearah Mama Mustika Bertanya

Seakan Mendapatkan Sinyal Itu Mama Mustika Pun Turut serta berbicara

" Alidya Amnesia" Satu kata Dari Mama mustika Membuat mereka Menegang dan Melihat Ke arah Alidya dengan Tatapan Sendu

Aku yg merasakan Di perhatikan menoleh lalu ke belakang Badan Kakaknya Arzel

" Nak..... Hiks maafkan hiks kami Lalai Menjaga mu hiks " Ucap sang Wanita Paruh baya Yg dari tadi Memanggil ku

" Daripada kalian Seperti itu, mending memperkenalkan Nama " Gerai Pria tampan Seumuran Kakak Arzel

Dan yg pertama berkenalan adalah Wanita Paruh Baya Tadi.

" Nama Saya Radhisya Kamu Panggil Mami Nidhira, dan Ini Suami mami Namanya Madza Kamu biasa panggil Dia Papi Madza "

" Baiklah, Princess Kakak itu Akza, Kakak mu anak pertama Mama Nidhira Dan Papa Madza " Ucap Pria Tampan Dengan Senyuman Dan kelimbutan nya

" Princess Aku kakakmu Akzel, Kembaran Akza " Ucap Pria Tampan Adi sebelah nya Terlihat mereka kembar Beda Sifat dengan Akza, dia Datar dan Dingin Tetapi Tersirat Kelembutan saat mengucapkan nya Kepada ku

" Halo sayang, Aku mami Indria Dan ini Suami Ku kamu panggil dia Papi Mavel " Ucap Wanita Paruh baya lainnya

" Halo Princess " Ucap papi Mavel Yg berada Di sebelah Mama Indria

" nama kakak Alvin "

"halo kakak! Aku Aldo dan Ini Aldy kembalan Aldo kami anak Mama indli dan papa Mapel! Kakak Ingat Kami kan?"
Ucap Bocil Cadel yg Gemoy di sebelah Mama Indria

" Halo sayang Nama saya Mami Chika dan sebelah sini Anak anak Mami" Ucap Mami Chika Sambil Menunjuk 2 cowok Di sampingnya

"Princess nya kakak, Nama kakak itu Alba , Kakak mu yg paling Ganteng dan Paling Kamu sayangi" dan mendapat Sentilan Maut dari Kak Arzel

" Azra , muda 1 tahun dengan Kakak Lidya" Ucap pria disebelah Nya

' wah gw punya Banyak Abang Jirr, mana Punya adek adek Gemoy Aduhh nikmat mana yg kau nistakan ya tuhan' Batin Alidya Kegirangan

" Salam kenal semua Aku Alidyaa, maaf Tidak Mengingat kalian " Murun Alidya

" Tidak apa apa nak, kamu istirahat dulu yah nanti kita bicara Lagi ya sayang" ucap mami Chika dan Indria

" Iya kamu Istirahat aja" Ucap Para Ayah Tampan Dengan Lembut

" Kami permisi Dulu yah, aku mau Bawa Alidya Kekamar dulu"

" Iy kak ipar " Ucap Para Mama Chika

Aku pun dibawa Ke lantai Atas tempat dimana kamar Alidya berada oleh mamanya, dan sampai lah ke pintu Berwarna Putih.

" Mama tinggal dulu ya" ucap sang mama membelai Kepala Alidya dengan lembut, setelah itu berjalan Turun

Saat Membuka Pintu kamar nya Dan WOW! Kamar yang sangat Luas Dan Ber Cat Purplee Soft Kuakui selera Alidya Sama dengan ku sama sama Menyukai Berwarna Unggu Soft. Dan Bahkan Ada Rak buku yg isinya Adalah Komik dan Novel. dan lagi lagi Persamaan Terbesar nya adalah Mereka Sama sama Seorang Penyuka Anime 2D. Dilihat dari koleksi Alidya Yg Mana Banyak Boneka Berbentuk Anime Dan disusun Rapi. ada juga Aroma Lavender Menyeruak masuk ke penciumannya

Dan bahkan Ia mempunyai Kasur empuk King Size, mempunyai Balkon dikamar nya, dan bahkan Luas kamarnya berkali kali lipat dari luas kamar dulu nya, Aku menuju Ke arah Kamar mandi dan bukan nya Kekamar Mandi Malah Keruangan yg tak terlalu besar. yg disana banyak Pakaian Tergantung Bahkan Ada juga Pakaian Cosplay Anime Disana. ada juga Aksesoris, Sepatu, dan Tas disitu Kalo tak salah namanya itu Walk Closet Gituuu (author bahkan lupa namanya) Aku Melihat Ada pintu Berwarna Coklat Muda Aku membuka nya Ternyata itulah Kamar mandinya itu Bahkan sangat Kinclong Wow! Tak seperti kamar mandinya.

Setelah Puas melihat Lihat Ia ke kasur nya yg empuk Sesambir Melihat Lihat Komik yg akan Ia baca. Ribuan Komik dan Novel ada Disana Itu surga Para Wibu! Aku Juga Melihat Ada Camilan & minuman Di laci Aku mengambil nya sesabir Ngemil.

Tetapi Itu Hanya Sesaat saja .....

Di karenakan Tiba tiba!....

.
.
.
.

Jangan lupa Vote ya !🙂

Figuran?!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang