Happy reading and enjoy the story
🌼
Cuaca di pagi hari yang sangat cerah. Suara kicauan burung terdengar indah. Sang surya yang sudah terbit seakan memberi kehangatan untuk makhluk hidup di dunia.
Apalagi di hari minggu. Dimana semua orang menikmati masa libur dengan cara masing-masing. Tidur, nonton tv, olahraga, bersepeda dan sejenisnya yang buat kita bahagia.
Tapi tidak dengan dua keluarga ini, terutama dua bocah yang berbeda gender . Mereka akan merasa kehilangan,karena salah satu dari mereka akan pindah ke kota lain.
"Samsam jangan lupain Tata pokoknya" ucap bocil perempuan usia 3 tahun. Matanya sudah berkaca-kaca. Ia tidak ingin jauh dari temannya itu.
"Iya Samsam nggak akan lupain Tata" bocil laki-laki usia 7 tahun mencoba menenangkan. Meskipun ia sendiri juga tidak ingin temannya pergi.
"Peluk..."bocil perempuan merentangkan tangannya. Mereka saling berpelukan. Mungkin ini adalah pelukan terakhir mereka.
"Tata berangkat ya....dada samsam" pamit bocil perempuan yang akan memasuki mobil.
"Dada Tata" ia melihat mobil temannya yang semakin menjauh.
"Samsam harap kita akan bertemu lagi di masa depan" ucapnya dengan penuh harap.
🌼
14 tahun sudah mereka bersama-sama. Dari balita hingga remaja. Kini mereka sedang berolahraga memutari komplek rumah. Menikmati pagi yang cerah.
Navilla lacita – gadis yang cantik, ceria, pemberani, pintar, bola mata berwana hitam, senyuman yang indah, dan menyukai es krim rasa vanilla.
Adit fadgam – laki-laki yang mempunyai pahatan wajah yang sempurna dan sifatnya yang dingin. Mampunyai daya tarik sendiri untuk para kaum hawa.
Mereka berdua beristirahat di sebuah taman,saat merasa lelah.
"Duduk dulu di sini, gue mau beli minum" ucap Adit. Menuju ke warung untuk membeli minuman.
Navilla menurut. Ia menyapu pandangannya melihat banyak sekali orang-orang di sekitar taman. Anak kecil, remaja, hingga orang tua pun sedang sibuk dengan kegiatannya
masing-masing."Di minum" Adit menyerahkan minuman ke Navilla.
"Makasih Adit..." Navilla meneguk minumannya.
"Selama ini ribuan hari
Kudekat denganmu
Lewati berbagai hal ku ada di sisi muTanpa kau tahu perasaan ku padamu
Sendiri ku berharap
Memberi kasih walau tak kembaliI maybe not yours and you're not mine
But I'll be there for you when you need me
It is only me
Believe me girl it's only me
Yeah it's only meI will always be the one who pull you up
When everybody push you down
And it's only me
Believe me girl it's only me
Yeah it's only me" Kaleb J - It's Only Me.Suara merdu dari seorang pengamen yang membawa gitar. Adit memberikan selembar kertas uang, dan pengamen itu pergi.
"njir lagunya mewakilkan perasaan gue" gumam Navilla. Saat pengamen itu sudah pergi.
"Vill?" panggil Adit. Saat melihat Navilla sedang melamun.
"E-eh?. Kenapa Dit?" kaget Navilla.
"Harusnya gue yang tanya. Lo kenapa ngelamun?"
"Hmm? memang tadi gue ngelamun? enggak kok gue nggak ngelamun" Navilla tertawa kecil di akhir kalimatnya. Adit mengagukan kepalanya.
Hening...
"Ekkhem! Dit gue boleh tanya nggak?" tanya Navilla seraya menatap Adit di sampingnya.
"Tanya aja" jawab Adit. Matanya menatap lurus ke depan.
"Adit kenapa baik banget sama Villa? terus Adit anggap Villa apa?"
Adit menoleh ke arah Villa seraya mengerutkan keningnya. Merasa bingung oleh pertanyaan yang di lontarkan Navilla.
"Karena Adit udah anggap Villa sebagai teman,sahabat dan seperti adik Adit sendiri" jawab Adit dengan menatap Navilla, sehingga pandangan keduanya saling bertubrukan.
"Tapi Navilla mau lebih dari itu" batin Navilla.
🌼
.
.
.01/03/2023

KAMU SEDANG MEMBACA
Be With You
Teen FictionNavilla Lacita seorang gadis cantik yang ceria dan pemberani. Dia memiliki sahabat yaitu Adit Fadgam, Jujur saja Navilla diam-diam suka dengan sahabatnya itu. tetapi tidak dengan Adit, Ia hanya menganggap Navilla hanya sebatas sahabat. Berjalan seir...