" Gue malam ini mau nginep di asrama, teman-teman akan bertanding untuk tingkat internasional dan gue ingin melihat mereka berlatih."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" Hmmm."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hiyyih melihat perutnya yang masih belum terlalu besar. " Apa bener gue lagi hamil yah?" Hiyyih menekan perutnya kemudian ia teriak. " Awwww."
Haru bangun karena mendengar teriakan Hiyyih.
" Lo ngapain sih, itu anak gue yang lo pijit." Haru marah.
" Dih anak gue juga kali."
" Lagian ngapain pake di pijit segala, kurang kerjaan banget. Katanya mau berangkat."
" Ya penasaran aja, gue kan belum tahu dia beneran ada di perut gue atau nggak."
" Duh cewe paling pinter di kampus ternyata paling tolol kalau di rumah. Udah lo mending baca buku biologi di perpustakaan kampus noh, sana berangkat gue mau tidur lagi."
" Iya iya ih. Awas jangan masuk kamar gue."
" Hu'uh." Jawab Haru dengan wajah bantalnya, dia melanjutkan tidur.
****
Hiyyih masuk ke kamar dormnya. Kasur Hiyyih sengaja tidak di pakai oleh siapapun, agar Hiyyih sesekali bisa tidur di sana. Pihak kampus mengizinkan apalagi ia sekarang menantu rektor.
" Hai beib."
" Ih haiii." Jelly dan Wony bahagia melihat Hiyyih datang ke dorm.
" Nih gue bawain makanan kesukaan kalian."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.