_____________________ Hiyyih linglung, ia menghubungi Haru. Haru tetap tidak mau menyerahkan anaknya itu, ia menawarkan untuk kembali padanya jika ingin bersama dengan anaknya.
Hiyyih masih berjuang untuk tidak goyah, ia terus mengontrol akal sehatnya, ia tidak ingin kembali pada Haru yang sudah jelas-jelas mengkhianatinya dengan bukti DNA dari anak wanita lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hiyyih merasa hampa tanpa kehadiran bayinya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" Haru." Hiyyih memegang tangan Haru saat Haru turun dari mobilnya saat di kampus.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" Apa?" Haru jutek.
" Haru, baby W butuh aku."
" Ya udah pulang makanya."
" Gak bisa, kita udah gak bisa bareng-bareng."
" Aku tuh benci denger kalimat itu tau gak?"
" Rumah tangga kita gak bisa dipaksain, tolong mengertilah Haru. Aku janji tidak akan mempersulitmu bertemu dengannya, kumohon. Dia masih bayi, kasihan."
" Terserah." Haru pergi begitu saja.
Hiyyih frustasi. Ia berdiam diri di perpustakaan. Ada Jake yang menghibur Hiyyih.