13

5.4K 387 11
                                        

Dipagi hari yang cerah kini terdapat suatu keluarga yang sedang menyantap sarapannya

"Pipi kamu masih sakit dek? "

"Udah mendingan kok ma meskipun masih ada bekasnya"

"Siapa si dek yang mukulin kamu? "

"Mantannya chika paa ih" Sahut zee

"Ya sabar napa si kak ngegas aja nih"

"Papa ngeselin soalnya jadi bawaannya pengen ngegas "

"Ner bener ya"

"Ga anak ga bapak sama aja" Gumam Shani menatap perdebatan kecil antara suaminya dengan anak pertamanya

"Yaudah adeh berangkat dulu ya ma" Christy menyalami Shani dan pergi meninggalkan zee dan juga papanya yang masih debat

"Loh dek tungguin" Ucap zee saat melihat Christy sudah diluar pintu

"Zee berangkat ya ma pa" Zee pun berlari menghampiri Christy yang sudah masuk kedalam mobilnya

Zee pun segera menancap gasnya menuju area sekolahan... Saat sudah berada di sekolah ia pun memarkirkan mobilnya terlebih dahulu

Zee dan Christy berjalan beriringan sampai salah satu dari mereka masuk kedalam kelasnya

"Pipi lo kenapa Chris? " Tanya marsha

"Ketonjok"

"Sakit ga tu? "

"Udah mendingan kok sha"

"Yaudah bagus deh"

Kelas lain

Kini seorang perempuan cantik melempar asal tasnya keatas bangku hal itu sukses membuat kedua temannya terkejut

"Heh selo aja napa si" Ucap dey

"Muka lo napa kusut? " Tanya adhel

"Dia kembali" Lirihnya

"Dia? Siapa? "

"Ara dey araa, dia balik lagi disaat gue udah nemu kebahagiaan di diri Christy"

"Hah? Si brengsek balik lagi? " Sahut ashel lalu chika mengangguk lemah

"Lo cepet² jadian sama Christy deh biar tu brengsek kaga gangguin lo"

"Gue udah jadian sama Christy kemarin siang"

"Yaudah lo sekarang tenang, udah ada Christy yang bakal jagain lo meskipun gabisa ngejagain 24jam setidaknya bisa ngilangin rasa takut lo, apalagi Ara terkenal sebagai orang yang nekat kalau dia mau itu ya harus itu gabisa di ganti jadi ini"

"Gue takut orang yang gue sayang bakal di apa-apa in sama dia hiks" Air mata chika lolos begitu saja, ia benar² takut orang yang ia sayang akan diapa-apakan oleh mantannya yang terkenal brengsek

"Udah jangan nangis, gue percaya kalau ini semua bakalan baik² aja"

Dey dan ashel pun mendekat ke arah chika dan memeluk chika yang masih mengeluarkan air matanya

"Ko nangis? " Suara itu mengagetkan mereka bertiga, mereka pun sontak menoleh ke asal suara

"C-christy? " Lirih chika

"Ya? Kenapa sayang? Kenapa nangis? "

"Dia takut lo bakal di apa² in sama manannya dia yang terkenal nekat, dia bakal ngelakuin semua cara biar bisa dapetin apa yang dia mau"

"Nekat seperti ini? " Christy menunjuk bekas tonjokan yang ada di pipinya, karena sedari tadi ia menutupinya dengan rambut

"Itu kenapa? " Tanya chika sambil memegang bekas memar itu

Cute Courier Ch2 [ END ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang