Beberapa hari kemudian
Hari ini jadwal ara cek up sehabis sunat
Ara dan chika hanya di temani aya karna pucco sedang sibuk
Sekarang mereka dalam perjalanan menuju rumah sakit
Yang pastinya ara tak lepas dari mengunyu
"Mi abis dari sini kita langsung pulang, ".tanya chika menoleh ke arah mami aya yang sedang menyetir
" ke butik mami bentar ya kak ada tamu soalnya ".ucap aya
Chika menangguk
" nah dah sampai, ni".ucap aya setelah mobil terparkir di depan rumah sakit dan memberikan chika kain
Chika mengambil kain itu dan menutupi dada dan muka ara
Perlahan aya turun membuka chika pintu setelah membantu chika turun aya mengambil tas perlengkapan ara di jok belakang
Setelah aya kembali mereka berjln beriringan memasuki rumah sakit
Mereka berjalan menuju ruang dokter ande
Sesampainya si depan pintu aya mengeruk
"Iya masuk" ucap dokter andre dari dalam
Chika dan aya pun masuk
"Permisi dok ".ucap mami aya
" iya buk, mau cek up ara ya".tanya dokter andre
"Iya dok ".ucap aya
" ya udah aranya di baringin di atas bangsal ya".ucap dokter andre
Aya dan chika bagun dan berjan menuju bangsal
Karna bangsal dan tempat duduk dokter ande tertutup chika perlahan membuka kain dan aya mengambil kain itu
Chika dengan hati hati melepaskan putingnya dari mulut ara
Dan akhirnya terlepas
Setelah terlepas chika langsung merapikan bajunya dan meniduri ara di bangsal
Tak lama dokter andre datang
Dokter andre perlahan membuka sarung yang ara pakek dan mulai memeriksa
Sedangkan aya dan chika masih di situ melihat dokter ande memeriksa ara
"Sudah buk".uca dokter ande merapikan kembali sarung ara
Chika langsung menggendong ara
Dan berjalan bersama aya menuju meja dok andre
Sedangkan dokter ande sudah terlebih dahulu pergi
Setelah chika dan aya duduk
Dokter andre berbicara
" syukur semua sudah membaik buk, dan ara sudah bisa mengenakan celana kembali ".ucap dok ande
Setelah itu aya dan chika berpamitan untuk pulang
Mereka bejalan menuju parkiran
Sesampainya dk depan mobil
Aya membuka kan pintu untuk chika
Dan membantu chika masuk
Setelah chika masuk aya berjln memasuki mobil dan menjalan kan mobil nya menuju butik
Sesampainya di butik chika dan aya masuk dan langsung ke ruanganya bertemu tamu yang aya maksud
" maaf yah nungu lama".ucap aya
Orang itu langsung berdiri dan membalik badanya
"Iya gak papa kok tan ".ucap orang itu meyalimi aya
" silakan duduk".ucap aya
Orang itu duduk
Aya dan chika ikut duduk di sofa di depan orang itu
"Nak sisca perkenalkan ini chika anak tante".ucap aya memperkenalkan chika
Chika yang mendengar kan itu mengulur tanganya dan di sambut oleh orang yang bernama sisca itu
" chika kak".ucap chika
"Sisca, kayaknya kita cuma beda beberapa tahun deh".ucap sisca
"Kayaknya iya deh kak ".ucap chika
Setelah berkenalan mereka melepaskan tautan tangan mereka
" oh iya sisca baru dateng yah dari luar negri".ucap aya
"Iya tan baru sampe tadi pagi langsung kesini soalnya malam nanti mau balik lagi".ucap sisca
Mereka melanjutkan berbincang bincang soal kerja sama antara sisca dan butik aya
Saat sedang berbincang chika merasakan ara melepaskan putingnya
Chika mengintip dan melihat ara sudah terbangun
Ia merapikan bajunya setelah rapi ia membuka kain
Meletakkan kain itu di sandaran sofa dan menduduki ara di pangkuan nya
Saat sisca dan aya sedang berbincang bincang mata sisca tak sengaja meliat kearah ara
" loh ara".ucap sisca
Chika yang awalnya sibuk menunduk
Melihat ara
Langsung menoleh kearah sisca
Ara yang masih mengantuk melihat kearah sisca dengan mata setengah terbuka
"Unty tok di cini,ala au eluk".ucap ara merentangkan tangannya
Sisca langsung mengendong ara dan memeluk nya
" aunty sisca balik karna kangen sama ara".ucap sisca memeluk ara
Aya dan chika menatap bingung kearah dua orng yang saling berpelukan
"Loh sisca kenal sama ara".tanya aya
Setelah puas memeluk ara sisca mendudukkan ara di pangkuan nya menghadap ke aya dan chika
" ara ini keponakan sisca tan, sisca sepupu kak cio eh kok bisa ara sama tante aya, kata kak cio ara dititipin sama kak pucco".ucap sisca
"Tante isteri pucco ".ucap aya tersenyum
" lah kok sisca baru tau ".ucap sisca
" ya mana tante tau lah kamu kalik yang lupa secara kan kamu di luar negeri ".ucap aya
" keknya iya deh tan, karna tante isteri kak pucco berarti sisca manggilnya kak aya aja deh soalnya gak cocok mangil tante secara kan kak aya masih cantik banget ".ucap sisca
" bisa aja sisca mujinya ".ucap aya tertawa
Tanpa aya dan sisca sadari tentunya ara juga, ada seseorang yang cemburu melihat ke dekatan ara dan sisca
Yah siapa lagi kalo bukan mama chika
(Ciee ada yang panas-autor
Diem deh tor gue gebukin mampus lo-chika
Ngeri kalik mama chika ini-autor
Bisa diem gak tor urus sono idup lo masih aja ke perangkap masalah lalu wkwk-chika
Wah mama chika mintak sad ending ni-autor
Heh jangan macem macem lu tor-chika)
*tbc
KAMU SEDANG MEMBACA
Mama Chika [REVISI]
Teen FictionTentang ara yang di titipkan ke keluarga chika karna bunda shani dan ayah gracio ingin pergi keluar negeri
![Mama Chika [REVISI]](https://img.wattpad.com/cover/329862407-64-k148858.jpg)