Bagaimana jika seseorang yang tidak sengaja ingin membuat mu celaka lalu menjadi orang yg sangat mencintai lalu berbahaya juga pada mu?
"Iya Guya, gue gila karna Lo, KARNA LO!"
Habis sudah nyali algun saat ini, ia tidak bisa berbuat apa apa bahkan...
Jam telah menunjukkan pukul 10 pagi, alarm telah berbunyi sedari tadi namun sang pemilik tidak terganggu sama sekali
"Hoammm" gala mengerang merenggang kan otot otot nya yang kaku sehabis bangun tidur tanpa membuka mata
Tangan nya menelusuri sisi lain tempat tidur nya namun ia tidak menemukan sosok yg ia cari Sontak Gala bangun dengan tergesa-gesa mencari algun
Gala berjalan cepat keluar dari kamar tidur untuk mencari algun
Ia telah berkeliling apartemen nya namun tidak menemukan algun membuat nya mengerang marah, pikiran nya telah kemana mana Hingga berpikir jika algun kabur dari nya
Namun saat akan keluar dari apartemen menuju parkiran gala melihat ponsel algun berada di atas meja
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Itu membuat nya bernafas lega namun tiba tiba ia berpikir negatif lagi, Algun anak orang kaya hp seperti ini mungkin tidak berarti apa-apa
Yg semakin membuat nya marah ponsel itu tiba tiba berdering sontak Gala mengangkat nya lalu tampak lah username yg menelpon yang membuat nya emosi
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Gala berdiri terus menatap hp yg Terus berdering lalu pintu terbuka tampak lah algun yg tersenyum kearah gala dengan menenteng kresek yang berisi sarapan
"Ahh siniin hp nya, pasti gala kebangun ya karena hp algun, maaf ya" Algun berlari merebut hp tersebut dari tangan Gala yang masih diam datar
Gala semakin overthinking lantaran algun terkekeh kecil melihat ponsel nya
"Siapa?" Gala dengan ekspresi marah nya
Algun melihat itu mengira jika itu efek bangun tidur jadi ia biasa saja menanggapi nya
"Temen" Algun dengan terus menatap hp nya
"Dari mana?" Gala kembali berucap
"Beli sarapan buat kamu" Ucap algun tanpa melihat gala yang emosi karena nya
"Buat kamunya?" Gala
"Udah di tadi sama temen makannya" Ucap algun lalu tertawa melihat ponsel nya
Dan algun sontak melihat gala yang menatapnya tajam dengan mata merahnya pertanda jika ia emosi