happy readers
"
Abang punya no hp bian?? " tanya zanara dengan to the point kepada abyzar
Abyzar yang mendengarkan perkataan zanara terdiam dia mengingat perkataan sabian jangan memberikan no dia kepada zanara karena dia takut zanara akan bertemu dengan nya dan sedih.
"Abang"
"Abang"
"Bang abyzar? "
"Abang kok diem aja? "
"H-hah kenapa dek? "
"Idih tumben manggil adek biasanya juga enggak"
"Eh kamu tadi nanya apa zan?" Kata abang mengalihkan pembicaraan zanara
"Ihhh abang kontak nya sabian? "
"Mmm a-abang gak ada zan"
"Aaa masa sih ga percaya aku"
"Ya udah kalo gak percaya"
"Tapi abang kok bisa barengan sama sabian kemarin?, pasti abang telpon sabian kan bang? "
"Gak zan, dia emang ada di indo jadi abang ketemu sama dia jadi abang ajak dia keacara kamu"
"A-abang bohong"
"Abang gak bohong zanara"
Maafin abang ya zanara batin abyzar
"Bang zanara kangen sama sabian, aku mau ketemu sama bian bang hiks,abang tega" kata zanara menangis ia menangis sesenggukan
Abyzar yang mendengarkan tangisan zanara bingung harus bagaimana dia tidak bisa mendengar tangisan zanara.
"Mmm abang ada kerjaan nih zanara, abang tutup dulu ya,Salam buat ayah sama bunda assalamualaikum" kata abyzar dan menutup telpon nya.
Tuttttt~~~
Zanara yang mendengarkan telpon nya di matikan oleh abang nya kesal
"Hiks abang jahatt a-aku kan mau minta no nya sabian aja" kata zanara dan mengahapus air matanya
Dan dia berniat untuk sholat karena sudah adzan duhur.
Dia masuk kekamar mandi dan mengambil wudhu dan dia langsung sholat.
Aqlan yang dari tadi ngomong-ngomong dengan mertuanya tiba-tiba ingin masuk kekamar
"Ayah bunda aqlan izin kekamar dulu ya mau mandi dan siap-siap dulu" kata aqlan pamit kepada mertuanya
"Iyaa lan" kata ayah dan bunda
Aqlan berjalan masuk kedalam rumah dan tiba-tiba ada yang menelpon dirinya
"Halo kenapa mah? " Tanya aqlan kepada mamahnya
Yang ada di sebrang telpon itu adalah mamahnya aqlan
"Kamu udah pergi dari rumah mertua kamu?"
"Belum mah ini mau siap-siap" kata aqlan kepada mamahnya
"Ohh gitu ya, ini zanara kemana lan? " Tanya mamahnya
"Kayak nya di kamar mah"
"Coba kamu kasih Zoeya mau ngomong sama zanara"
"Iyah mah bentar"
Aqlan berjalan dan menaiki tangga menuju kamar zanara dan dia membuka pintunya
Cekleekk
Aqlan melihat zanara sedang menunaikan ibadah sholat dia tersenyum sampai tidak bisa kelihatan
"Mah zanara nya masih sholat tunggu bentar lagi ya" kata aqlan
"Ya udah mamah tunggu"
"Zoeya kemana mah? "
"Ini di samping mamah"
"Kasih ke zoeya dong mah aku mau ngomong"
"H-halo kak"
"Halo cantik, kamu gak kangen kakak hm? "
"Mmm kangen, tapi masih kangenan kak zara"
"Kak zara? "
"I-iya kak zara kenapa kak? "
"Kenapa kamu manggil zara? "
"Karena itu special buat kak zara soalnya kalo di panggil zanara susah zoeya jadi manggil nya kak zara tapi itu nama special buat kak zara"
"Oh gitu ya"
"Iya kak, terus sekarang mana kak zara? "
"Bentar kakak cek dulu"
Aqlan berjalan masuk kekamar nya dan dia melihat zanara sudah selsai dengan sholat nya
Aqlan mengahampiri zanara
KAMU SEDANG MEMBACA
Zanara untuk Aqlan
Teen Fiction"Lo pergi!!! Jangan pernah buat kembali ke sini dan jangan ganggu hidup gue" kata aqlan dengan suara tegas dan amarah yang tidak bisa di pendam kan lagi "K-kkak zanara mohon jangan usir zanara dari sini zanara mau pergi kemana ini udh malem dan zana...
