Setelah sarapan Gabby dan Kara bermalas-malasan di depan televisi. Sedangkan Wanda dan Nikki berada di dapur untuk bereksperimen. Pagi ini jadwal mereka kosong sampai nanti siang kemudian dilanjut dengan persiapan acara akhir tahun.
Drrttt drttt..
Ponsel Kara berdering, ada pesan masuk. Muncul nama Maxim di notifikasi. "Maxim? Tumben banget ada apa emang?" gumamnya dalam hati.
Maxim
Rin. Lagi sama Ariel? Is she okay?
Melihat pesan tersebut Kara mengatakannya pada Gabby. "Riel, nih lihat, tumben banget Maxim ngechat gue kaya gini?"
"Nge-chat apaan?" Gabby memiringkan kepalanya mengintip layar ponsel Kara dari samping.
"Nih lihat," Kara menyodorkan ponselnya pada Gabby.
"Yaudah sih biarin aja, semalem dia juga nge-chat, tapi belum gue bales." Jawab Gabby dengan entengnya.
"Whyy? Lagi ada masalah?" tanya Kara mulai penasaran.
Gabby menceritakan apa yang telah terjadi, termasuk kehadiran Yura yang merusak suasana hati Gabby. Sebenarnya Gabby tidak terlalu ambil pusing, hanya saja semalam moodnya benar-benar buruk. Ia bingung harus bagaimana menyikapinya, sehingga membuatnya dingin pada Maxim.
"Dah lah gue bingung harus gimana lagi ngedepin kalian berdua." jawab Kara pasrah, ia men-scroll kembali layar ponselnya.
"Ngapain bingung.. gue sendiri juga udah capek dengan ini semua." Gabby tak ambil pusing sambil memilih series netflix ditelevisi.
Kara hanya diam saja mendengar ucapan Gabby, namun tangannya masih sibuk dengan ponsel sedangkan isi kepalanya kini telah berkelana.
Maxim
Rin. Lagi sama Ariel? Is she okay?
Kara
Ariel lagi gak enak badan. Sekarang lagi istirahat. Why Max?
Maxim
Pantesan. Gimana keadaanya sekarang?
Kara
Udah minum obat kok, kayanya dia kecapekan aja.
Maxim
Syukur kalo gitu. Rin, nitip Ariel ya? Kalo ada apa-apa kabarin gue.
"Hahahaha..." Kara tertawa sambil menatap Gabby yang kebingungan melihatnya. Ia sengaja mengelabuhi Maxim dengan keadaan Gabby. Dan Gabby hanya bergedik heran melihat temannya tertawa sendiri.
"Kenapa sih Rin?"
"Ariel.. saranghae." Jawab Kara sambil membuat love sign dengan jarinya.
"???" Gabby mengangkat sebelah alisnya.
Kara menunjukkan layar ponselnya yang menampilkan percakapannya dengan Maxim.
Gabby terkejut dan membuka matanya lebar-lebar. "Rin. Lo gila? Ngapain ngirim pesan kaya gitu woy?? Gue kan gak lagi sakit?!"
"Kan gue udah bilang sorry tadi." Kara menjulurkan lidahnya,
"Tapi Rin, gak gitu jugaaaa. Trus entar gimana kalo ketemu dia?"
"Hahaha sorry Riel. Gue penasaran aja, seberapa care sih Maxim ke lo."
Mendengar ucapan Kara yang seperti itu membuat hati Gabby sedikit perih. Namun disisi lain ia juga penasaran dengan sikap Maxim.
KAMU SEDANG MEMBACA
SECRET (hold under revision)
Fanfiction21+ M: Kamu tau kan kalo aku baru aja jadian sama dia? Trus sekarang aku harus menikah sama kamu?! G: Kamu pikir aku mau?! start : 09/01/23 End :
