[Akademi midgar]
Bell suara kelas selesai bebunyi Cid dan 2 teman mob nya hyuro dan jaga keluar dari kelas dan hendak menuju ke kantin bangsawan kelas bawah
"hei jaga apa kau mengerti yg guru botak itu ajarkan tadi"
"aku terlalu sibuk memikirkan strategi untuk menembak perempuan dari kelas sebelah lagi"
"apa yg kau bicarakan, aku tidak mau berurusan dengan perempuan lagi, apa kau tidak ingat apa yg terjadi terakhir kali pada kita berdua"
Mereka berdua mengalami cedera yg cukup parah terakhir kali hanya karna memberikan sebuah coklat pada perempuan kelas lain
Cid berpikir mungkin perempuan itu tidak segila alexia yg menebasnya sampai hampir mati hanya karna menolak menjadi anjingnya lagi
Cid merasa jika dia benar2 seorang mob mungkin dia sudah mati sekarang di tangan alexia
"mungkin kau benar hyoro, kita bukan Cid yg bisa menembak seorang putri dan bahkan diterima"
"Sasuga Cid sama"
Cid yg diam dalam pikirannya sendiri dari tadi mulai mengomel dengan kesal
" Putri ndasmu, dia perempuan gila yg memperlakukan manusia seperti anjing. kupikir dia memiliki kelainan mental"
" siapa yg kau bilang memiliki kelainan mental pocchi"
seorang perempuan dengan rambut perak dan mata merah berdiri di depan mereka, dia adalah putri ke dua kerajaan midgar, alexia midgar
Melihat alexia midgar membuat hyuro dan jaga seketika terdiam seperti karakter mob pada umumnya saat bertemu tokoh penting
"aku tidak mengatakan apapun"
"hmm sudahlah, ayo ikut dengan ku pochi "
"maaf aku lapar aku ingin ke kantin"
"ayo hyuro, jaga"
mereka berdua tetap diam tidak bergerak dan merespon cid, sial bagaimana bisa mereka berdua begitu sempurna sebagai karakter mob. aku harus belajar lebih banyak dari mereka.
tanpa basa-basi lagi alexia langsung menarik kerah baju Cid dan membawanya pergi dari sana
" sebenarnya kau mau membawaku ke mana, aku lapar saat ini "
Tanpa memperdulikan perkataan Cid alexia tetap menyeretnya menjauh dari hyuro dan jaga yg masih mematung
" baiklah sepertinya di disini tidak ada org, "
" sebenar nya kau mau apa alexia"
" Cid jawab dengan jujur sebenarnya siapa kamu"
alexia bertemu dengan Beatrix setelah insiden festival dewa perang, dia sangat terkejut dengan wajah Beatrix yg sangat mirip dengan alpa dan dia mengetahui kemungkinan besar alpa adalah keponakan yg selama ini Beatrix cari, dia masih mengingat percakapan yg dia bicarakan dengan Beatrix.
****************
" Beatrix sama, Terima kasih karna melindungi kakakku saat menghadapi shadow"
"saya yg seharusnya berterimakasih karna iris sama yg telah banyak membantuku saat menghadapi shadow, tapi aku merasa sedikit aneh "
"aneh? "
"shadow dia memiliki aroma seperti Cid"
" apa Cid!!"
alexia tersentak, bagaimana bisa Beatrix mengenal Cid dan shadow memiliki aroma seperti Cid?
" tapi sepertinya aku hanya salah mengenali. alexia kamu harus lebih memperhatikan iris, dia sepertinya sangat terpukul dari kekalahannya saat menghadapi shadow "
****************
Selain itu ditambah suara seseorang yg mengatakan "sebaiknya lain kali kau langsung memberikannya dari pada melemparkanya" Alexia berpikir suara itu hanya halusinasi karna mustahil cid berada di markas zenon waktu itu
alexia masih binggung dari semua org apakah mungkin Cid adalah shadow. perbedaan mereka berdua seperti langit dan bumi dan dia ingin memastikannya
"bukannya kamu sudah tau siapa aku alexia"
Cid mulai berkata dengan keren
" apa mungkin kamu benar2.. "
" iya aku cid kagenou anak kedua Baron kagenou, salam kenal "
" ....... "
Alexia menahan amarahnya sambil gemetar memegang gagang pedang ditangannya
"aku juga tau soal itu sialan"
" Cid jawab dengan jujur, kau adalah shadow kan? "
"bukan, "
Tanpa basa basi Cid langsung menjawabnya. Alexia yg mendengar itu langsung berpikir apa Cid benar2 bukan shadow dan Beatrix sama hanya salah mengenalinya
tidak, mungkin aku harus mencoba lebih sedikit mendesaknya lagi
" jangan berbohong Cid aku sudah tau semuanya"
"apa maksud mu"
"maksud ku , aku memiliki bukti yg kuat bahwa kau adalah shadow "
alexia mengeluarkan kamera dari kantong nya, yg baru dia beli di mitsugoshi kemarin. tentu saja dia tidak memiliki bukti apapun dan murni untuk mengancam dan melihat rekasi Cid
Melihat kamera itu
seketika niat membunuh terpancar kan dari cid langsung mengarah ke alexia, alexia yg merasakan itu hanya bisa diam seperti patung
"i-ini"
Niat membunuh yg tidak bisa alexia lupakan saat bertemu shadow
" Apa ada org lain selain kamu yg mengetahuinya"
"ti-tidak ada
Cid mengambil kamera dari alexia yg masih mematung karna niat membunuh yg kuat itu, dan memeriksa semua file kamera tapi tidak ada satupun foto dirinya di sana
" mana bukti yg kamu bicarakan tadi"
"bukti itu sebenarnya tidak ada, aku cuma mengarang nya "
"aku memang mencurigaimu tapi aku tidak memiliki bukti"
" begitu ya, sekarang setelah kamu mengetahui semuanya, apa yg kamu inginkan alexia midgar"
sambil mengeluarkan sihir nya untuk melawan niat membunuh yg Cid/shadow keluarkan, alexia mengeluarkan pedangnya dan mengarahkan nya langsung pada Cid dengan tubuh yg gemetar
" a-aku hanya ingin tau akan kamu gunakan untuk apa kekuatan mu itu dan jika kamu akan menggunakan kekuatanmu untuk menyakiti kakakku dan Kerajaan midgar, bahkan jika aku harus mati sekarang aku akan melawan mu "
" kau ingin tau tujuan ku dan shadow garden"
"iya"
bell kelas berikutnya tiba2 berbunyi, di situasi yg menegangkan itu. Cid seketika menghilangkan niat membunuhnya
"kita lanjutkan pembicaraan kita setelah pulang nanti"
setelah mengatakan itu Cid segera berbalik dan pergi
alexia yg sudah tidak kuat menahan niat membunuh Cid langsung jatuh berlutut, dia tidak pernah mengira seorang seperti Cid menyembunyikan kekuatan sebesar itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Fanfic Shadow Garden
FanficCid akhirnya mengetahui bahwa selama ini kultus yg dikarangnya ternyata benar2 ada bahkan beberapa orang terdekatnya mulai mengetahui identitasnya sebagai shadow, bisakah dia tetap menjadi kekuatan dalam bayang-bayang (latar dari lanjutkan dari anim...
