8

686 67 9
                                        

Lisa menatap jin dan kemudian menatap kakaknya chanyeol "oppa tolong katakan pada teman oppa ini untuk melepaskan tanganku, oppa kan selalu melindungiku jika ada yang menyakitiku kenapa oppa malah diam saja sekarang?"

Chanyeol tersenyum smirk menatap ekspresi jin "kehehehehe dia tak menyakitimu sayang , dia hanya menjaga apa yang seharusnya jadi miliknya"

"Apa maksudmu ? Aku ini milik " ucapan lisa kembali terpotong kala taehyung membalikan tubuh lisa menjadi menghadap dirinya , kemudian ia menarik tengkuk lisa .

"Kau milikku lalisa" dan mencium bibir lisa tepat di hadapan semuanya termaksud jin yang sedari tadi menahan amarahnya , jin melangkah mendekati taehyung dan lisa ia menarik tubuh taehyung kebelakang .

"Apa - apaan kau mencium kekasihku hah!!" Ucap jin kini mencengkram kuat bahu taehyung , sementara taehyung tersenyum smirk menatap jin dan mengkode dengan jarinya ke teman - temannya agar tak ada yang ikut campur.

Dengan cepat taehyung membalikan keadaan sehingga taehyung berhasil memelintir tangan jin "hanya segitu kemampuanmu tuan muda kim seokjin?"

Jin meronta dan berhasil melepaskan diri , dia berjalan menuju lisa tapi chanyeol berdiri tepat dihadapannya .

"Chanyeol-aa .. emm maksudku hyungnim... kumohon"
Tak menjawab chanyeol menggeserkan diri, tak menyia - nyiakan dirinya jin menarik lisa untuk meninggalkan tempat makan ini .

"Kenapa kau biarkan tae?" Tanya jimin yang kesal .

"Biarkan saja aku dan lisa akan makan malam bersama malam ini, mulai malam ini dia akan tau siapa aku sebeneranya" ucapnya kembali ternyesum smirk sambil mengusap bibirnya yang habis mencium lisa .

Jin menarik kuat tangan lisa pada genggamannya , saat hampir tiba di pintu keluar dari ruangan VIP lisa melepaskan tangan jin "sayang ada apa?" Tanya jin khawatir dan berusaha meraih tangan lisa kembali .

"Oppa , apa jihyo ada di rumah oppa sekarang?"

"Itu tidak penting sayang ... aku rindu padamu menginaplah di apartku malam ini yah" bisiknya .

"Apa oppa tak pulang kerumah?" Jawabnya pelan .

"Aku tak ingin pulang , aku rindu padamu" bisiknya di telinga lisa yang mana tak luput dari pandangan taehyung , jin memeluk tubuh lisa dan jin yang berbisik tepat di telinga lisa sungguh membuat taehyung geram bukan main .

Jhope menepuk pundak taehyung "emmm... taehyung-aa gweancana?"

Dia diam saja memilih tak merespon pertanyaan jhope .

Chanyeol mendekat ke arah taehyung sambil menatap jin dan lisa "gue berani bertaruh jin tak akan mengantar lisa ke mansion melainkan ke hotel atau ke apartnya si jin"

"Kenapa kau bisa tau hyung?" Tanya jhope .

"Aku sudah sering melihat mereka berdua di hotel atau di apart pria itu"

"Sering? Itu artinya mereka......." jungkook melirik taehyung .

"Kalian tidak berpikir sepositif itukan untuk dua orang dewasa yang sudah berkencan 3 tahun tak melakukan itu? Ayolah mereka sudah sama - sama dewasa iya kan ?" ucap chanyeol tersenyum smirk .

"Kim seokjin mati kauuuu yaaahh" ucap taehyung melempari telpon genggamnya , rose berdelik ngeri sementara jimin langsung berdiri dan menarik rose .

"Emmm teman teman sepertinya aku harus mengantar rose pulang , changiya kajja ... "
jimin menarik rose agar mengikutinya keluar dari ruangan VIP ini , tak lupa ia pergi kekasir untuk membayar makanan yang telah mereka pesan .

My name is LalisaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang