[Follow sebelum baca!!]
-----
menceritakan tentang gadis remaja dan ia menyukai laki-laki yang berbeda agama dengannya
walau ia tahu mereka tak akan pernah bersatu karna dinding yang tinggi dan begitu kokoh
"gue suka sama lo"
"sorry, gue gak suka sa...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"ayokk istirahat keluar" ajak reva pada alecia
"kaga ah, gue males" tolak alecia
"ya udah kita ketaman aja" usul reva lagi
"ayokkkk!!!" jawab alecia yang langsung semangat
"tapi mampir kekantin dulu yaa" ucap reva "gue pen beli jajan sama minum dulu" sambungnya, Alecia hanya mengangguk mengiyakan ucapan temannya itu
mereka berdua pun pergi kehalaman belakang sekolah yang dimana di sana ada taman dengan hiasan bunga-bunga indah
"kita lewat mana nih?" tanya Alecia
"lewan lapangan basket aja sapa tau ada cogan" jawab reva enteng sembari membayar makanan yang ia beli
"cogan pala mu, eh tapi gue pen cuci mata juga sih" ucap alecia sembari tertawa kecil
"heleh cuci mata aja terus" cibir reva
mereka pun pergi kehalaman belakang sekolah melalui lapangan basket, ya seperti biasanya pada saat jam istirahat kedua pasti banyak siswa cowok yang main basket dan sekarang reva dan alecia harus menonton pertandingan basket itu sebentar hanya untuk melihat-lihat cowok-cowok yang sedang bermain basket 'niatnya pen liat cogan aja'
"lis yang itu sapa?" tanya reva sembari menunjuk kesalah satu laki-laki yang tengah sibuk bermain basket
"hah? yang itu? lo gak tau dia kan ketua basket mana dia sekelas sama kita" jawab alecia bingung karna teman nya ini tidak mengenal teman sekelasnya sendiri
ya, dia adalah marven Baskara biasa dipanggil marven, ia juga terkenal dikalangan wanita karna ia adalah kegua basket yang sangat hebat, tak sedikit wanita yang minta diajarkan basket dengannya padahal hanya modus
"ih lo ya kalo gue nunjuk tuh diliatin dong" ucap reva kesal karna ia tidak menanyakan marven melainkan seorang laki-laki yang benar-benar tak ia kenal
"ohh, si dia itu?" tanya alecia ketika baru menyadari jika reva bukan menunjuk marven
ya, laki-laki yang dimaksud reva adalah Nalendra Zavier Akhtar biasa dipanggil Nalen, ia juga termasuk didalam daftar murid kelas 11 IPS yang berarti juga sekelas dengan reva
kenapa reva bisa seantusias dan seperti tak mengenal Nalen?? ya karna baru pertama kali ini reva menonton pertandingan basket dari 1 tahun lamanya ia sekolah disini dan juga Nalen tidak begitu suka bergaul dengan perempuan karna itu lah reva tidak pernah terfokus pada Nalen yang kini ia sebut 'Ganteng'
"lo kaya pertama kali nonton basket rev" sindir alecia karna reva yang sedari tadi sangat antusias dan seperti orang kudet yang dimana ia selalu bertanya pada alecia mengenai permainan basket ini
"lah emang, gue baru pertama kali nonton disekolah" jawab reva enteng
"e-emmm kok lu gak pernah nonton basket?" tanya Alecia
"karna akuh males lebih baik gue tidur" jawab reva sembari melanjutkan jalannya menuju halaman belakang
"hah?" alecia langsung keheranan karna disekolah mereka sering sekali siswa seperti ini bermain basket tapi... kenapa reva baru pertama??
"lawan nya tuh gak ada yang ganteng ya" ucap reva sembari memperhatikan satu persatu lawan dari permainan basket, tentu saja ia memberhentikan langkahnya
"iya emang gak ada yang ganteng" jawab alecia juga ikut memperhatikan lawan dari permainan basket
mereka pun masuk kelas dengan wajah reva yang kesal tapi berbeda dengan alecia yang sedari tadi mentertawakan reva
"siang semua!!!!" sapa ibu renata
"siang bu!!!!!!" sapa balik para murid
"kalian masih ingat kah kalo hari ini kita akan mengadakan ulangan mingguan?" tanya bu renata
"lah akuh lupa bu" keluh alecia
"mampus lo hahahahha makanya jan ngejek gua lu" ejek reva dan kini menjadi terbalik, sekarang malah reva yang asik menertawakan alecia
"sekarang kalian boleh simpan bukunya dan sisakan pulpen dan alas untuk kertas ulangannya saja" ucap bu renata sebelum membagikan kertas ulangan mereka
"karna ulangan b.inggris jadi gue bisa" seru thea karna ia sangat menyukai mapel b.inggris
"ck, gue rada ngelag lagi" keluh evelyn karna ia tidak begitu menyukai pelajaran b.inggris melainkan ia menyukai pelajaran olahraga yang sangat menyenangkan baginya
"jika ada yang lebihan tolong kasih ke ibu ya" ucap bu renata sembari membagikan kertas ualngannya
"hari ini kita full ulangan ya" ucap lucy sembari fokus pada kertas ulangannya
"yessss" jawab Evelyn
"yes apaan?" tanya thea
"katanya bisa b.inggris" sindir Evelyn
"gue pikir lu udah selesai atau lagi happy tolol" jawab thea tak terima ia dikatai tak bisa berbahasa inggris
"jangan ribut, karna ibu tidak suka nanti kalian telat mengumpul kepada ibu" ucap bu renata saat mendengar sedikit kebisingan di arah kursi belakang
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
TBC
helo i'm comeback!!!!!! sorry yee 2 hari author tidak up ya sebenarnya karna males aja sihh
kaya nya pas bulan ramadhan nanti author akan tetap up janji deh tiap hari up 'khusus bulan ramadhan'