"Dari mana sih..jam segini baru pulang..kau tau..aku sangat khawatir pada mu.."
"Maaf Hyung..tadi ada barang yg harus aku susun..jadi pulang lambat.."
"Lain kali..jika ada urusan seperti itu beri tau aku..agar aku tidak cemas.."
"Nee Hyung.. terimakasih karena sudah mencemaskan aku.." ucap Jimin sambil memeluk Seokjin..
Ocehan Seokjin membuat hati Jimin menghangat.. Seokjin yg selalu menjaganya akhir akhir ini..dan Jimin benar-benar merasa beruntung memiliki nya..
"Kenapa kau terlihat berantakan sekali Jim..kau baik-baik saja kan.." Seokjin mengusap pakaian Jimin yg memang terlihat berantakan..
Bahkan ada beberapa bagian yg sobek di baju yg Jimin kenakan..
"Aku baik Hyung..jangan khawatir..tapi Hyung..aku sedikit lapar.."
Jimin menunjukkan senyuman manis nya.. membuat Seokjin menghela nafas.. niatnya ingin bertanya lebih lanjut kenapa keadaan Jimin berantakan seperti ini..
Tapi Seokjin menahannya..melihat Jimin yg terlihat lelah dan juga kelaparan membuat Seokjin mengurungkan niatnya..
"Ya Sudah..cepat bersihkan dirimu.. setelah itu makan lalu pergi tidur.."
"Nee Hyung.." Jimin berlari menuju kamar nya..dia sangat lapar..tapi dia harus membersihkan diri nya terlebih dahulu..
Sementara Jimin membersihkan diri nya.. Seokjin memutuskan untuk menghangatkan makanan untuk Jimin..
Dia memang menyisihkan sebagian makan malam untuk Jimin tadi..Seokjin hanya ingin memastikan jika Jimin baik-baik saja sekarang..
"Sayang.." suara Namjoon terdengar..tangannya mulai melingkar di pinggang ramping milik Seokjin.. lalu mengecup bahu sang istri dengan lembut ..
"Kau terbangun.."
"Suara mu yg sedang memarahi Jimin membangunkan ku.."
"Maafkan aku..aku hanya khawatir pada anak itu.."
"Aku tau..bisa aku meminta kopi.."
"Duduklah.. sebentar aku buat kan.."
"Terimakasih sayang.." Namjoon membalikkan badan seokjin untuk mengecup bibir manis miliknya sekilas..
"Haiisss..kau ini..cepat duduk.." ucapan Seokjin membuat Namjoon terkekeh..
Setelahnya dia mendudukkan dirinya di kursi meja makan..
"Namjoon Hyung.."
"Ohh Jimin.. duduklah.."
"Hyung bangun.."ucap Jimin sambil mendudukkan dirinya di samping Namjoon..
"Iya..tadi aku bermimpi seorang Eomma sedang memarahi anaknya.."Namjoon sedikit terkekeh.. membuat Seokjin mendaratkan pukulan nya di lengan milik suaminya itu..
"Maaf Hyung..apa suara Seokjin Hyung yg membangunkan mu.. maafkan aku..aku janji ini yg terakhir membuat kalian cemas.."
"Tidak papa..cepat duduk dan makan..kau pasti lapar.." Namjoon mengusap rambut milik Jimin..
"Ini makanan nya Jimin..makan yg banyak..kau sangat kurus.. pokoknya Hyung ingin kau makan yg banyak..naikkan sedikit berat badan mu itu..hmm.."
"Terimakasih Hyung..kalian sangat baik.."
"Iya sama-sama..Dan ini kopi mu.." ucap Seokjin sambil mendudukkan dirinya di kursi samping Namjoon ..
Menaruh kopi pesanan suaminya itu..
KAMU SEDANG MEMBACA
Kekasih Bayangan ( Tahap Revisi )
Romancehidup yang penuh penderitaan.. sekarang berubah menjadi lebih berwarna..namun siapa sangka semua itu hanya ada dalam pikiran Jimin saja.. tidak ada yang tau.. seperti apa sosok Min Yoongi.. seperti apa rupanya.. Dimana tempat tinggalnya.. Semuanya...
