04

1.2K 104 5
                                        

Hari Minggu yg di maksud namjoon tiba.. mereka semua sedang bersiap-siap..ahh ralat.. mereka sudah bersiap..hanya tinggal menunggu Yoongi..dan Taehyung yg sedang menjemput Jungkook..

Jimin semakin gelisah saat Taehyung datang bersama Jungkook sementara Yoongi masih belum muncul.. bahkan ponselnya pun tidak aktif..

"Selamat pagi Hyung ku semuanya.." sapa Jungkook dengan senyum kelinci nya..

Membuat hari semakin terasa cerah..

"Pagi kookie.." hanya Namjoon dan Seokjin yg kembali menyapa Jungkook..

Karena saat ini..Jimin masih sibuk dengan ponselnya..dia masih mencoba untuk menghubungi Yoongi saat ini..

"Jimin Hyung kenapa.."

"Dia sedang menunggu Yoongi.."

"Apa Yoongi Hyung ikut.."ucap Jungkook dengan sedikit takut .

Karena Jungkook juga tau .siapa Yoongi sebenarnya.. Taehyung menceritakan semuanya pada Jungkook.. meskipun dia tidak ingin percaya..tapi kejadian waktu itu membuat Jungkook mempercayai nya ..

"Iya ..dia bilang dia akan ikut..tapi entah kenapa sampai sekarang belum datang..aku jadi khawatir.." ucap Jimin saat mendengar pertanyaan dari Jungkook..

"Jimin Hyung.. tenangkan pikiran mu...lalu berdoa..semua akan baik-baik saja.."

"Huuuuhhh.."

Helaan nafas Jimin terdengar..dia mencoba saran dari Jungkook.. perlahan Jimin mulai menutup matanya dan berharap agar yoongi segera datang..

Tangannya saling bertautan..mencoba untuk meredam rasa gelisah nya..

Cukup lama Jimin mencoba untuk menenangkan pikiran sampai akhirnya...

"Selamat pagi semuanya..maaf aku terlambat.."suara lembut itu menyapa pendengaran Jimin ..

Perlahan mata yg tadinya tertutup itu mulai terbuka..

Jimin tersenyum manis.. tangannya mencoba untuk meraih tangan milik Yoongi..lalu merangkul kekasihnya itu..

"Yoongi Hyung.. akhirnya kau datang..aku khawatir..aku pikir kau ."

"Sssstttt..jangan bicara yg tidak-tidak.. selama kau memikirkan hal baik tentang ku..aku akan baik-baik saja.. buktinya aku disini sekarang.."ucapan membuat Jimin sedikit tenang..

Bahkan sejak tadi Jimin terus tersenyum..tapi senyuman itu justru membuat mereka yg ada disini merasa takut..

Seokjin dan Namjoon benar-benar sedikit terkejut melihat Jimin..

Ternyata apa yg dibilang Taehyung tempo lalu itu benar..Jimin memiliki halusinasi yg mulai berlebih..

"Emm Jim.."

"Ohh Namjoon Hyung..kenalkan..ini Yoongi Hyung.. Yoongi Hyung.. kenalkan ini Seokjin Hyung..dan ini suaminya Namjoon Hyung.."

"Hai.."sapa Seokjin canggung.. Seokjin merangkul erat tangan Namjoon.. mencari kenyamanan di sana .dia tidak mengira Jimin akan seperti ini..

"Hai yoongi..senang bertemu dengan mu.." ucap Namjoon sambil mengusap lembut bahu Seokjin.. sementara Yoongi hanya tersenyum manis..

Senyuman manis yg hanya bisa dilihat oleh Jimin..

"Hyung.. katakan sesuatu pada mereka.."

"Senang bertemu dengan kalian.."

"Kau ini.. kenapa harus aku suruh dulu sihh.."

"Sudahlah Jim..jangan memarahi Yoongi.. sebaiknya kita pergi sekarang.. supaya tidak kemalaman di jalan.." ucap Namjoon yg berusaha untuk mengikuti apa yg Jimin percayai..

Kekasih Bayangan ( Tahap Revisi )Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang