hidup yang penuh penderitaan.. sekarang berubah menjadi lebih berwarna..namun siapa sangka semua itu hanya ada dalam pikiran Jimin saja..
tidak ada yang tau.. seperti apa sosok Min Yoongi.. seperti apa rupanya..
Dimana tempat tinggalnya..
Semuanya...
Yoongi berlari di lorong rumah sakit setelah mendengar kabar Jimin ..dia yg baru sampai dari bandara langsung pergi ke rumah sakit..
Awalnya Yoongi sengaja tidak memberitahu kepulangan nya karena dia berniat memberi kejutan untuk istrinya itu..
Tapi sekarang..malah dia yg terkejut.. melihat istri cantik nya berbaring di ranjang rumah sakit dengan berbagai alat bantu yg menancap di tubuhnya..
Jimin sangat lemah.. setelah melahirkan..dokter bilang jika kondisi Jimin drop..Jimin tidak sadarkan diri hingga saat ini..
"Hyung.." suara Yoongi membuat Namjoon menoleh..
"Masuklah.."
Yoongi mengangguk..dia melangkah masuk kedalam ruang rawat Jimin.. berdiri disamping istrinya yg masih terpejam itu..
"Hyung..ada apa dengan Jimin.. kenapa bisa seperti ini.." ucap Yoongi yg saat ini sudah duduk di samping Jimin sambil menggenggam tangan istrinya itu..
"Kata dokter.. depresi yg Jimin alami dulu kambuh..dan itu berdampak pada kesehatan nya.."ucapan Seokjin benar-benar membuat Yoongi terdiam..
Depresi Jimin kambuh.. bagaimana bisa..
"Lalu anakku.. bagaimana keadaan nya..dimana anakku Hyung.."
"Tenanglah yoongi..anakmu baik-baik saja..dia ada di ruangan khusus bayi..dia masih harus di rawat intensif.."
Yoongi mengangguk paham..dia kembali mengecup punggung tangan milik Jimin.. mengusapnya lembut dipipinya..
"Bagaimana mungkin depresi nya kambuh Hyung.. bukankah Jimin sudah benar-benar sembuh.."
"Dokter bilang jika Jimin banyak pikiran..itu yg menimbulkan depresi nya kambuh.."Seokjin menepuk bahu milik Yoongi untuk menenangkannya.."tolong jaga dia..aku pulang dulu.."
"Hmm..kau tidak perlu khawatir..aku akan menjaganya..maaf merepotkan mu.. padahal kau harus mengurus bayimu.."
"Tidak papa.. lagipula aku disini hanya sebentar.. karena yg menjaga Jimin ada Taehyung dan Namjoon.."
"Sekali lagi terimakasih Hyung.."
Seokjin mengangguk..dia melangkah pergi..Seokjin memang harus pulang.. karena ada anak bayi yg harus dia urus..
"Maafkan aku sayang..aku tidak bisa menjagamu.. maaf.." Yoongi menciumi tangan Jimin yg terhalang selang infusan..
Dia merasa bersalah karena tidak ada saat istrinya membutuhkan dirinya..
Bodoh.. Yoongi merasa bodoh..dia disana sibuk bekerja dan bermain dengan wanita lain sementara disini..Jimin berjuang sendiri.. menahan kesakitan nya sendiri..
Jimin bahkan tidak pernah bilang pada Yoongi tentang apa yg mengganggu pikirannya..Jimin selalu bilang jika keadaannya baik-baik saja karena dia tidak ingin membuat Yoongi khawatir..
Apa yg dia pikirkan..dia hanya memikirkan untuk menuntaskan nafsu sesaat nya saja tanpa memikirkan orang yg dia cintai..
Yoongi membersihkan dirinya di toilet rumah sakit..dia bersiap untuk istirahat.. sungguh..dia sangat lelah.. karena dia baru saja sampai kan..dia juga butuh istirahat..
Setelah mandi.. Yoongi duduk di samping Jimin yg masih terpejam.. tangannya dia lipat untuk bantalan kepalanya sendiri..kemudian terlelap..
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.