2

271 26 5
                                        

"kini setiap luka menjadi hal yang biasa"

"kini setiap luka menjadi hal yang biasa"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

°

°

°

"Ini kenapa bisa sampe separah ini?!"

Kini bi ojoh dan mang ucep berada di ruangan pribadi dokter Arta.

"Hiks...dok bi-bi hanya pergi sebentar untuk hiks...belanja bahan makanan di rumah...hiks,bi ojoh gak tahu...kalo mas nabil pagi ini hiks...pulang,sudah dua hari mas nabil tidak pulang ke rumah hiks..."

"Dok saya juga tidak tahu mas nabil pulang hari ini,hanya saja tadi pagi saya pergi sebentar membantu pak RT,karna dapur bu tini kebakaran,jadi saya tidak tahu kali mas nabil pulang".

"Hah~,astaghfirullah..."

Helan nafas lelah keluar dari dokter artana, dokter arta memijat pangkal hidungnya,rasa pening mulai menjalar di kepala.

"Bi-bi sudah ijin pada den kafee dan dia bilang..."

"Kafee gak papa kok bibi kalo mau belanja, belanja aja,tapi kafee nitip susu pisang sama potato chips yah,di rumah udah abis,nanti kalo kak nabil pulang pasti nyari,kasian hehe"

"Tapi...pas bibi pulang kebetulan bareng sama mang ucep dan saat kita masuk hiks..ke dalam...hiks suara gaduh terdengar dari kamar...atas suara teriakan mas nabil memenuhi se isi rumah hiks..."

"Dok itu udah pasti dari kamar kafee,saat mamang dan bibi ke atas pintu kamar kafee terkunci,terus mamang berusaha buat dobrak pintu kamar den kafee"

"Bibi liat...hiks ma-mas nabil lagi...hiks lagi...hiks..."

"Tenang bi"

Mang ucep mengusap lembut bahu bi ojoh,bi ajoh tidak sanggup lagi untuk meneruskan pembicaraannya.

"Saat kita masuk mas nabil sedang menendang badan den kafee yang sudah meringkuk di lantai dan itu di lakukan tidak sekali dok".

"Ya Allah..."

Rasa tak percaya namun sudah biasa si rasakan dokter arta.

"Kafee sudah terlalu sering terluka oleh nabil,tapi kali ini anak itu pulang dalam ke adaan mabuk lagi?nabil sudah melewati batas nya dia benar-benar ingin membunuh kafee, astaghfirullah..."

"Bibi gak tahu...hiks"

"Mang ucep cuma nyium bau kental rokok aja kalo alkohol kayanya mas nabil gak minum"

"Nabil....nabil...gilanya lagi dia melakukan ini semua secara sadar!"

Bi ojoh masih sibuk menangis di ruangan ini.

"Saya udah bilang dari awal sama mba shovy untuk memisahkan nabil dan kafee tapi mba shovy tetap angkuh dengan pendiriannya,hingga saat waktu terakhirnya pesannya hanya satu..."

"Dek,mba nitip nabil sama kafee,jangan pisahkan mereka berdua, permintaan mba cuma satu, tolong satukan nabil dengan kafee lagi, Nabil anak yang baik dia dan kafee adalah sepasang sayap mba dan mas Aditama,mba mohon dek,nabil akan sangat membutuhkan kafee dia yang paling butuh,mba percaya sama kamu jangan kecewain mba dek.."

Hah~

"Ya allah,nabil dia sudah membatu,saya tidak bisa berbuat apa-apa dengannya,hanya Allah yang mampu merubah keadaan keduanya".

"Dokter arta hiks...bibi gak sanggup lagi liat den...hiks kafee kaya gini terus...dia sudah sakit,tapi kenapa dunia nambah sakitnya,dia anak yang berhati baik,sabarnya dia bibi gak bisa...hiks"

"Istighfar joh istighfar!"

"Astaghfirullah..hiks"

" Trauma tumpul abdomen,tendangan nabil bukan hanya sekedar tendangan anak itu benar-benar ingin membunuh adiknya,limpa dan hati kafee terluka parah,dan parahnya lagi limpa kafee pecah itu sebabnya kafee bisa mengalami muntah darah, operasi yang tadi saya lakukan untuk mengangkat limpa kafee dan hatinya terluka untungnya mampu saya tangani,manusia memang bisa hidup tanpa limpa tapi dalam keadaan tubuh kafee yang tak sempurna sejak lahir ini sangat berpengaruh besar,tubuhnya tak akan mampu bertahan lebih lama".

Bak di sambar petir di siang bolong,bi ojoh dan mang ucep benar-benar terkejud.

"Hiks...den kafee..."

"Kalo sudah seperti ini kafee harus melakukan perawatan intensif,tapi kita tahu kafee yang membenci rumah sakit".

"Dokter lakukan yang terbaik untuk den kafee...hiks"

"Mau tidak mau,mau kafee menolak pun saya akan tetap membawa kafee untuk tinggal dengan saya".

See u~

TRY NOT TO HATETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang