part 15

582 23 22
                                        

Happy reading ❤️


"Hal terberat dari menjadi dewasa adalah kita harus mampu menghadapi semuanya sendirian"

~author~

🦋

Warna jingga di langit senja yang lama lama semakin memudar dan menjadi warna gelap gulita dan banyak di taburi bintang bintang yang indah.

"Mau pulang hm?" Ucap El kepada Maudy yang masih fokus menatap langit.

"Iyah," ucap Maudy sambil mengangguk angguk kan kepalanya seperti anak kecil yang di kasih permen.

"Yaudah yuk," ucap El sambil menarik lembut tangan Maudy menuju tempat parkir motornya.

El melihat terdapat tempat duduk kecil disana El inisiatif membawa Maudy kesana untuk memasangkan sepatunya.

"Katanya mau pulang kenapa disini?"

"Duduk dulu bentar," perintah El yang dituruti Maudy.

El sedikit jongkok untuk memasangkan sepatu berwarna putih itu di kaki Maudy yang mulus.

Maudy terkejut pada perlakuan tiba tiba El
"Gak usah El, gua bisa sendiri."

"Udah lu diem aja!"

El sangat telaten untuk memasangkan sepatu Maudy setelah selesai, El menarik kembali tangan Maudy menuju motornya.

"Naik!" ucap El.

Maudy naik dengan bantuan tubuh kekar El karena motor El sangat tinggi dengan ukuran tubuh Maudy.

Ditengah perjalanan tidak ada yang berani membuka pembicaraan dan tidak ada topik untuk ngobrol.

"Ekhem.. Maudy," El berani memulai pembicaraan.

"Hah? iya kenapa El?" ucap Maudy dengan sedikit teriak karena berada di tengah jalan.

"Nanti mlm ada waktu luang gak?"

"Nanti? ada kerja kelompok sama anak anak."

"Gua Anter!"

Kembali hening kembali menyerbu mereka berdua, kini mereka telah sampai di pekarangan Maudy.

Maudy turun dari motor yang di ikuti oleh El.

"ASSALAMUALAIKUM BUNDAAA MAUDY PULAANGG!" teriak Maudy dari pintu masuk.

"Waalaikumsalam, loh ada El."

"Iyah Bun. El mau nganterin Maudy kerja kelompok," ucap Maudy sambil menyalimi bundanya dan di ikuti oleh El.

"Sebelum kerja kelompok makan dulu yah Maudy," ucap bunda meli yang di angguki oleh maudy.

"El juga nnti makan bareng ya, bunda tinggal ke dapur dulu." tanpa menunggu jawaban dari El, meli langsung berjalan ke arah dapur.

El duduk di sofa dan melihat lihat isi rumah ini si setiap sudut.

"Halo bro!" ucap seorang cwo yang membuat El sedikit terkejut.

El menautkan alis nya kebingungan. sokap bet, gumam El melihat lelaki depanya itu.

"Hahahah.. kenalin gua Yuda"

"Cowok Maudy?"

"Haha bukan. gua abangnya Maudy," ucap Yuda sambil mengulurkan tanganya untuk berjabat.

El menerima jabatan itu, "gua El."

"Gua denger, lu ketua salah satu geng motor disini, bener bukan?"

"Iyah bang. gua leader dari Lion off death," ucap El yuda hanya mengangguk anggukan kepala.

CLBK [HIATUS]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang