part 17

455 18 71
                                        

Happy reading❤️

"Jika kamu ingin bahagia ,jangan biarkan masa lalu mu mengusik mu ,kamu boleh melihat kebelakang,namun jangan membawanya kembali"

~author~

🦋

enam remaja lelaki jalan beriringan menuju kelasnya. Ga jauh si tapi masih melewati beberapa kelas. Tak lupa dengan godaan buaya ghivar, menggoda para siswi yang melewati mereka untuk pergi ke kamar mandi.

Saat Bima hendak masuk langsung di tarik paksa oleh ghivar. Didalam kelas sudah terdapat guru mengajar, ghivar sempat mendengar sedikit.

"Kayaknya kita telat masuk. di dalam udah ada guru killer njir!" ucap ghivar sambil mengintip suasana kelas dari kaca jendela.

"Huwa... emak.... vano gak mau di hukum," vano ngerengek tidak mau dihukum.

A

tlanta menoyor kepala vano yang berisik sampai vano mendesis kesakitan.

"Jangan berisik goblok! entar ketahuan gimana? katanya lu gak mau di hukum," ucap Atlanta kesal melihat kelakuan vano.

Vano mendengar Omelan Atlanta dengan menunjukkan gigi gigi putihnya yang tersusun rapi.

"Ke rooftop apa masuk?" Tanya ghivar.

"Masuk!" ucap El yang bersiap untuk masuk dan mendapatkan amukan dari guru killernya.

"Loh, boss. entar di hukum gimana bos?" 

"Daripada kena BK urusan sama orang tua? mending sama guru killer. Paling cuman di jemur!" ucap Atlanta yang berada di sebelah vano.

"Yaudah yuk masuk!" ucap ghivar dengan pedenya maju Paling depan.

"T-tapi-" gugup vano sambil menarik narik baju ghivar.

"Udah ayok!" tarik tata pada lengan vano yang masih memegang baju ghivar.

Mereka semua masuk ke kelas XII IPS I beriringan dengan posisi ghivar paling depan memimpin.

"Assalamualaikum!" ucap salam ghivar dengan pedenya di depan pintu.

"Waalaikumsalam" ucap seluruh siswa siswi di dalam kelas XII IPS I beserta guru nya yang sedang mengajar.

"Astaghfirullah kalian! KENAPA TELAT MASUK! UDAH TAU JAM IBU DIMULAINYA JAM 7 SEKARANG UDAH JAM 8 LEWAT 15 KEMANA AJA KALIAN!" ucap guru itu dengan suhu badan yang sangat tinggi.

"Eits eits sabar Bu, babang ghivar bakal jelasin semua. Sabar dulu tarik nafas... panjang panjang... tahan jangan dibuang mubazir," goda ghivar sambil mengelus ngelus bahu gurunya.

"KAMU MAU BUNUH SAYA GHIVAR?" 

"bu-bukan gitu Bu se udzon Mulu, gak capek Bu? Gak baik berburuk sangka." 

"SAYA HUKUM KALIAN! BERDIRI DI BAWAH TIANG BENDERA SAMPAI JAM PELAJARAN IBU SELESAI CEPAT!!" perintah Bu guru kepada anggota inti lion off death.

Tidak ingin mendapat amukan part kedua, mereka langsung berlari ke arah lapangan. Seisi kelas yang melihat tertawa puas.

Mereka langsung mengambil barisan saat sudah sampai di lapangan, langsung dengan sigap hormat yang menghadap tiang bendera yang berdiri tegak. 

Vano menyenggol pelan lengan El, "Bos, ada buk bos tuh.."

CLBK [HIATUS]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang