☞⁠ ³¹

49 3 0
                                        

"Oh ia Chan ,kau ingin apa? Ini ada gergaji dan palu,oh tunggu masih ada pisau lipat dan pistol juga, tapi aku ingin menggunakan pisau lipat dan juga pistol ini ,apa kau tidak keberatan Chan"ucapnya sambil mengeluarkan sesuatu barang dari tas yang ia taruh di bawah pohon, lantas mata haechan langsung melotot, bukan karna ia akan mati  tapi dibelakang mingyu ada haruto yang siap untuk menancapkan Kampak kepala mingyu, lantas haechan langsung menggeleng dengan brutal

Tapi haruto hanya fokus pada mingyu,dan memposisikan Kampak tersebut kepala mingyu dan..

Jleb

Kampak itu menancap dengan sempurna dikepala mingyu,dan darah  keluar dari kepalanya,dan muncrat kemana-mana bahkan darah mingyu mengenai wajah haechan, yang masih tidak percaya akan semuanya, yang dilakukan sang adik,haruto diam tidak bergeming,ia menatap tangannya sendiri yang sudah penuh dengan darah mingyu

Mingyu hanya tersenyum akan apa yang haruto lakukan,lalu ia berbalik dan menatap wajah haruto yang sudah pucat, bahkan mingyu tidak merasakan yang namanya sakit ,ia malah menjilat darahnya sendiri yang sudah turun ke dagunya, dengan santainya Mingyu berjalan kearah haruto yang masih diam, haechan yang melihat itu pun berteriak memanggil nama mingyu agar tidak mendekati sang adik , haechan meronta-ronta agar tambang yang ada dilehernya terlepas

"MINGYU JANGAN KAU DEKATI ADIKKU! HEY MINGYU,BUNUH SAJA AKU !!"teriaknya sambil meronta-ronta,tapi tidak juga berhasil yang ada tenaganya yang terkuras habis ,tapi haechan tidak akan pernah menyerah ,ia terus berusaha agar terlepas dari tambang ini...

| Disisi lain |

"Hiks Hyung"

"Aku baik-baik saja"

"Tapi hiks da..darah hiks"

"It's ok  akhh"

"Hiks"

"MINGYU JANGAN KAU DEKATI ADIKKU! HEY MINGYU,BUNUH SAJA AKU !!"

Samar-samar taehyung dan Jungkook mendengar teriakkan yang lantang, taehyung menyernyitkan dahinya saat mengenal dengan suara itu , Jungkook pun sama ia juga kenal dengan suara itu , Jungkook langsung menolehkan kepalanya

"Tae hy..Hyung"panggilnya agak terbata-bata,

"Hmm?"

"Haechan dan haruto Hyung"gumamnya tapi masih terdengar

"Hah? Mana mereka, apa mereka berdua baik-baik saja? Kook mana?"ujarnya, sambil berusaha untuk bangkit, soalnya tadi ia lemas karena melawan,Felix (badut), dan karna Felix kaki dan lengannya terluka parah, walaupun tidak dalam lukanya

Taehyung mencari-cari keberadaan haechan dan haruto,dan ia mengikuti arah tatap dari Jungkook, taehyung melebarkan matanya, yang tadi sayu dan sekarang membola seakan akan mau keluar, taehyung bisa melihat kalau haechan terikat di pohon dan sialnya lagi haechan menggantung,bisa taehyung lihat kalau haechan tidak bisa bernafas karena tambang itu mengikat pada lehernya,dan taehyung bisa lihat lagi , mingyu yang berjalan kearah haruto,dan otomatis membuat haruto memundurkan langkahnya,tapi yang membuatnya terkejut adalah,di kepala mingyu ada Kampak yang menancap dengan sempurna,dan lagi, cairan berwarna merah pekat keluar dari kepala mingyu....

"Kook batu Hyung, Hyung akan membantu haechan dari tambang sialan itu"ucapnya

"Tapi Hyung kan terluka,biar Jungkook saja yang membantu haechan nee , Hyung tunggu sini "katanya lalu ia beranjak pergi dan berjalan perlahan-lahan kearah haechan yang sudah lemas karena tidak dapat oksigen yang masuk kedalam paru-parunya

"Haechan"panggilnya pelan

Oh iya dimana sang badut (?) Jawabannya adalah, Felix atau badut,ia pergi saat mingyu berhasil mengikat haechan, entah ia mau kemana ?,itu tidak penting dibenak haechan, yang haechan inginkan saat ini adalah, bangun dari tidurnya, haechan masih beranggapan kalau semua ini adalah mimpi semata...

"Jung..kook "

"Kau tenang nee , aku akan melepaskan tambang ini "

"Ta..tapi haru.to "

"Sehabis ini kau harus membalas mingyu nee, aku yakin kalau kau bisa Chan"haechan hanya diam ,ia juga sempat memikirkan hal itu

Bukh

Haechan terjatuh terduduk, dengan sekuat tenaga ia bangun,dan dibantu oleh Jungkook, Jungkook sesekali menatap sang kakak yang masih terbaring lemah ditanah, haechan berpegangan pada tangan Jungkook dan Jungkook pun ikut menggenggam tangan haechan

"Haruto"lirih haechan,saat melihat mingyu ingin menusuk haruto dengan pisau lipat ,dan haruto yang semakin memundurkan langkahnya hingga ia menyentuh pohon besar, haechan mendorong Jungkook agar menyingkir dan berlari kearah haruto dan mingyu, haechan langsung memeluk tubuh haruto yang bergetar hebat karena ketakutan

Jleb

"HAECHAN / HYUNG"

Tubuh haechan menegang saat merasakan benda tajam menyentuh punggungnya,lalu ia berbalik menatap mingyu yang hanya tersenyum kearahnya, haechan hanya diam sambil terus menatap wajah mingyu, yang dulu ia rindu-rindukan, mingyu yang baik,ramah,polos,dan sekarang
(?) Seakan lenyap ditelan bumi, sekarang hanya ada mingyu yang kejam, sadis, gila, tidak punya hati nurani! Haechan tersenyum manis kearahnya

" Ka..u adalah sahabatku, mingyu yang po..polos da..dan baik,juga Ra..ramah,ke..kenapa kamu ber..berubah? Aku merindukanmu,hahh,apa boleh a..aku mem..memelukmu? Kimmy "ucapnya terbata-bata,dan sesekali haechan terbatuk mengeluarkan cairan merah pekat dari belah bibirnya,tapi ia Terus tersenyum, ( Kimmy ) nama mingyu dulu saat mereka semua sekolah menengah (9/10)

Mingyu (?) Ia hanya diam , seraya menatap manik coklat haechan, mingyu juga sama ,ia merindukan 'chochobal'nya yang satu ini ,tapi ia lebih mengikuti egonya daripada hatinya, pintu hatinya seakan terkunci dan takkan pernah kebuka kembali

Grep

Haechan lebih dulu memeluk tubuh mingyu yang saat ini menegang, haechan tidak peduli,ia terus memeluk sahabat kecilnya,ia sangat merindukan Kimmynya yang dulu manja, mingyu hanya diam tidak membalas pelukan dari haechan,ia hanya menatap haruto yang sedari tadi menundukkan kepalanya, dengan tatapan kosong, haechan si maklum aja, pasalnya mereka tidak pernah bertemu lagi , bahkan bertahun-tahun, lamanya...

just kill me Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang