"Haechan"gumam Mingyu masih menatap kedepan dengan tatapan kosong, haechan hanya tersenyum,ia sekuat tenaga menahan rasa sakit dipunggung-nya,lalu haechan melepaskan pelukannya pada mingyu dan menatap wajah mingyu
"Kimmy,aku merindukanmu, hentikan semuanya hiks, jangan membunuh lagi hiks, sudah cukup adikku hiks,aku tidak ingin hiks ada korban lagi hiks , cukup, sadarlah Kimmy,kamu ini sahabatmu, sahabat kecilmu hiks"ujar haechan sambil menatap mata mingyu dalam,ia harap dengan perkataannya mingyu bisa cepat sadar
"Hahahhahahahahhahahha"
Bukannya membalas perkataan haechan, mingyu malah tertawa,dan menatap wajah haechan tajam,dan mengangkat pisau lipat tadi,,dan ia memposisikan ke perut haechan, tanpa sepengetahuan haechan-nya
Bukh
Mingyu mendorong tubuh haechan, otomatis tubuh haechan pun terjatuh dan terlentang, mingyu menindih tubuh haechan,dan mengangkat pisau lipat, bersiap-siap untuk menancapkannya
"Tidak!"teriak Jungkook dari arah belakang,saat ia melihat mingyu bersiap-siap untuk membunuh haechan dengan pisau lipat
Haruto yang mendengar itu pun langsung mengangkat kepalanya dan membulatkan matanya,ia ingin maju dan mendorong mingyu agar menjauh ,tapi ia takut, tidak jauh berbeda dengan taehyung ia juga membulatkan matanya, tangannya mengepal erat, ingin sekali menghajar mingyu,tapi sekarang kondisinya tidak jauh berbeda dengan haechan saat ini, tubuhnya mati rasa, Jungkook berlari kearah haechan ia ingin menghentikan mingyu,
Jleb
Jleb
Jleb
Jleb
Bukh
Krekk
Jleb
Mingyu menusuk haechan membabi buta,ia terus menancapkan pisau itu ke tubuh haechan, haechan hanya diam ia , pasrah,dan sesekali haechan memejamkan matanya,saat benda tajam itu menyentuh kulitnya,darah sudah mengalir keluar begitu derasnya,tapi mingyu tidak ada rasa iba sedikitpun,ia terus menusuk haechan, yang ada dipikirannya adalah 'ia ingin membunuh haechan dan teman-temannya, hingga benar-benar mati' itu yang ada di benaknya, Jungkook dan taehyung menutup mulut mereka masing-masing dengan tangannya, terkejut,itu lah yang mereka rasakan saat ini, benar-benar tidak menyangka bahwa Mingyu akan membunuh haechan dengan sesadis ini, haruto ia menutup kelopak matanya tidak ingin melihat sang kakak yang mati didepan matanya,ia menangis dalam diam, sesekali isakan lolos dari belah bibirnya,ia menggigit bibirnya, agar tidak ada isakan yang lolos lagi...
Haechan menatap mingyu sendu lalu memejamkan matanya untuk yang terakhir kalinya,tapi sebelum ia benar-benar memejamkannya, haechan menggenggam tangan mingyu yang ada di perutnya bersama pisau lipat yang tertanam cukup dalam, haechan menatap mingyu lalu tersenyum
" Kimmy-nya echan"lirihnya dan memejamkan matanya, tidak ada lagi pergerakan dari haechan, haruto semakin menangis,air matanya keluar sangat deras, begitupun dengan Jungkook dan taehyung, mereka pun sama halnya dengan haruto, kacau,hati mereka hancur, sudah tiga orang yang mereka sayangi telah tiada, dengan cara sadis,dan yang paling sakitnya adalah, orang yang membunuh adalah sahabat kecil mereka
"Mati juga kau, hahahhahahahahhahahha"
"Baiklah, siapa selanjutnya hmmmm"lanjut mingyu sambil menatap satu persatu teman kecilnya,ah lebih tepatnya mantan temannya
| Disisi lain|
"Hiks anakku hiks , gimana ini kai hiks "racau sakura ,kai juga cemas,saat tahu sang anak dalam masalah besar,kai yang berada disamping sakura pun langsung memeluknya, menyalurkan kekuatan pada sang istri tercinta, tidak jauh berbeda pada Karina dan Vernon, Karina sedari tadi Terus meracau dan menangis, Vernon hanya bisa menggenggam tangan istrinya,ia fokus pada jalanan , karena ia yang membawa mobilnya
"Hiks taehyung hiks Jungkook, soobin hiks ,aku takut hiks Vernon percepat lah hiks perasaanku tak enak hiks "ucap Karina, wajahnya sudah basah karena air mata
"Sabarlah sayang, sebentar lagi kita akan sampai, mungkin beberapa menit lagi "ucap Vernon, dengan sekuat tenaga Vernon menahan air matanya,ia juga cemas pada anak-anaknya
"Cepat hiks "
Vernon pun menambahkan kecepatannya diatas rata-rata,ia sudah tidak sabar, firasatnya mengatakan akan terjadi hal yang tidak diinginkan pada anak-anaknya,kai masih memeluk sang istri yang masih menangis dipelukkan nya
"Tenanglah,kita harus berfikir positif"ujar kai
' walaupun aku tidak yakin ' lanjutnya dalam hati
KAMU SEDANG MEMBACA
just kill me
Randomlangsung baca aja !! semoga suka~ Jangan membenci pemeran yang jahat ,ini hanya khayalan author, ok!! #'just kill me'#
