__
Keesokan hari kemudian.
"Selamat pagi tuan Duke"ucap Lina yang membangunkan ku.
"Yahoo Lina"ucapku tersenyum.
"Apa jadwalku hari ini Lina?"tanyaku.
"Baik saya akan membacakannya, jam 08:00 anda terbangun, jam 09:00 sarapan pagi. Lalu di lanjutkan dengan undangan festival panen sampai jam 7 malam tuan Duke"ucap Lina.
"Ah benar hari ini, festival panennya sudah di mulai"gumamku
_
Jam 10 pagi
Aku baru turun dari kereta kuda dengan lambang kerajaan agran.
Dan melangka memasuki aula istanah.
"Ah mereka sudah mulai"gumamku yang melihat dari keramaian.
Sudah banyak beberapa ras dari setiap kerajaan.
Dardlion = negara elf/peri
Venistion = negara para dwarf
Babilon=negara para Beastmen
Abdildon/verism=negara para manusia
Dan terakhir negara Agran=negara yang boleh di tinggali segala ras.
"Salam kami kepada kaisar negar Abdildon. Saya adalah utusan dari negara babilon. Mengirim sebuah hadia dari kaisar kerajaan kami"ucap seorang pria bertelinga kucing.
"Emhh dia hewan apa?"gumamku.
Zzt zzt aku menarik salah satu wanita dengan telinga panjang (elf)
"Kakak kakak, dia itu hewan apa. Apa dia kucing?"bisiku.
"Tidak, dari kekuatan yang terlihat dari tekanan keberadaannya. Dia adalah seorang macan tutul"bisik kakak cantik itu.
"Ahh macan tutul, aku ingin menyentuh telinganya"gumamku.
Satu persatu orang maju sembari membawa sebuah hadia.
Tinggal 2 kerajaan yang belum menunjukan utusannya yaitu verism dan agran.
"Salam hormat pada kaisar Abdildon, perkenalkan nama saya adalah Eyden manker, saya adalah seorang utusan dari negara verism"ucap seorang pria berambut emas.
"Kak Eyden"gumamku.
Seorang pria yang tak asing bagiku.
Pria yang tak mengabaikanku
"Sekarang dia sudah berumur 21 tahun yah"gumamku.
Setelah dia memberi penghormatan waktunya aku.
Aku berjalan seperti biasa mendekat.
"Yahooo"ucapku melambai pada kaisar Abdildon.
"Betapa tidak sopan nya anak itu"bisik bisik.
"Benar bagaimana bisa negara Agran mengirim seorang utusan yang tak terpelajar seperti dia"bisik bisik.
"Hallo, aku adalah utusan dari negara Agran. Namaku Arlezan Devilsman"ucapku tersenyum.
"Arlezan Devilsman, tidak mungkin apa dia orang itu?"
"Yah pengkhianat yang mengkhianati negaranya lalu memberikan kepala ayahnya kepada negara musuh"bisik bisik.
"Iya iya itu aku. Jadi apa kalian puas?"tanyaku melihat orang orang yang menbicarakanku.
"Sebenarnya aku sangat ingin memotong lidah para orang orang yang menbicarakanku tadi. Tapi karna paman memintah aku agar tidak melakukannya. Jadi aku tak melakukanya"ucapku tersenyum.
"Ah benar, lalu paman kaisar menyuruhku memberikan ini kepada kaisar Abdildon"ucapku menunjukan kotak sekecil genggaman tangan.
"Ambil itu"ucap kaisar kepada Duke Belion.
Duke Belion mendekat kearaku dan mengambil kotak kecil itu.
"Ah benar kata paman kaisar, isi dari kotak itu adalah sebuah potongan jantung dari kura kura yang sudah berumur 10.000 tahun. Dan kata paman kaisar itu bisa menyembuhkan penyakit"ucapku.
"Baiklah aku akan menerima nya"ucap kaisar Abdildon.
__
Akhirnya pertemuan selesai dan perjamuan pun di mulai.
"Ahhh aku ingin tidur, kapan acara ini selesai. Bosan sekali"ucapku yang duduk di sebuah kursi di tengah tengah bangsawan.
Tap tap
Terdengar langka dari ujung pintu.
Aku melihat seorang pria berambut emas yang keluar dari ruangan itu.
"Kak Eyden"gumamku.
Lalu berjalan pergi juga.
Aku keluar dari ruangan perjamuan, dan mengikuti langka kak Eyden yang mulai melangka ke sebuah taman istanah.
Dia berhenti di sebuah patung yang mengeluarkan air mancur
"Lama tak berjumpa, kesatria manker"ucapku menyapa dari belakang.
Srrt
Dia berbalik dan melihatku.
"Emh lama tidak berjumpa tuan Duke"ucap kak Eyden sedikit membungkuk.
"Sepertinya anda sudah tumbuh lagi yah, bagaimana dengan tunangan anda?"tanyaku sedikit tertawa.
"Tuan Duke, apa anda lupa. Kalau anda sudah membuat negara kami hancur. Lalu kabar tunangan saya bukanlah sesuatu yang patutnya anda ketahui "ucap kak Eyden dengan sinis.
"Ah benar aku lupa, hahah "ucapku tertawa menggaruk rambutku.
"Kalau begitu saya pergi, saya tidak ingin menganggu waktu anda"ucapku berbalik.
"Apa anda tidak menyesal atas apa yang anda lakukan pada negara saya tuan Duke"ucap kak Eyden.
"Emh sama sekali tidak"ucapku sedikit tertawa.
"Anak anak, lansia bahkan ibu hamil menjadi korban atas pengkhianatan anda. Dan anda sama sekali tak merasa menyesal, apa anda tak perna memikirkan mereka para rakyat kecil dan orang orang yang berusaha hidup"ucap kak Eyden.
"Apa kau sudah selesai bicaranya ksatria manker"ucapku.
Srrk
Aku berbalik.
"Untuk apa aku mengasihani mereka?, Apa mereka perna kasihan padaku?. Apa mereka perna menolongku atau rasa iba?, Tidak. Semua orang memanggilku iblis karna rambut hitamku. Jadi kenapa aku tidak menjadi iblis seperti mereka katakan ?"ucapku tertawa.
"Membunuh mereka itu benar benar menyenangkan lho"ucapku tertawa.
"Kau benar benar iblis"ucap kak Eyden.
"Yah akhirnya kata itu muncul dari mulutmu hahah, aku pergi dulu. Salam kepada kaisar verism"ucapku pergi dari tempat itu.
"Sakit, menyakitkan, kenapa kau berkata kasar seperti itu. Kenapa?"
"Itu menyakitkan, kenapa hanya aku yang harus merasakan sakit. Kenapa mereka menyebutku iblis hanya karna aku membunuh orang. Padahal mereka sering membunuh orang lain melalui kata kata mereka. Kenapa aku tidak boleh"
"Sakit ini sakit, benar benar sakit. Aku ingin pergi aku tidak ingin disini, aku ingin mati"
"BERISIK"teriakku memukul dadaku yang berdenyut.
"Diamlah, aku sudah menyuruhmu untuk tidur. Aku tak membutuhkanmu 'perasaan', jadi kau berhenti lah"teriakku terus memukul keras dada yang terus saja berdenyut.
___
"Haaaah sialan"gumamku yang duduk di rumput sambil memeluk kakiku.
"Aku ingin pulang"ucapku yang memegang kepalaku.
2 hari kemudian
Akhirnya festival panen di mulai.
"Selamat pagi untuk para utusan dari negara negara lainya, entah itu ras manusia atau ras lainya"ucap kaisar Abdildon.
"Festival hari ini akan di laksanakan selama 8 jam, yang berarti saat mentari sudah mulai tenggelam itu tanda kalau festival ini akan di akhiri. "Ucap kaisar Abdildon.
"Batas wilaya akan di tandai dengan pita merah yang tertancap pada pohon. Karna wilaya perbatasan cukup besar, jadi 2 orang utusan akan di pasangkan sesuai undian"ucap kaisar Abdildon.
30 menit kemudian.
"Kenapa?"
"Kenapa?, Kenapa dari semua orang aku harus 1 grub dengan Duke Belion kenapaaaa"aku meratapi nasibku yang teramat malang ini.
"Jangan menghambat ku"ucap Duke Belion memacu kudanya.
"Haaah, hyah" aku menghentakan tali pada kuda dan kuda mulai berlari.
Kami mulai masuk kedalam semakin dalam.
"Grrrr" terdengar suara monster yang mendekat.
Jump
Tiba tiba seekor monster kelinci dengan mata merah dan sebuah tanduk besar melompat keara ku.
Sink
Aku menarik kedua pedang dari sarungnya dan segera memotong kelinci itu jadi 5 bagian.
Lalu muncul beberapa ekor lainya.
Dia menggerakkan pedang dengan tangan kanannya. Aura berwarna biru muncul dari pedangnya.
"Apa itu spirit?"gumamku.
Zrrt
Tiba tiba sebuah berlatih terbang keara wajahku.
Tink
Aku memantulkan belati dengan pinggiran pedangku.
"Jangan lengah"ucap Duke Belion dengan tatapan tajam.
"Haaah baik baik"ucapku
__
Kami mulai masuk kedalam hutan.
Semakin dalam monster semakin besar dan kuat.
"Snip snip, bau ini"
Clink
Tiba tiba mataku sedikit silau karna melihat sebuah pantulan cahaya.
Dengan cepat aku melihat ara cahaya itu.
Dan terlihat beberapa orang pria yang memegang Pana, dan pana itu di arahkan kepada Duke Belion.
Srrink
Anak Pana terlepas dan semakin cepat karna Ara angin yang mendukung.
"Duke,Awas"ucapku mendorongnya dari kudanya.
Crak
Pana itu menembus tangan kiriku.
KAMU SEDANG MEMBACA
You And Me (BL) TAMAT
Fantasíaseorang undaed seorang DarkElf Seorang biarawati dan Seorang Necromancer seorang anak laki laki terlahir dengan rambut hitam di negara yang menganggap rambut hitam adalah simbol dari iblis. pergi, dasar iblis menjijikan cerita bl dicampur aksi, yan...
