∞ 4 ∞

352 35 6
                                    

Setelah menunggu sekian lama, pada akhirnya Agnes dan Fauziah pun keluar dari ruangannya.

"Si Bian baik baik aja, kan? "
-Nyscheae

"He’s okay, chea. But guys, kita semua satu spesies, kan? "
-Fauziah

"Satu spesies? Ya iyalah. Kita kan manusia semua! Emangnya kalo bukan manusia, lu pada spesies apa? Yang begituan kok dipercaya. "
-Sofia

"Kalau beneran ada? "
-Agnes

"Maksud?"
-Sofia

"Sof, ini si Agnes kebanyakan nonton film nih."
-Hazel

"Tau nih! Yang begituan mah kaga ada. Iya kan, Zel?!"
-Sofia

"Hazel-"
-Aphmaura

"Aphmaura."
-Yenny

"..."
-Aphmaura

"Apa?"
-Sofia

"Iya, Sof. Yang begituan nggak nyata. Itu cuma dongeng."
-Yenny

"Tuh, Nes! Dengerin."
-Sofia

Sofia tersenyum bangga karena didukung oleh Yenny dan Hazel.

"Oh iya, eee.. Sof, gw habis chattan sama abang lu. Katanya dia mau ketemu."
-Yoshi

"Sofyan? Ngapain dia ngajak ketemuan? bentar. Gw chat dulu."
-Sofia

"Handphone lu lowbat, kan?"
-Kinara

"Iya juga."
"Yaudah deh, kalo gitu gw duluan."
-Sofia

Setelah Sofia pergi dari sana, Yenny menggeplak kepala Fauziah dengan kuat.

"Lu ngapain nanya yang begituan didepan Sofia?! Udah tau dia manusia. Lu mau identitas kita kebongkar, hah?!" -Yenny

Fauziah menunduk takut ketika merasakan aura khas Vampire nya Yenny ada disekitar.

"Y-ya maaf, Yen!"
"Gw lupa kalau dia manusia.."
-Fauziah

"Ck. Screw you! Untung dia nggak curigaan orangnya."
-Yenny

"Calm down miss Vampire, we can talk about this."
-Agnes

"Zia, apa yang mau di omongin?"
-Kinara

"Kayaknya nggak bagus kita bahas disini. Kita pindah ke ruangan Kecemasan aja, gimana?"
-Fauziah

"Ruangan Kecemasan? Baru tau."
-Aphmaura

"Mangkanya, mending jadi anak kedokteran biar tau semua rahasia di sekolah ini." -Agnes

"Apa hubungannya antara kedokteran dengan rahasia sekolah?" -Yoshi

"Ada deh"
-Fauziah

Fauziah pun memimpin jalan mereka untuk menuju ke ruangan kecemasan di sekolah mereka.

Mereka memasuki ruangan OSIS.

"Katanya mau ke ruangan kecemasan? Gila kali ya."
-Hazel

Fauziah menjauhkan lukisan foto kepala sekolah yang terletak didekat mejanya kepala sekolah.

Ketika lukisan foto itu dijauhkan, ternyata dibelakangnya ada sebuah pin code dan juga tombol merah.

"Anjir"
"Kenapa gw gapernah tau ya?"
-Yoshi

"Yang tau ruangan ini cuma anak kedokteran, osis inti, dke pramuka, kepala sekolah, sama guru guru inti doang. Yang lainnya, mana tau soal ini."
-Agnes

"Weh, mana bisa gitu?!"
-Aphmaura

"Bisa lah."
-Agnes

Fauziah memasukan passwordnya dan menekan tombol merah itu.

Different universe // Jaemin HaremTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang