SPECIAL 1B : GIFTS

1.7K 88 3
                                        


(Beam)

"Ku pikir, tidak akan ada perlakuan khusus?"

"Ya. Kami pikir kau tidak akan pernah menggunakan pengaruh ayahmu dalam keadaan apa pun?"

"Tapi bagaimana kau bisa dibebaskan dari mengenakan kostum ini ??? Jika kau akan menarik beberapa tali, kau seharusnya menyertakan kami."

Haysss~

Pha dan Kit telah mengomeliku selama berjam-jam sejak aku tiba. Ini adalah hari terakhir kegiatan, dan mereka sangat kesal dengan kenyataan bahwa aku tidak muncul kemarin terlepas dari semua pesan mereka. Kemudian aku muncul dengan kemeja dan jeans kasual ku, tidak mengenakan kostum bodoh yang masih mereka pakai. Para senior bahkan tidak memintaku untuk menggunakannya. Mereka hanya memberiku celemek, jadi aku bisa melakukan pekerjaan ku.

Namun, ayah ku tidak melakukan semua ini.

"Forth yang berbicara dengan presiden kita, bukan ayahku," kataku tanpa basa-basi. Dia tidak ingin melihat ku dengan rok itu lagi, jadi dia pergi ke rektor fakultas kami. Padahal, aku tidak tahu bagaimana dia melakukannya. (Mungkin, dia mengancamnya. Hehe) Aku kira, dia mengintimidasinya dengan keseriusannya atau memikatnya dengan kelembutannya. Aku harap itu yang pertama.

"Forth? Lalu kenapa dia tidak membawa kami? Apa kau tahu apa yang harus kami lalui dengan ini? Aku telah melihat foto-foto yang diunggah di media sosial, dan netizen berpikir bahwa aku imut!"

"Tapi, kau benar-benar imut, Kitkat," godaku, membuatnya mendengus kesal.

"Hei, Beam. Jangan pernah memberikan omong kosong itu. Kami sudah muak. Bahkan kekasihku Yo berpikir aku lebih manis darinya. Dia sering menggodaku, dan tidak akan lagi membiarkanku memimpin! Aku bahkan belum melakukannya dengan caraku tadi malam!" Pha mengeluh, namun suaranya masih penuh kasih sayang untuk Yo. Dia pasti kesal dengan kenyataan bahwa Yo juga bisa membalikkan keadaan karena teman kami ini adalah top.

Yah, waktu berlalu sangat cepat. Sudah sebulan sejak Yo memberikan persetujuannya untuk lebih intim satu sama lain, atau mengutip dari Pha di bab sebelumnya, 'melakukan apa yang telah aku dan Forth lakukan.'

"Tapi, lihat dirimu...dibebaskan sepenuhnya dari hukuman ini saat baru bercinta (-_-") dan santai. Tidak heran kau lebih sering tinggal di apartemen Forth daripada apartemenmu. Kenapa kau tidak memindahkan barang-barangmu ke tempatnya saja?" Dia menambahkan, lalu menatapku dengan masam.

Huh~

Aku sangat benci kalau Pha sedang kesal. Mulutnya tidak berhenti begitu saja. Dia lebih cerewet daripada Kit! Padahal, dia sebenarnya benar. Aku berada di tempat Forth kemarin, dan beberapa hari yang lalu, dan minggu lainnya, atau katakan saja tidak ada minggu yang akan berlalu tanpa aku tinggal di kamarnya.

Apa yang bisa ku lakukan? Lebih enak disana, Plusss, jauh dari hidung mereka. Kami bisa melakukan apapun yang kami inginkan. Apa saja seperti menonton film, bermain game, mendengarkan musik, dan... memasak makanan. Aku suka memasak, karena aku suka makan. Aku seorang juru masak yang baik seperti dia, jadi kami yakin bahwa kami tidak akan pernah kelaparan. ;)

Sebenarnya, jika dia tidak dibutuhkan hari ini oleh timnya, kami lebih suka menghabiskan sepanjang hari di dalam kamar. Sesuatu yang tidak aku sukai sebelumnya sampai Forth datang.

Aku membiarkan mereka mengomeliku tanpa henti.

Tapi begitu kami harus melayani pelanggan lagi, mereka tidak punya pilihan selain meninggalkan ku sendiri. Seperti biasa, aku berada di belakang konter sementara keduanya melakukan servis. Kadang-kadang, ada beberapa yang akan meminta untuk berfoto bersama mereka, dan meskipun mereka membenci ide cosplay ini (setelah kami berpakaian seperti perempuan), mereka tetap perlu tersenyum di depan kamera. Setiap kali aku tertawa, mereka akan langsung memelototiku.

[END] ENGINEERING MOON & THE CRAZY DOCTORCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang