Bab 21. Cincin Pengikat dan Kehidupan yang Diincar

2.1K 520 112
                                        

"Besok Mas jemput selepas Maghrib?"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Besok Mas jemput selepas Maghrib?"

"Iya. Tapi tadi bicara apa Mas dengan bapak?"

"Oh...menyampaikan salam dari Mas Banyu Biru dan Mbak Agni. Kenapa?"

"Kok sepertinya serius banget?"

"Loh...namanya juga sedang memulai usaha pendekatan. Semua harus dijalani dengan serius."

"Huum..." Gia mengangguk dan pegangan tangan mereka terlepas. Garin masuk ke mobilnya dan Gia meraih tangan pria itu untuk dicium. Senyum sumringah segera terbit dari bibir Garin dan dia menatap tangannya lama.

"Haiish...kenapa sih Mas..."

"Tidak apa-apa. Bahagia saja."

"Hati-hati ya."

"Mas akan menelepon setelah rumah beres."

"Iya."

Mereka saling berbalas salam dan Garin justru menunggu hingga Gia kembali menutup pagar. Deru mobil pria itu segera terdengar dan Gia masuk ke rumah. Suasana ruang tamu sunyi dan Gia melangkah ke ruang keluarga. Televisi menyala dan bapaknya sedang menyaksikan acara bincang-bincang di sebuah televisi lokal. Pria itu mengipasi tubuhnya dengan sebuah kipas dari anyaman bambu.

Gia yang melihat bapaknya begitu serius, tidak berniat mengganggunya. Dia melangkah ke dapur dan menemukan ibunya yang sibuk mengayak tepung.

 Dia melangkah ke dapur dan menemukan ibunya yang sibuk mengayak tepung

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Mau bikin apa Bu?"

"Kata Garin brownies nya ibu enak. Ibu mau bikinkan buat Garin biar dibawa pulang ke Solo."

"Oh..."

"Sekalian besok mau ada tamu kan..."

"Tamu?" Giana yang selesai menuang air minum urung meminumnya. "Tamunya ibu dan bapak?"

"Iya..."

Gia mendengar suara ibunya menggantung dan wanita itu menatapnya sambil tersenyum.

"Kenapa Bu? Siapa tamunya?"

"Itu...pasangan Pramoedya."

"Heh?!" Giana menepuk dadanya berkali-kali. Satu-satunya keluarga dengan nama belakang Pramoedya yang dia kenal adalah keluarga Banyu Biru Pramoedya...

THE LEFTOVERS LADYCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang