Seorang anak perempuan bersurai merah, putih,biru dengan manik biru langit yang indah, berusia sekitar 5 tahun kini sedang berlari untuk mengejar teman nya. Seorang anak lelaki bersurai merah,putih dengan mata ruby nya yang kini berusia 7 tahun.
"INDOO!!AKU AKAN MENANGKAP MU!!"
Teriak sang anak perempuan yang berusaha memanggil teman nya yang kini jarak nya cukup jauh darinya.
"COBALAH!! JIKA KAMU BISA LANDS!! HIHI!"
Balas sang anak lelaki yang melirik sebentar ke arah orang yang meneriaki nya dari belakang, lalu kembali melihat ke arah depan untuk mengfokuskan dirinya dan mempercepat laju larinya.
"HEI!!AWAS YAA!!" Ancam si anak perempuan. Lalu mempercepat laju larinya juga untuk bisa menyamakan kecepatannya dengan sang anak lelaki yang didepan nya untuk mengejar dan berniat menangkap anak lelaki tersebut.
Tak lama dari aksi teriak-teriakan tadi. Si anak laki-laki yang diketahui bernama 'indo' itu terjatuh ia tak sengaja menginjak batu yang membuatnya kehilangan keseimbangan nya dan membuatnya jatuh begitu saja dengan muka nya yang langsung mencium tanah.
Si anak perempuan yang diketahui bernama 'lands' itu pun terkejut bukan main. Ia langsung menghampiri teman laki-laki nya itu.
"Astaga! Indo?! Apa kau baik-baik saja?!" Ujar lands khawatir. Ia langsung memegang pundak indo untuk membantunya bangun dan mendudukan tubuh indo untuk melihat kondisi indo.
Lands dapat melihat muka indo yang masih shock melihat ke tanah bekas Ia terjatuh tadi dan berusaha untuk menahan dirinya agar tidak menangis. Muka indo yang terdapat luka goresan di pipi,hidung dan dahinya serta debu dan tanah yang menempel hampir di seluruh mukanya.
Lands yang melihat hal tersebut pun dengan sigap langsung mengelus muka indo yang terdapat tanah disana dengan lembut takut Ia membuat luka di muka indo semakin buruk dan takut indo merasa perih.
Indo anak yang kuat. Ia tidak akan menangis,meski rasa perih sempat melanda saat lands mengelus mukanya dengan kasar tanpa disangaja. Lands langsung meminta maaf tetapi indo hanya membalasnya dengan anggukan dan Ia langsung melihat kedua lutut nya yang sedikit terluka dan memerah karena tidak dilindungi oleh sehelai kain apapun,Ia menyesal tidak mendengarkan perkataan ibunya yang menyuruhnya untuk memakai celana di bawah lutut. Oke, kali ini indo tidak akan membatah perkataan ibunya. Takut kualat lagi.
Lands yang melingkarkan tangan kanan nya di pundak indo dan tangan kiri nya memegang tangan kiri indo erat. Berusaha membantu indo untuk berdiri.
"Indo ayo kerumah ku.. Kita obati dulu luka mu"
"Tak apa lands.. Sudah tidak sakit kok"
Begitulah indo, sangat keras kepala. Lands yang mendengar hal tersebut hanya bisa menghela nafas dan berpasrah. Susah sekali untuk menghadapi indo yang keras kepala.
Tak lama ibunya indo datang. Ia tak sengaja lewat saat belanja sayur lalu mendengar ada suara orang terjatuh saat di dekati ternyata itu indo anak nya yang kini terluka di area muka dan lutut nya yg sudah lecet.
"ASTAGAAA INI KENAPA ANAK KU BISA JATUH GINII" khatulistiwa yang langsung panik dan memegang pipi indo dengan seenak jidat,sang empun hanya bisa mengringis menahan sakit karena luka lecet nya di tekan cukup kuat oleh sang ibu.
"Aw! Ibu sakit ih!"
"Eh- maaf ga sengaja hehe. Yuk kerumah kakak kamu sama ayah udah menunggu kamu"
"Yuk! Lands.. G usah khawatir yaa ada ibuku yg bakal jagain akuuu"
Lands yg mendengar hal tersebut merasa sedikit lega.
"Um... Indo sebelum pulang boleh ga kita foto bareng? Aku harus pergi.. Karena ayah ku.. " ucap Lands seraya mengambil kamera antik miliknya.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐓𝐀𝐊𝐃𝐈𝐑 & 𝐂𝐈𝐍𝐓𝐀 || 𝐍𝐞𝐭𝐡𝐞𝐫𝐢𝐧𝐝𝐨
FanfictionIndonesia. Dia mencintai seorang lelaki,yang tampan,dingin,cuek,tidak berperasaan dan pelit ekspresi 'Neth'.untuk menaklukkan hati seorang Netherlands yg dingin dan keras sekeras tembok maka dia harus berjuang lebih keras untuk mendapatkan nya. Tet...
