Bab 10 : Rencana (13+)

35 2 0
                                        

Roman tidak bergerak dia hanya diam mematung di sana. Membiarkan Azuya menyelesaikan perkataan nya terlebih dahulu.

Roman:"ya?"

Azuya tanpa basa-basi langsung mencium Roman tepat di bibirnya. Roman yang terkejut langsung mendorong Azuya menjauh darinya. Wajahnya memanas, Roman kemudian menutupi mulutnya dengan punggung tangan nya.

Roman:"apa-apaan!?"

Azuya tanpa membalas perkataan Roman, dia kembali mencium Roman sambil memeluknya. Tangan kirinya memeluk pinggang Roman yang ramping dan tangan kanannya memegang kepala Roman untuk memperdalam ciuman mereka.

Roman:"mmh~..."

Setelah puas bermain dengan bibirnya Roman, Azuya mulai beralih ke leher Roman dengan niat untuk membuat sebuah tanda kepemilikan di sana.

Roman yang menyadarinya, langsung menahan kepala Azuya dan memintanya berhenti.

Roman:"cukup!..."

Azuya:"tapi...aku baru saja ingin memulai nya..."

Roman:"jangan sekarang Azuya...lukamu belum sembuh"

Azuya:"kalo aku di kasih begituan pasti sembuh kok!ಠ⁠◡⁠ಠ"

Roman:"jangan ngadi-ngadi kamu ya! Terlebih lagi, kakiku juga masih sakit...kalo ditambah sama kerjaan mu bisa-bisa aku ga bisa jalan besok!ಠ⁠︵⁠ಠ"

Azuya hanya menyengir, Roman yang melihat itu hanya menggeleng kepalanya dengan pelan.

Azuya:"berartiii...."

Roman:"apa lagi?"

Azuya:"hehe..."

Roman mulai was-was melihat ekspresi menjengkelkan dari Azuya. Roman meneguk ludah kasarnya, berharap Azuya tidak memikirkan yang aneh-aneh.

Azuya:"ga kok...yok balek tidur!"

Azuya berjalan ke arah tenda sambil tertawa jahat dengan suara yang kecil namun masih bisa didengar oleh Roman.

Roman:"anak gila...ತ⁠_⁠ತ"

Roman pun menyusul Azuya ke dalam tenda dan tidur kembali.

*Skip*
*
*
*
*
Keesokan harinya, seperti biasa Roman pasti akan Bangun duluan. Tak lama kemudian di susul oleh Blane.

Blane:"hoamm...selamat pagi"

Roman:"selamat pagi...udah bangun?"

Blane:"gak masih tidur...ya jelas udah bangun lah Man ->-"

Roman:"hehe, aku cuman basa-basi lho..."

Blane kemudian berjalan ke arah Roman dan membantu menyiapkan sarapan mereka. Di selah saat mereka memasak, Blane membuka suara.

Blane:"btw...kamu udah bilang terimakasih sama Azuya?"

Roman langsung menepuk jidatnya dengan pelan. Dia terlalu senang saat Azuya sudah sadar sehingga dia lupa kalau dia belum mengucapkan terimakasih kepada Azuya.

Roman:"astaga, aku lupa...Blane tolong selesaikan ya..."

Blane:"siap!"

Saat Roman akan berbalik, tiba-tiba saja Eben bangun dan menyapa mereka berdua sambil berjalan ke arah mereka.

Eben:"selamat pagi..."

Blane&Roman:"selamat pagi/pagi"

Roman:"pas sekali kamu bangun Eben, tolong bantuin Blane siapkan sarapan ya? aku akan membangunkan yang lain..."

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 03 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

First Love - Azuroman Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang