Memuaskan adik om Rio

41.1K 80 3
                                    

Tak lama kami berciuman, om Rio melepaskan lumatannya dan dia tergesa-gesa membuka celana panjang yang sedang dipakainya. sedangkan aku, malu-malu melihat pemandangan itu. Om Rio menyuruhku membuka gamis dan menyisakan pakaian dalam serta kerudung jangan dilepas. Kini, aku sedang menahan malu di depan om Rio. Baru pertama kali aku berpenampilan seperti jalang di depan orang lain (padahal selalu lakuin itu kalau vcs).

Kini, om Rio sudah membuka celananya dan terpampanglah kontolnya yang sangat panjang dan besar. Aku menahan ludah kasar, demi apapun aku baru melihat langsung/perdana kontol Segede ini.

"Sayang sini, jongkok coba. Kocok kontol om sama nanti masukin ke mulut kamu" kata om Rio

"aku gabisa ngocok om, lagipula itu gapapa kalau dimasukin ke mulut?" tanya aku gatau pura-pura polos atau beneran polos

"nanti om ajarin, sini tangannya om tuntun"

"iya om" kemudian aku menyodorkan tangan kiri dan om Rio langsung meraih tanganku dan diarahkan ke kontolnya om Rio. Om Rio mengajariku caranya mengocok kontol agar cowoknya kenikmatan.

"nih gini, sayang caranya. bisa kan? dimaju mundurkan tapi pake rasa. pelan dulu okey?"

"iya siap bos". aku langsung mempraktekkan apa yang dikatakan om rio. aku memaju mundurkan tangan kiriku yang sedang menggenggam kontol om Rio. dia sedang mendesah kecil rupanya. aku sangat senang dia mendesah karenaku.

"ouhh kiaaahh, enak banget kocokan tangan kamuhhh. terus kiaahhhh yang kuatghh ngocokhhhnyahh" ucap om Rio sembari menggigit bibir bawahnya. sementara aku, hanya fokus melakukan aksi tersebut.

semakin kuat aku ngocoknya, semakin keras desah om Rio memanggil namaku terus-menerus. dan sekarang dia minta aku untuk mengulum kontolnya.

"sudah dulu, kia cepatlah kulum kontol om. ini juga cukup maju mundurkan jangan sampai kena gigi"

"aku boleh jilat dulu? aku mau mempraktekkan ilmu dari video bokep yg aku tonton. boleh kan?" ucap aku sambil memohon sedikit.

"boleh dong, sayang sesuka hatimu saja. ayo, lakukanlah". ucap tegas dirinya

"siap!!" aku langsung meraih kontolnya dan mencoba memasukkan kedalam mulutku yang kecil ini. aku sempat berfikir takut ga masuk. tapi aku berusaha dulu. awalnya kesusahan dan aku suka ingin muntah. tapi, aku coba memaju mundurkan mulutku dan gigiku tidak mengenai kontol om Rio.

"ouhhh enak bangethhhh kulumannhhh kamuhh sayanghhh. ouhhhh iyahhjj terusshhh sampai dalemmmhhh terus sayanghhhh ouhhhhchhh" erangan om Rio dan terus berteriak mendesah

"ahhhh iyahhh omhhhh enak bangethh kontol ommhhh" ucap aku

"terushhhh sayanghh" tak lama aku mengulum kontolnya, om Rio menyuruhku untuk mengocoknya pakai tanganku dan tak bilang apa-apa lagi selain menyuruh itu. lantas aku pun langsung menurut saja dan melakukannya, pas tengah-tengah aku kocok, cairan kontol om Rio muncrat ke wajahku hingga kena ke kerudung yang aku pakai.

CROT..

"ihhh om rio, kenapa ga bilang mau crot sih!! liat nih kena muka ku semua kan sama kerudung aku kena cairan om Rio. mana banyak banget ditambah kentel putih. ihh kesel deh" ucap aku sambil marah sedikit

"ucucup sayang maapin om ya.. abisnya mulut, lidah sama tangan kamu enak banget sama wajah kamu yang menggoda jadi ingin mengerjai kamu. maaf ya sayang"

"emm iya deh, tapi sekarang ayo puasin akuuuuuuu"
rengek aku kepada om Rio

"ayo sayang mari om Rio puaskan sudah saatnya kamu akan menikmati surga dunia ini. tapi sebelum itu om mau bermain dengan tubuh kamu dulu ya. dijamin kamu bakal melayang setinggi mungkin" kata om Rio sambil meyakinkan aku.

aku hanya diam dan membayangkan kenikmatan yang aku impikan pas nonton bokep akhirnya akan segera terwujud. "iya om lakukanlah, tapi aku pengen di video kegiatan panas kita om, gapapa kan?"

"iya gapapa sayang. let's play baby!!" ucap om Rio sembari semangat plus plus

pelacur syar'i (on going)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang