nadia murka

35 2 0
                                        

Sekarang argan sudah sembuh dari demamnya
ia sedang sibuk mengecek email dari abinya yang sudah dikirim

"nadia,saya boleh minta tolong?"ucap argan

"hm?"ucap nadia

"ambilin saya minum saya sedang sibuk dengan email email ini yang dikirim Abi"ucap argan

"gak usah manja ambil itu minum sendiri"ucap nadia

"saya minta tolong"ucap argan

"oke gak usah bawel setelah gue ambilin minum lo gak usah nyari gue kalau lo nyari gue bisa bisa lo demam kayak kemaren lagi nyusahin,cih"ucap nadia

"astaghfirullah haladzim"ucap argan seraya beristighfar

Setelah selesai mengambilkan suaminya air putih dia bergegas menuju markasnya dikarenakan nadia sepulang sekolah begitu perkejaannya

sesampainya nadia dimarkas

"hallo gyusss,huh akhirnya bebas juga gue dari suami gue"ucap nadia

"kenapa dengan suami lo nad?"ucap ajeng

"tau tuh Dateng Dateng bilang gtu gak boleh tau nad"ucap reny

"dia nyebelin apa gunanya tangan dan kaki dia nyuruh gue ngambil minum lagi ngeselin kan suami gue tuh"ucap nadia

"kasian tapi gapapa sini peluk"ucap arya yang tiba tiba nongol

"mulai mulai bulolnya"ledek elgi

"biarin kasian jomblo"ledek arya

"enak aja terus ini ajeng gue anggap siapa njir ya kali pembantu gue"ucap elgi

"jadi reny dong yang jomblo?"ucap nadia

"gue gak jomblo ya nad,lo ngeselin ih"ucap reny

"Reny gak jomblo dia cewek gue"ucap shaka

"waduh waduh"ucap nadia

"Hahahaha"

Dan mereka pun tertawa bersama,mereka membahas hal hal yang bisa menghibur diri mereka masing masing dengan cara apapun itu mereka akan lakuin bersama sama

Beda lagi dilain tempat argan kelimpungan mencari istrinya tersebut

"ya allah nadia nadia kamu dimana saya khawatir sama kamu"ucap argan

"argan kenapa?"tanya umi

"eumm itu mi nadia tadi pergi gak tau kemana"ucap argan

"udah pamit sama kamu dia perginya kemana?"tanya umi

"ngga umi"jawab argan

"sebentar umi akan telfon Abi"ucap umi

"gak usah mi argan akan berusaha mencari nadia sendiri kalau nanti gak ketemu insyaallah argan telfon umi atau Abi"ucap argan

"yasudah hati hati ya nak kalau ada apa apa kabarin umi"ucap umi

"iya umi saya pamit asalamualaikum"ucap argan

"walaikumsalam"ucap umi

argan berkeliling kota tapi nihil dia tidak menemukan istrinya itu ia semakin gelisah dan khawatir istrinya kenapa napa

"pasti markas"ucap argan seraya melajukan mobilnya

Di markas

"ar gawat kayaknya itu suaminya cewek Lo"ucap shaka

"lah iya anjir bener gue akan beritahu Nadia"ucap arya

"sayang"panggil arya

"iya kenapa ay?"ucap nadia

"itu didepan ada suami kamu,kamu gak mau menemuinya?"ucap arya

"males gue ar ngapain cowok kayak dia ditemuin"ucap nadia

"udah temuin aja nad siapa tau ada hal penting yang harus dibicarakan sama Lo"ucap ajeng

"yaudah teman teman gue kebawah dulu"ucap Nadia

Sesampainya didepan markas nadia murka benar benar murka wajahnya Nadia saja sekarang sudah memerah menahan amarah

"eh,kamu disini ternyata benar dugaan saya kamu dimarkas"ucap argan terseram tipis

"dari siapa lo tau markas ini?!"ucap nadia

"tadi saya tanya sama anak anak sekolah kamu,saya juga sekarang ngajar disekolah kamu"ucap argan lembut

"Lo bener bener ya ngelunjak"ucap nadia dingin

"saya khawatir sama kamu jadi yaudah saya berinisiatif untuk mencari kamu zaujati"ucap argan

"LO BUDEG APA GIMANA SI GAN?!GUE KAN UDAH BILANG LO GAK USAH NYARI GUE LO DIBILANGIN MALAH NGELUNJAK"teriak nadia didepan argan

"pelanin suara kamu gak baik bicara begitu sama suaminya"ucap argan lembut

"diem,pulang argan"usir nadia

"saya gak mau pulang sebelum kamu mau pulang sama saya"ucap argan

"gua gak mau pulang"ucap nadia

"baiklah pulangnya jangan malam malam ya saya pulang duluan"ucap argan lirih




DEAR GUS ARGAN (on going)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang