Who's Xabira?

104 3 0
                                        

"Kalau bukan karena Xabira, gue udah bunuh dia dari lama sialan" desisnya gelap mata.

"Masalah Xabira lagi? Udahlah lupain aja, lagian gue cuma nolak dia doang" jawab Nathan santai.

"CUMA?!" ujar Xabiru lalu menghantam Vano.

Bughh..

"ADEK GUE GILA ANJINGG, GILA KARENA TEMEN BIADAB LO, GASEGAMPANG ITU BUAT LUPAIN APA YANG UDAH DIA LAKUIN KE ADEK GUE" teriak Xabiru murka dan berhasil membuat Nathan menatap nya terdiam.

"Lo gabisa nyalahin gue, setiap orang punya pilihan, dan pilihan gue bukan Xabira" Nathan berujar mantap.

"Adek gue gila karena lo, kalau bukan lo yang gue salahin siapa lagi hah, gue bener bener muak liat muka lo Nath" Ujar Xabiru dengan iris benci, ia bersiap untuk melayangkan pukulan telak ke arah wajah tampan Nathan lagi, namun terhenti.

"Shut up!" Potong Sofia.

"Kalau ada masalah bisa diomongin nanti sialan, gue sama temen temen gue gatau apa apa disini, kita mau balik kehambat sama adu jotos kalian" ujarnya sengit.

"Wow, berani beraninya, siapa lo?" Tanya Xabiru sambil menelisik Sofia.

"Mangsa berikutnya Nath? Mau lo bikin gila juga dia?" Ujarnya pada Nathan sembari terkekeh sinis.

"Jaga omongan lo, dia gaada sangkut pautnya sama ini semua, dan jangan bawa dia ke masalah ini" jawab Nathan.

"Inget ucapan terakhir gue sebelum bawa Bira pergi? Siap siap, itu bakal kejadian ga lama lagi" jawab Xabiru santai membuat Nathan geram.

"Gue rasa cukup untuk hari ini, tapi jangan harap lo bisa hidup tenang Nathan" ujar Xabiru lalu mengambil kembali helm yang ia buang asal tadi.

Xabiru dan teman temannya lantas pergi meninggalkan Reyvaska.

"Sialan" umpat Nathan geram.

hening sesaat, mereka semua mencoba menerka apa yang baru saja terjadi.

"Amarah Xabiru masih belum reda setelah lama dia menghilang" ujar Darren menerawang.

••••••••

Flashback on..

Secara tergesa gesa Xabira menuruni tangga sambil berteriak, "ABANGGG AYOO BURUANN, NANTI BIRA TELAT NIHH".

Dengan santainya Xabiru menjawab, "Gua ga sekolah, ada yang mau gua urus dikantor".

"Lah terus aku berangkat sama siapa" kesal Xabira.

"Taxi ada, ojol ada" ujar Xabiru lagi.

"GAMAUU, NTAR KALAU AKU DI CULIK TERUS DI JUAL GIMANA" teriak Xabira tepat di telinga Xabiru.

"Nanti gua telpon Nathan, lo bareng dia" jawab Xabiru.

"Ck, yaudah. Dasar abang tidak berguna"
ujar Xabira tak digubris oleh Xabiru.

Xabiru membuka handphonenya mencari nomor Nathan dan menelponnya.

"Nath, gue hari ini ga sekolah. Tolong jemput Xabira" ujar Xabiru lalu Nathan berdehem, sambungan telpon pun terputus.

"Udah gua telpon, tunggu di depan sana" ujar Xabiru pada Xabira.

"Yaudah aku ke depan".

"Hati - hati, kalau Nathan ngebut bilang ke gue" ucap Xabiru sembari mengelus kepala Xabira.

"Siap boss, laksanakann" jawab Xabira membuat sang kakak terkekeh.

AODRATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang