H&S 4

539 56 0
                                        

Tandai Typo⚠️

Jangan lupa meninggalkan jejak dengan Follow + Voment!

⛔Dimohon Bijak dalam membaca⛔

Enjoy
&
Happy Reading♡













"Jadi mau potong rambut apa make wig?" Tanya zeyfan sekali lagi karena menunggu jawaban dari adiknya.

"Potong aja biar gak ribet" Setelah menimang nimang akhirnya Narra lebih memilih memotong rambut panjangnya yang tergerai indah.

"What?! Lo yakin mau ngorbanin rambut lo?" Balas Zeyfan.

"Gpp sebenarnya gue ada rencana potong rambut yaudah sekalian aja" Ucap Narra tanpa beban melihat wajah abangnya yang masih terpaku.

"Ck! Jadi gak?" Tanya Narra membuyarkan pikiran zeyfan

"Ja jadi dong! Vano tugas lo sekarang bawa Narra ke mall dan rubah penampilannya Narra kek gue, ngerti?" Tanya Zeyfan kepada Vano.

"Mengerti Tuan Muda" Vano langsung menganggukkan kepalanya.

"Oke lo berdua sekarang boleh pergi, lo gak perlu khawatir Vano. Temen gue bakal kesini nanti buat jaga gue" jelas Zeyfan yang melihat raut wajah khawatir dari Vano.

"Baik Tuan Muda, Mari nona muda saya akan mengantar dan menemani anda" Setelah mendapatkan persetujuan dari Nona mudanya itu Vano dan Narra sekarang berada di jalan menuju ke mall.

Narra yang berada di dalam mobil tepat di samping kursi pengendara hanya menatap keluar jendela mobil yang menampakkan langit sore yang akan segera berubah warna menjadi kelabu dan tentu juga menikmati pemandangan kenderaan padat yang berlalu lalang.

Sekarang disinilah mereka setelah melewati pintu kaca besar mall tersebut. Sejujurnya Narra sangat jarang ke mall karena apapun yang dia inginkan bisa diantar langsung ke mansionnya sangat jarang dirinya untuk menapakkan kaki di tempat yang ramai.

"Nona mari saya antarkan ke barbershop yang berada di lantai 3" mendengar hal itu narra langsung mengikuti Vano yang bergerak ke arah lift dengan kaca transparan itu.

"Selamat Malam apa ada yang bisa kami bantu?" Sapa salah satu pegawai Barbershop tersebut yang melihat Vano dan Narra sudah masuk ke dalam sana.

"Gunting rambut" Bukan Vano yang menjawab melainkan Narra yang berdiri tepat di samping Vano.

"Baiklah Nona silahkan duduk di kursi sebelah sana" ucap pegawai tersebut sambil tersenyum sopan.

Narra yang dipersilahkan duduk pun langsung mengambil tempat duduk sambil menarik nafas panjang karena bersyukur bisa duduk dengan nyaman.

"Kira kira model rambut seperti apa yang Nona inginkan?" Ucap pegawai itu.

Narra yang di tanyapun segera membuka ponselnya dan menekan logo aplikasi yang tertulis galeri itu kemudian menunjukkan foto saudara kembaranya kepada pegawai tersebut.
Awalnya pegawai tersebut sedikit heran karena gaya potongan yang dimintanya adalah model potongan rambut laki laki tapi dia hanya menganggukkan kepalanya dan menjalankan tugasnya sesuai keinginan konsumen.

HIDE AND SEEKTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang