H&S 8

427 42 0
                                        

Tandai Typo⚠️

Jangan lupa meninggalkan jejak dengan Follow + Voment!

⛔Dimohon Bijak dalam membaca⛔

Enjoy
&
Happy Reading♡











Sekarang mereka sudah sampai di depan rumah tak bertingkat yang terbilang cukup luas kemudia mereka berjalan masuk ke dalam setelah memarkirkan motor di bagian belakang rumah itu.

Hal pertama yang zen lihat saat masuk ke dalam rumah itu hanyalah kegelapan dan beberapa ruanga sangat minim cahaya serta barang barang antik yang masih kokoh, walaupun begitu rumah ini terlihat cukup bersih begitulah isi pikiran zen sekarang.

"Woi zen kesini, jangan ngelamun lo" Ucap Reza yang sudah berdiri di depan lemari besar dengan Bara dan Nando di sampingnya.

"Ngapain berdiri depan lemari?" Tanya zen yang sudah berada di dekat lemari.

"Udah sekarang deketin sini sampe kaki lo nginjak karpet" zen melakukan sesuai instruksi tapi dia hanya berdiri memberi jarak sedikt pada mereka.

"Ck! Zen dekatan dikit napa? Yang ada kalau lo berdiri disitu kepala lo kepentok tembok" Nando sekarang sudah gemas dengan tingkah zen.

Bara yang melihat zen tidak kunjung bergerak menarik tangan zen cukup kencang sehingga badannya sedikit terhuyung pada Bara.

"Nyusahin" Ucap bara singkat sedangkan yang dikatain hanya menatap bingung.

Reza yang melihat semua sudah berada di lingkaran karpet itu menggeser patung singa kecil yang berada di samping lemari tiba tiba lemari itu bergerak memutar dan di gantikan dengan lemari yang persih sama namun orang orangnya sudah tidak berada disana dan patung singa tadi kembali pada posisinya, waw magic bukan? Bukan.

"Jadi ini markas D.O.D yang sebenarnya? Keren juga apa gue bikin satu juga yang kek gini di mansion papa?" pikir zen yang masih meneliti tempat mereka berada.

"Woi zen ngapain lu masih disitu? Buruan duduk" ajak Nando.

"Kok sepi anggota yang lain mana?" Tanya zen yang sudah duduk di single sofa.

"Oh emang kalau masih sorean gini sepi zen, ramenya nanti kalau udah jam 9 malam ke atas" Jelas reza yang baru saja mengambil minuman di kulkas.

"Nih minum biar seger" lanjutnya meletakkan beberapa kaleng soda di meja.

"Thanks bray lo emang paling peka dah" sahut nando yang hanya di tatap sinis oleh reza.

Tiba tiba Bara meletakkan foto seorang laki laki yang bisa dibilang tampan di atas meja.

"Ini siapa?" Tanya zen mengambil foto itu.

"Itu salah satu musuh kakak lo yang udah bikin dia celaka di arena balap namanya Alex De ligo, gue udah nyari buktinya kemarin dan beberapa saksi juga ngaku liat anggota scorpion yang masang jebakan tepat ditikungan" jelas Bara

"Humm jadi orangnya? Oke" zen meletakkan kembali foto itu dan mengambil satu kaleng minuman yang ada di meja untuk ia minum.

Jujur saja saat melihat foto yang menampakkan lelaki tersenyum cerah tapi bukan ke arah kamera melainkkan ke sesuatu yang berada di balik kamera itu tapi ntah apa zen juga tidak paham namun yang ia tau ia merasakan kebahagian dari foto itu.

HIDE AND SEEKTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang