11

3K 167 6
                                        

BUDAYAKAN VOTE DAN FOLLOW  SEBELUM BACA!

🍂🍂🍂

"Eonnie, apa mereka sudah memberitahu siapa yang akan menjadi utusan mereka?" Tanya Rosie, ia benar-benar gugup karena sekarang tidak hitung jam lagi untuk memasuki ruangan itu melainkan tinggal hitung langkah saja

"Hey, siapa pun yang ada didalam anggap saja mereka tidak ada" ucap Seulgi sembari mendampingi Rosie saat berjalan dikoridor kantor menuju ke ruang rapat yang katanya tamu mereka sudah ada disana

"Ayolah eonnie katak---"

"Nona Rosie, Nona Seulgi, Tuan Jeon Jayden sudah menunggu didalam" ucap salah seorang karyawan yang memang di tugaskan untuk menyambut tamu penting mereka dengan minuman atau pun makanan ringan namun sepertinya ditolak kecuali sebotol air nya

Sial! Rosie terpaku, dia benar-benar belum siap untuk bertemu dengan Jayden setelah kejadian itu , namun apa boleh buat saat Seulgi sudah menarik tangan nya

Calm down Rosie batin nya berkata, ia menyemangati diri nya agar tidak gugup saat bertemu dengan orang yang sangat ia hindari belakangan ini

"Tetap tenang, jangan panik, ingat apa yang ku katakan" ucap Seulgi , Rosie pun mengangguk, dan kini ia mulai lebih tenang dan percaya diri

Mereka pun melangkahkan kaki masuk kedalam ruangan , dan tentu hal pertama yang terjadi adalah tatapan mata Jayden dan juga Rosie bertemu sesaat sebelum Rosie memutus nya karena harus menunduk hormat

"Selamat siang tuan Jeon" sapa Seulgi mengawali pembicaraan, ia tau kalau Rosie tak akan jadi sebab gadis itu masih gugup apalagi masih awalan seperti ini

"Sebelum nya saya meminta maaf atas nama Tuan Park, Tuan Park berhalangan untuk hadir dan dia mengutus anak nya sebagai perwakilan nya" jelas Seulgi, sekali lagi ia menundukkan kepala yang diikuti dengan Rosie

"Tuan Jeon, apakah kita pergi saja? Kami kemari jauh-jauh dan meeting nya tidak dipimpin langsung oleh Tuan Park, sungguh tidak bi----"

Pria itu terdiam ketika atasan nya mengangkat tangan nya pertanda untuk tetap diam "bisa kita mulai?" Tanya Jayden sambil kembali duduk di kursi yang tadi ia duduki

"Baik terimakasih, sebelum itu perkenalkan nama saya Rosieanne Park saya diutus untuk melakukan----"

(Skip aja yaa)

Meeting berjalan hampir satu jam "baik tuan jeon, ini beberapa sketsa yang mungkin anda suka selain yang saya presentasi kan tadi" ucap Rosie sambil menyerahkan beberapa lembar kertas yang isi nya sebuah sketsa design

Alasan dia memberikan sketsa itu adalah karena Jayden menolak sketsa yang sudah Rosie presentasikan dari tadi

What the heck umpat Rosie dalam hati ketika melihat 3 lembar sketsa itu di robek begitu saja , semua orang yang ada disana termasuk Seulgi, pendamping Jayden, orang-orang tadi berbagai devisi juga terkejut dengan apa yang mereka saksikan, dan selaku designer nya Irene cukup sakit hati namun dia tidak bisa berkata-kata lagi

"Cukup sampai sini meeting nya" ucap Jayden, ia berdiri dari duduknya diikuti oleh pendamping nya, "saya masih memberikan kalian kesempatan, besok saya tunggu di kantor saya jam makan siang, dan saya ingin Nona Park yang mengantarkan nya sendiri untuk saya" jelas Jayden yang membuat Rosie menatap nya geram

"Kau" guman Rosie geram namun ia hanya mendengar suara kekehan kecil dari Jayden, pria itu berlalu begitu saja di depan Rosie

Setelah kepergian Jayden, para karyawan pun bubar terkecuali Rosie dan Seulgi "BAJINGAN GILA" teriak Rosie yang membuat Seulgi terpejat kaget, untung nya ruangan ini kedap suara jika tidak wah bahaya "benar-benar gila"

DADDY J [RK] ✔︎Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang