"Jayden"
"Baby"
Jayden melangkah lebih dekat hendak untuk mendekap Rosie dengan erat, namun ternyata Rosie malah melangkah mundur sambil menggelengkan kepala nya seolah melarang Jayden untuk mendekati nya, tentu saja Apa yang di lakukan Rosie membuat Jayden sangat terkejut dan tentu saja merasa sedih melihat sang pujaan hati menjauhi nya
"Tidak Jay-- pergilah" usir Rosie, Rosie hendak melangkah masuk dengan tertatih ke dalam rumah namun tangan nya berhasil di cekal oleh Jayden "lepaskan aku Jayden, aku sungguh tidak ingin berurusan dengan mu" tekan Rosie, ia menatap Jayden tajam
"Rosie, apa maksud mu sayang? Aku datang untuk menjemput mu" ujar Jayden melemah, entah kenapa tubuh nya benar-benar lemas mendengar Rosie yang tidak ingin berurusan dengan nya
"Jayden kumohon-- aku tidak ingin berurusan lagi dengan mu, sudah cukup semua yang terjadi pada ku karena kehadiran mu dalam hidup ku" mohon Rosie, ia mengenggam tangan Jayden yang sedang mencekal nya "kumohon-- aku ingin hidup tenang"
"Rosie kumohon, kau bisa memukul memaki ku tapi jangan jauhi aku" hati Jayden benar-benar hancur bagai di hujami oleh pisau yang tajam
Dengan satu sentakan Jayden menarik tubuh Rosie masuk kedalam dekapan nya "aku benar-benar mencintai mu Rosie-- berikan aku kesempatan, aku akan meluruskan segala nya"
Rosie membalas pelukan Jayden sesaat sebelum ia medorong pelan tubuh Jayden hingga pelukan Jayden terlepas, Rosie tersenyum kecil, ia lalu mencuri kecupan di bibir Jayden "selesaikan masalalu mu terlebih dahulu" ujar Rosie "bibi aku ingin kedalam"
Jayden pun melepaskan Rosie, ia menatap senduh kearah Rosie yang melangkah masuk kedalam rumah, dan tak lama pintu rumah pun ditutup dari dalam
"Menyedihkan sekali kisah cinta mu bung!" Ucap Alex, entah dia muncul dari mana tapi yang pasti ia sudah berdiri di sebelah Jayden dan ikut menatap pintu yang baru saja tertutup "aku yakin dia akan kembali ke pelukan mu cepat atau lambat-- dari tatapan mata nya seperti nya dia juga mencintai mu"
"Apa yang harus ku lakukan?" Ujar Jayden lirih, ia menatap nanar pintu yang ia harap akan kembali terbuka itu namun sampai sekarang tak kunjung terbuka
"Selesaikan urusan mu dengan istri mu, lalu kau kembali pada nya"
"Itu tidak akan berhasil, dia benar-benar sudah tak ingin aku hadir dalam hidup nya"
"Hey bung! Wanita mana yang akan nyaman jika mantan istri kekasih nya masih menempel pada kekasih nya, If I were Rosie, I would do the same thing-- pikirkan baik-baik, Before you regret it"
Jayden hanya terdiam memikirkan apa yang di katakan Alex pada nya. Benar, ia harus menyelesaikan urusan nya dengan Hannah
Setelah semua nya selesai aku akan datang dan melamarmu Rosie
"Sebaik nya kita pergi dari sini, cepat atau lambat polisi akan datang"
.
.
.
Jayden benar-benar frustrasi, setelah pergi dari tempat Rosie dirawat Jayden memutuskan untuk memberikan gadis nya ruang, namun hati nya tak tenang jika harus berdiam diri dan menahan rasa rindu itu semakin lama, sehingga Jayden mengirim orang untuk mengecek rumah itu namun kabar mengejutkan didapat Jayden yaitu rumah itu sudah kosong bahkan prabotan di dalam rumah sudah kosong
"Tuan Jeon, Jang Hannah memaksa ingin bertemu dengan anda" tutur tangan kanan Jayden takut-takut sebab ia sudah mencoba mengusir wanita itu sampai 3 kali namun wanita itu benar-benar keras kepala "jika anda tidak menemui nya, Jang Hannah mengancam akan melompat dari jendela"
KAMU SEDANG MEMBACA
DADDY J [RK] ✔︎
Fanfiction[M] "kau benar-benar Ajhussi mesum!" Seorang pria yang berpenggalaman bertemu dengan seorang gadis yang binal? Hal itu membuat mereka semakin dekat satu sama lain. Namun masalalu yang seakan belum selesai, menjadi penghambat dalam hubungan mereka RO...
![DADDY J [RK] ✔︎](https://img.wattpad.com/cover/354358938-64-k991126.jpg)