"Dia adalah Stephanie kista dan Shanley Sheraphine. Aku dan dirimu"
"Aku adalah jiwa yang telah mati dan dengan serakah ingin mengambil raga dari saudari ku sendiri" ujarnya dengan nada penyesalan yang amat mendalam.
"Aku reinkarnasi putri dari Aubrey dan Julius, aku adalah bentuk dari dosa yang telah di perbuat mereka, ini adalah takdir ku shanley. Dan kau adalah kebangkitan dari semua masa kelam Shanley Sheraphine"
Aku menghela nafas mengingat pernyataan dari Stephanie seminggu yang lalu.
Sejenak aku merasa seperti ingin gila memikirkan sesuatu yang sangat di luar nalar manusia, aku berdoa ini adalah sebuah mimpi dan aku akan segera bangun.
Namun hari hari yang kulewati saat tertidur adalah harapan untuk kembali menjadi Winona Michelle, tapi kenyataannya bukan yang aku harapkan, ia masih berada di tubuh Shanley. Aku benar benar merasa frustasi dan bingung.
Saat ini aku berada di ruang perpustakaan, membaca buku silsilah keluarga dan kerajaan yang di pijaki saat ini.
Penjelasan yang ada di buku, ini adalah kerajaan Tudor. Wilayahnya sangat luas di banding dengan kerajaan lainnya, kerajaan Tudor masih di bilang kerajaan yang baru saja berdiri. Memiliki dua puluh satu wilayah salah satunya wilayah setalan paling dekat dengan perbatasan kerajaan rise. Wilayah selatan di naungi oleh Duke Hermione yang berperan dalam bidang pertahanan militer, cukup mengejutkan sebenarnya dirinya adalah anak dari seorang Duke.
Di dunia ini ada banyak sekali kerajaan dari benua benua lainnya, namun yang paling membuatku tertarik adalah kerajaan barat, Voldemort. Kerajaan mereka di berkati oleh hewan Myctic, burung Phoenix yang melegenda.
Serta fisiknya yang unik, memiliki sayap di punggungnya memberikan daya tarik tersendiri bagi mereka.
Berbeda dengan kerajaan Tudor, yang memiliki tanah yang cukup gersang dan jarang di penuhi dengan tumbuhan. Walaupun begitu kerajaan Tudor memiliki pertahanan militer yang di acungi jempol. Sedangkan Kerajaan Voldemort memiliki keindahan yang sangat di jaga keutuhannya, berbagai kehidupan masihlah asri. Ya tidak jauh berbeda dengan kerajaan Rise yang dulunya adalah kerajaan bagi para klan peri pastilah cantik tapi sayangnya keindahan itu sudah tidak seindah dulu, karena penjajahan mungkin?
Cukup memperlajari kerajaan, ia kini menyadari bahwa Shanley. Ah tidak tidak, kita sebut saja diriku saat ini memiliki tubuh yang sangat amat krempeng atau lebih tepatnya cacingan? Oh tidak, dulu dirinya saat menjadi Winona sangat menjaga penampilan. Walaupun kulit Langsat yang dimilikinya, tidak mengurangi kecantikan pada dirinya karena memiliki tubuh yang ideal dan wajah rupawan. Namun saat ini dia merasa jika dahulu Shanley ah atau Stephanie? bukan orang yang menjaga penampilan, bahkan ini sangat di kategorikan buruk.
"Pipi ku dulu tirus sih, tapi ini bukan tirus lagi ini kepong! Astaga" tanganku meraba raba wajah yang terlihat lebih tua dari usia saat ini.
Entah berapa kali sejak aku masuk dunia antah berantah ini menghela nafas, seperti nya ia akan melakukan program hidup sehat, dan makan seimbang dengan porsi yang pas untuk mengembalikan tubuhnya agar tak seperti orang terkena cacingan.
Aku bertanya tanya, Shanley adalah putri seorang duke. Tapi mengapa tubuhnya sangat kurus seperti seorang yang tidak di beri makan?, Dia juga tidak memiliki saudara tiri atau ibu tiri yang jahat.
Shanley adalah anak satu satunya yang masih hidup dari Hermione dan Ivory, sejak saat ivory tiada Hermione juga tidak pernah menikah lagi dengan wanita di luar sana karena Hermione sangat mencintai istrinya.
Jadi alasan Shanley kurus apakah dia tidak di perlakukan layak oleh penghuni ducy atau ini adalah ulah sang Duke Hermione selaku penguasa ducy?
Berbagai pertanyaan di kepalaku membuatku pusing.
Tanganku memijat panggkal hidungku. melihat perlakuan ku, Myrtle Pelayan pribadi ku dengan pertanyaan khawatir bertanya kepada ku "nona apa anda butuh sesuatu, anda terlihat begitu pucat" ujar Myrtle.
"Hm aku sedikit merasa pusing akhir akhir ini, tolong kau ambilkan minuman rebusan air jahe dan daun pandan untukku. Aku akan kembali ke kamarku" sungguh saat ini aku memang sangat lelah, apalagi semua hal yang di luar nalar selalu aku pikirkan membuat ku tak bisa tidur dan membuat kekebalan tubuhku menurun.
Saat menyusuri koridor aku tak sengaja menabrak seseorang, aku bergumam mengaduh. Oh ayolah dirinya sedang pusing dan malas sekali mengapa ia di pertemukan dengan gadis cerewet?
"Heyyy dimana mata mu!!" Bentak gadis yang memakai gaun vintage mewah dengan ornamen emas melingkar di kerah dada.
"Oh? Maafkan aku" ucapku malas, sebenarnya bukan aku yang menabraknya. Tapi dia yang terlihat sengaja menabrak ku, oh koridor ini sangat luas hey. Walaupun begitu aku akan meminta maaf agar semua selesai, aku ingin segera kembali.
Setelah mengatakan permintaan maaf ku pada nya, kaki ku segera melangkah menuju kediaman ku.
Langkah ku berhenti ketika, gadis tersebut mengatakan padaku "dasar wanita tak tahu diri!! Kau mau kemana?!" Aku berbalik badan ketika dia mengatakan dengan kesal.
Aku memutar bola mata malas, oh tuhan tolong cabut nyawa gadis itu. Aku benar benar tidak ingin meladeninya saat ini "hm??" Ujar ku ogah ogah-ogahan.
"Dasar tidak tahu tata krama!!" Lagi dan lagi gadis itu mengatakan dengan nada menggebu-gebu. Apakah dia tidak lelah? Aku saja mendengar nya sangat lelah sekali.
Aku menghela nafas "kau siapa?" Aku benar benar tidak tahu gadis itu siapa, yang hanya aku ingat di ingatan Shanley a.k.a Stephanie hanya lah memori ingatan yang sangat buram, tidak jelas siapa. Jadi jangan salahkan aku jika tidak mengenal siapapun di dunia ini, aku baru beberapa minggu berada di dunia ini ingat itu.
Aku lihat gadis tersebut tertawa dengan terbahak-bahak "oh ayolah Shan, kau benar benar lupa atau drama baru lagi setelah memfitnah sepupumu sendiri?" Aku sontak mengerutkan alisku, dirinya memfitnah? Yang benar saja, ia bahkan tidak mengenal nya. Stephanie yang melakukan seperti itu? Ya mungkin saja ya kan. Dirinya tidak tahu menahu soal semua tingkah laku Stephanie yang mengisi tubuh Shanley, mungkinkah Stephanie adalah sosok yang buruk? Ah biarkan dirinya tidak perduli. Saat ini yang dia pedulikan adalah keadaan nya.
"Aku tidak mengenalmu, juga tidak berniat kenal denganmu. Jadi tolong jangan menggangguku, saat ini aku tidak ingin melakukan sesuatu terhadap gadis cerewet seperti mu" saat ini aku tidak perduli lagi dengan siapa gadis tersebut, entah dia memiliki pangkat yang lebih tinggi atau lebih rendah dariku. Sungguh aku tidak perduli. Aku berbalik melangkah menuju ke kediaman ku. Oh kasur aku datang.
"HEYY, KAU BENAR BENAR TIDAK SOPAN! DASAR!. TUNGGU SAJA DI LAIN WAKTU SHANLEY SHERAPHINE!"
***
TBC

KAMU SEDANG MEMBACA
LEGGERO
FantasyWinona Michelle adalah pengusaha terkenal dengan kebijakan mengatur dan menangani perusahaan ayahnya yang hampir bangkrut, wanita karir yang sudah berkepala tiga namun juga belum menikah sampai sekarang dengan alasan 'saya tidak perlu menikah, uang...