IRONIS -06

336 24 0
                                        

happy reading !!







Mark berjalan menuju kelas jeno, dia berniat buat kembaliin baju Jeno yang dia udah cuci.sesampai di kelas Jeno dia bertanya kepada temen sekelas Jeno dan ternyata Jeno ga masuk sekolah hari ini.

"tumben ya Jeno kaga masuk sekolah" Mark berbalik badan dan berniat pergi kembali ke kelasnya, tadi di perjalanan Mark ketemu dengan Haechan "eh. Haechan" panggil Mark, haechan menoleh ke arah mark dan berhenti tepat didepan Mark "Eh Mark? mau balikin baju jeno ya?" tanya Haechan . Mark mengangguk.

"iya nih,tapi Jeno ga masuk ya?" " engga Mark , Jeno ga enak badan katanya" jawab Haechan. "kalo gitu gue nitip ke lo deh can, nih tolong ya?" Mark menyodorkan papper back milik Jeno . Haechan tersenyum simpul "eeu. Mark kenapa ga lo aja? kek nya ga sopan loh nitip barang buat kembaliin kan lo yang bikin baju dia kotor, balikin sendiri aja biar afdol gitu" saran Haechan.

Mark mengerutkan keningnya "udalah Mark, kan siapa tau aja Jeno kaga akan marah lagi sama lo ya?"kata Haechan. Mark mengangguk pelan. "oke deh, oh ya gue ga tau alamatnya dia can? boleh gue minta"tanya Mark. Haechan tersenyum setdah, rencana dia berhasil juga wk.

----------------------------------------------------------------------------

Mark berdiri di depan gedung tinggi, yang tak lain gedung apartemen mewah, Mark masuk kedalam dan berjalan menuju apartemen yang sudah di beritahu oleh Haechan"woah, jauh sekali di lantai 8" Mark menunggu lift terbuka dan masuk kemudian memencet tombol lantai 8.

Pintu lift terbuka, disana ada sebuah pintu yang Mark yakini itu apartemen nya Jeno. Mark berjalan keluar lift dan menuju pintu tersebut. setelah berada di depan pintu itu Mark memencet belnya dan menunggu yang punya membukakan pintu.

pintu terbuka, menampilkan wanita cantik disana "ouh ya? ada apa?" tanya wanita tersebut. Mark berasa canggung sekarang"a-apa benar ini apartemennya Jeno dan perkenalkan saya Mark teman Jeno?"tanya Mark hati-hati. kemudian wanita itu tersenyum "iya nak, saya ibunya Jeno.ada perlu apa nak Mark?" belum saja Mark menjawab dia dibuat kaget oleh Jeno yang muncul dari belakang ibunya.

"Mom, Mark tamu Jeno. katanya Mommy mau pulang" ucap Jeno, ibu jeno tersenyum "Iya ini Mommy mau pulang ini"wanita itu ternyata ibu nya Jeno, Mark membungkuk sopan saat ibu Jeno melewati nya.

"Mark? masuk" ajak Jeno. Mark berpikir dulu, boleh emang masuk gitu?"ayo Mark" Jeno menarik tangan Mark berjalan masuk menuju apartemen miliknya.Mark melihat semua isi dari apartemen Jeno, setiap sudut sangat mewah dan juga bersih.

"duduk Mark" perintah Jeno, Mark mengangguk dan mulai mendaratkan pantatnya di sofa mahal milik Jeno.Jeno mengambilkan segelas minuman untuk Mark dan duduk di sampingnya.

"Jen, ini kaos lo udah gue cuci.sekali lagi maaf ya?" Mark menyodorkan papper bag yang dia bawa. Jeno menerimanya dan mengangguk"oh ya, kenapa lo bisa tau alamat apart gue?" tanya Jeno "dari Haechan, dia temanmu kan?"Jawab Mark, dan Jeno mengangguk.

Mark melihat minuman yang dibawakan Jeno kelihatan sangat menyegarkan"Jen, boleh gue minum kan ini?" tanya Mark . "ya boleh lah, kalo bukan buat lo buat siapa lagi Mark?" jawab Jeno . Mark tersenyum lalu meneguk minumannya "wah, matcha ! enak jen" seru Mark dan menegaknya lagi.

Jeno tersenyum tipis"cantik" lirih Jeno, Mark tersedak mendengar yang telah Jeno katakan."UHUK" Jeno dengan sigap mengambil tisu dan mengelus punggung Mark."pelan-pelan Mark" Mark mematung dan berdiri dari duduknya.

"Jen, gue pulang dulu ya?" pamit Mark, dia mulai berjalan kearah pintu keluar. Jeno yang tahu Mark terkejut dengan perkataannya , langsung tersenyum dan menyusul Mark. Jeno melihat wajah Mark sangat merah.

"mari jen" Mark langsung masuk ke arah lift , tapi sebelum lift tertutup Mark sempat beradu pandang dengan Jeno, dia lihat Jeno benar benar seorang yang sangat tampan.

----------------------------------------------------------------------------

Selama menuju perjalanan pulang ,Mark terus saja memikirkan perkataan Jeno tadi, Mark merasa dirinya tidak cantik, wong dia itu laki-laki toh bukan wanita.

"Mark pulang" seru Mark, tapi kok hening ya rumah? ga seperti biasanya apa Shian sama Mama belum pulang kah? tapi ini udah jam 6 sore.

"Ma, adek " Seru Mark lagi, Mark mencoba mencari dimana mereka tetapi nihil mereka tidak menemukan ibu dan adiknya diseluruh rumah.

Mark merogoh saku nya mengambil handphone untuk mencoba menghubungi Ibu "Ealah, malah mati" Mark berlari ke kamarnya dan langsung mencharger handphone miliknya. 

Mungkin aja ibu dan adik nya pergi belanja dan mereka lupa buat kabarin Mark yasudah lah lebih baik Mark mandi membersihkan diri.

Selesai mandi, Mark berjalan menuju dapur dia sangat lapar. Saat dia ingin membuka kulkas Mark menemukan secarik kertas bertuliskan "Mark, Mama sama Shian pergi ke rumah Nenek, dia sakit. Mama coba buat telepon kamu tapi kamu ga aktif. semua bahan makanan ada di kulkas , kalo engga,kamu pesen makan aja ya? hati hati, baik baik dirumah . tertanda Mama".

owalah, Mamanya pergi ke rumah Nenek toh , yasudahlah kalo gini kan Mark ga perlu khawatir soal mereka. Mark mengambil beberapa makanan ringan untuk mengisi perut nya dan beberapa minuman kaleng lalu kembali ke kamarnya .

Mark membuka laptop miliknya, dia berniat buat belajar. ya buat ngulang pelajaran tadi aja.Mark sedari tadi fokus pada laptopnya tapi secara cepat pikiran Mark teralihkan, dia ingat dengan Jeno.

"ugh Mark, napa tiba-tiba lu inget dia si? astaga"Mark mencoba memfokuskan dirinya lagi tapi tetap saja hanya Jeno yang sekarang dia pikirin. "Argh, apaan sih. tidur aje dah" Mark menutup laptop nya dan bersiap untuk tidur.

dan nyatanya Mark tidak bisa tidur, dia membuka handphonenya , dan mulai melihat -lihat Instagram yah dia berpikir mungkin dengan sedikit melihat handphone nya dia akan sedikit mengantuk.

Ting !

Mark mendapatkan 1 notifikasi masuk dari Instagram miliknya, dan saat dia membuka notifikasinya ternyata itu milik Jeno. WHAAT ! Mark membelalakkan matanya tidak percaya."Ini beneran milik Jeno. dia nge follow gue???" tanya Mark kepada diri sendirinya.

Mark menekan icon profil milik Jeno. Dia Melihat- lihat unggahannya. Mark begitu serius melihat semua foto Jeno."ganteng sih , EHHH ! KOK!" Mark mematikan handphone nya . "Ngapain sih gua? udh masih gantengan gue juga" Mark memejamkan matanya dan mulai tertidur.

next..

sorry kalo kga nyambung wkkk !

IRONIS - NOMARKTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang