bab 5

1.1K 63 2
                                        

[ 01-01-2024 ]

sudah 2 hari nani tidak makan dan dikurung, dew sama sekali tidak kasian kepada dirinya, nani sudah benar benar pucat dan nani sudah di ambang ingin pingsan tapi nani tetap tahan biar tidak pingsan

"hiks.. ndaa nani laper ndaa.." lirih nani pelan

nani ngesot ke arah pintu lalu mengedor gedor pintu sambil berteriak, sungguh nani rasanya ingin mati saja!

sebenarnya bodyguard yang menjaga pintu dan bibi ingin membantu anak malang itu karena kasian tapi jika ia membantu anak itu ia akan mati di tangan bosnya, karena sudah di peringati oleh dew untuk tidak membantu nani

𝘈𝘶𝘵𝘩𝘰𝘳 = 𝘥𝘦𝘸 𝘸𝘦𝘩 𝘬𝘢𝘴𝘪𝘢𝘯 𝘢𝘯𝘢𝘬 𝘨𝘶𝘦 𝘪𝘵𝘶 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘥𝘪 𝘢𝘮𝘣𝘢𝘯𝘨 𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯 𝘱𝘪𝘯𝘨𝘴𝘢𝘯 𝘸𝘦𝘩

nani sudah benar benar pucat dan pusing, sekarang pandangan nani sudah burem

𝘽𝙍𝙐𝙆

nani sudah terjatuh pingsan sekarang

sementara itu dew sedang di kantor nya, seperti nya dew lupa dengan kucing manis nya itu, dew sedang berpikir dan mengingat sesuatu, teryata ia lupa ngasih makan kepada kucing manis itu!

"sial, teryata saya lupa memberi makan kepada kucing saya." ucap dew, dew langsung beranjak dari kantor nya, dew berlari secepat mungkin ke mobil lalu masuk dan menutup pintu mobil, dew menyalahkan mesin mobil lalu menancapkan gas nya dengan kecepatan tinggi ke mansion nya, sekarang dew benar benar sangat lupa kepada kucingnya itu yang ia kurung

𝘴𝘬𝘪𝘱 𝘱𝘦𝘳𝘫𝘢𝘭𝘢𝘯𝘢𝘯

dew memarkirkan mobil nya di garasi lalu keluar mobil tak lupa menutup pintu mobil, dew berlari ke arah gudang yang ia kurung nani, dew membuka pintu, melihat nani yang tergeletak tak sadarkan diri, dew pun menghampiri nya lalu membuka semua rantai, dew mengendong nani ala koala dan berjalan keluar gudang, dew membawa nani ke kamar nya lalu menaro nani di kasur, dew menelpon dokter untuk dateng kerumahnya

"dok? bisa ke rumah saya ga? kekasih saya pingsan" ucap dew kepada dokter di telepon

"bisa, tunggu sebentar ya pak dew saya segera kesana." ucap dokter di sebrang telepon

"baik, terimakasih." ucap dew lalu mematikan telepon nya

dew melihat nani, dew menempelkan tangan nya ke jidat nani, benar saja nani demam, panas sekali badannya

"I'm sorry babe.." lirih dew, ia tak sanggup kekasih nya ini sakit

selang 10 menitan dokter nya pun sampe lalu mengetuk pintu kamar

"masuk." ucap dew

dokternya pun langsung masuk, dan segera mengecek nani

𝘴𝘬𝘪𝘱 𝘥𝘪 𝘤𝘦𝘬 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘥𝘰𝘬𝘵𝘦𝘳

"ini jangan sampe telat makan lagi ya pak, ini obat nya sesudah makan, kalo begitu saya permisi dan terimakasih." ucap dokter

"baik, terimakasih dok." ucap dew, melihat dokter sudah pergi dew pun duduk di pinggir ranjang lalu mengelus lembut kepala nani

"cepat sembuh, darling." ucap dew



𝘿𝙊𝙐𝘽𝙇𝙀 𝙐𝙋 𝙃𝘼𝙍𝙄 𝙄𝙉𝙄, 𝙢𝙖𝙖𝙛 𝙮𝙖 𝙖𝙡𝙪𝙧 𝙣𝙮𝙖 𝙢𝙖𝙠𝙞𝙣 𝙖𝙜𝙖𝙠 𝙖𝙜𝙖𝙠, 𝙟𝙖𝙣𝙡𝙪𝙥 𝙫𝙤𝙩𝙚 𝙮𝙖!!

𝑫𝒊𝒋𝒖𝒂𝒍? ( 𝑫𝒆𝒘𝑵𝒂𝒏𝒊 )Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang