— w h o a m i ? —
Tidak mudah bagi Renjun untuk mencapai titik ini. Menjadi anak kesayangan dari pimpinan organisasi yang ia ikuti, membuatnya kerap sekali bertaruh nyawa. Puluhan peluru pernah menancap pada tubuhnya. Lengan, dada, perut, kaki, bahkan beberapa peluru nyaris mengenai organ vitalnya. Pun luka-luka sayat yang ia miliki, tidak terhitung jumlahnya. Beberapa luka itu bisa menghilang, namun lebih banyak lagi luka-luka yang membekas, hingga kini.
Jika menilik ke belakang, terhitung tiga kali Renjun berada diambang hidup dan mati karna misi yang harus ia selesaikan. Satu diantaranya adalah misi yang dilakukan bersama Tim.
Kala itu, Renjun yakin jika Timnya akan menang dengan mudah. Informasi yang diperoleh anggota Tim Riset mengatakan jika musuh mereka hanyalah 'Preman kecil' di pelabuhan.
Namun sayangnya anggota Tim Riset tersebut keliru dalam mendapatkan informasi. Preman itu bukan hanya preman kecil. Mereka adalah komplotan penguasa pelabuhan yang merasa terganggu oleh bisnis bawah tanah milik La Leonessa yang baru memasuki pelabuhan tersebut.
Renjun bersama dengan selusin Tim Lapangan Livello 2 menyerang pelabuhan dengan strategi yang telah ia susun. Baku tembak terdengar di penjuru pelabuhan, dini hari. Dengan gagah Renjun merangsek ke pusat markas preman bersama Timnya.
Awalnya, mudah bagi Renjun untuk memasuki markas mereka. Anggota preman yang berhadapan dengannya terlihat seperti anak kecil yang baru saja belajar menggunakan ketapel. Peluru dari sang lawan lebih banyak mengenai udara kosong. Meleset. Membuat Renjun dengan mudah melumpuhkan mereka.
Hingga.. Ketika Renjun bisa masuk kedalam pusat markas mereka, ia terkejut melihat betapa banyak anggota preman. Seratus. Seratus anggota mengepung Renjun dan Timnya.
Sepertinya Renjun tau apa yang terjadi. Anggota Preman yang ia taklukkan tadi, hanyalah anggota yang tidak memiliki kemampuan atau mungkin mereka hanyalah anggota yang baru bergabung dengan kelompok preman ini. Sedangkan seratus anggota terlatih, telah menunggu Renjun dan Tim dalam markas mereka.
Melihat situasi yang berbalik dengan cepat, membuat Renjun merutuki diri. Bagaimana mungkin hal seremeh 'seberapa besar kelompok yang harus ia taklukan' luput dari riset yang dilakukan? Pun bagaimana mungkin Tim Observer tidak bisa mendeteksi sekian banyak anggota Preman yang berada di arena? Ingin menyalahkan Timnya, namun Renjun menyadari jika dirinya pun sama tidak telitinya. Seharusnya, Renjun merasa ada yang janggal, atau setidaknya ia bisa memerintahkan Tim Riset agar melakukan Riset ulang untuk memastikan.
Beruntung, Renjun adalah anggota terlatih. Dalam situasi seperti ini, konsentrasi dan ketenangan adalah kuncinya.
Melihat setiap anggota preman dengan seksama, Renjun berhitung cepat. Otak pintarnya mengubah strategi yang sudah ia buat. Lantas memerintahkan Timnya untuk menyerang dengan strategi baru.
Renjun tau. Dia sangat tau jika dirinya terkepung. Mereka jelas kalah jumlah. Dengan sekian banyak anggota Preman, Renjun bahkan bisa berhitung dengan cepat jika dirinya akan kalah kurang dari satu jam.
Namun, Renjun tidak bisa mundur. Harga dirinya sebagai Anggota Inti La Leonessa, sekaligus anak emas sang pemimpin, membuat ego Renjun semakin meninggi. Adrenalinnya semakin tertantang. Ia jelas lebih memilih mati ketimbang berbalik arah dan menyerah.
Maka, dengan segala perhitungan yang telah ia fikirkan, Renjun mengirimkan sinyal bahaya pada Tim IT Lapangan yang berjaga di luar sana. Meminta bantuan agar markas dapat mengirimkan anggota tambahan untuk membantunya.
Sebelum bantuan datang, Renjun dan Tim harus bertahan habis-habisan.
Pertarungan jarak dekat tidak bisa terelakkan. Baku hantam pukulan —Mengingat pistol yang Renjun bawa tidak akan efektif dalam pertarungan jarak dekat— terjadi antara dirinya dengan anggota Preman.
KAMU SEDANG MEMBACA
Who Am I? [Noren]
AksiSelama hampir 10 tahun hidupnya bergabung dengan La Leonessa, Renjun tidak pernah bertanya tentang siapa dirinya. Hingga misi yang La Leonessa beri mempertemukan Renjun dengan Lee Jeno, Anak politikus dari Partai paling besar di negaranya. Renjun m...
![Who Am I? [Noren]](https://img.wattpad.com/cover/349371080-64-k729981.jpg)