pilihan

2.2K 78 13
                                        

hai hai
happy reading ❤️

author povs
📍ubud,bali

"oh jadi beneran itu calon istri dia"
"aku harus jaga jarak sama dia"

setelah makan malam bersama mereka pun masing masing pergi ke vila nya namun enggan untuk adisa karena ia sedang menikmati suasana pulau bali di malam hari dan sampai lah ia ke taman villa namun belum sampai adisa mendengar seseorang berbicara

"kamu bisa ga si gausa ngakuin kalau kamu calon istri saya,saya sudah muak ya adinda dengan tingkah laku kamu"ucap mayor
"hmm,kenapa ya dia?"ucap adisa
"mulai saat ini jauhin saya dan alaia"ucap mayor dan langsung mematikan telfon

namun saat adisa ingin menghindar tak sengaja ia menginjak kayu alhasil itu membuat perhatian mayor

"siapa di sana?"ucap mayor
adisa yang sudah menutup mata takut ketawan pun perlahan membuka mata
"oh jadi kamu di sini,kamu ikutin saya ya"ucap mayor

"dih siapa yang ikutin mas,saya kan mau jalan jalan di sini"ucap adisa 
adisa pun kembali ke arah villa namun mayor pun mengikuti dari belakang
"maaf mas lancang tadi saya mendengar pembicaraan mas"ucap adisa
"yasudah ga apa apa,mending balik ke villa angin malem kasian kamu nanti sakit"ucap mayor

keesokan pagi nya adisa sudah siap dengan outfit nya karena hari ini ia akan pergi bersama adam teman masa kecil nya
setelah siap terdengar mobil masuk ke dalam perkarangan villa
"ayok masuk kok malah diem"ucap adam
"haha lets go kapten"ucap adisa

sesampai nya di cafe mereka memesan makan untuk brunch
tak terasa sudah lama mereka di cafe akhirnya anwar pun menelfon adisa untuk ke acara makan siang yang di adakan pak pradana
akhirnya mereka berdua pun menuju resto tersebut

"tapi lo setelah ryan ga ada lo ga pernah pacaran lagi ya dis?"tanya adam sambil melihat ke depan
"nggak dam,rasanya hampa aja kalau mau deket sama cowok"ucap adisa
"tapi lo harus buka hati lah dis,jangan gitu"ucap adam
"yep,one day aku akan coba"ucap adisa

akhirnya mereka sampai di resto yang di maksud
"nah sini dis,adam duduk"ucap anwar
"wahh cantik sama ganteng ya"ucap artist 1
"pacar kamu ya?"ucap yang lain
"haha nggak kok ini teman saya aja"ucap adisa

mereka pun menganggukan kepala lalu adam berpamitan pulang karena hari sudah semakin siang

sore nya adisa sedang berbaring di depan kolam renang karena ia tidak ada kerjaan lain selain itu
lalu adisa memutuskan untuk pergi
"mah,disa pergi dulu ya bosen nih"ucap adisa
"mmm yasudah,hati hati ya jangan malam malam"ucap rosaline

setelah mendapatkan izin adisa pun berjalan menuju garasi mobil milik mayor tendra pun lewat
"dis mau kemana?"ucap mayor dari dalam mobil
"mau jalan jalan aja sih mas"ucap adisa
"yasudah,yuk naik"ucap mayor
"loh gapapa mas?"ucap adisa
"ya ga apa apa dong"ucap mayor

lalu mobil melaju keluar pekarangan villa
namun di dalam mobil hanyalah ada keheningan
"oh iya tadi pacar kamu ganteng juga"ucap mayor memecahkan keheningan

"dia bukan pacar aku,tapi temen aku waktu aku di harvard dulu"ucap adisa
"berarto ga ada yang marah dong kalau saya jalan sama kamu?"ucap mayor
"nggak kok,yang ada mba dinda yang marah"ucap adisa

"sebener nya saya dan dinda tidak ada hubungan apa apa dis"ucap mayor
"loh?"ucap adisa
"nanti saya ceritakan semua nya"ucap mayor

sesampai nya di pantai mayor dan adisa mencari spot duduk untuk menikmati sunset
"oh iya soal tadi,emang benar saya tidak ada hubungan apa apa"ucap mayor
"oh iya gapapa mas,kalau gamau cerita gapapa"ucap adisa

"gapapa saya takut kamu salah paham aja,dis saya boleh minta nomor telfon kamu ga?"ucap mayor
"oh iya mas boleh 081370001998"ucap adisa
"oh iya udah mau maghrib,kita pulang yuk"ucap mayor

sesampai nya di villa

"oh iya dis nanti malam kalau tidak ada kesibukan,kita makan malam di luar mau ga"ucap mayor
"boleh mas kebetulan aku kosong"ucap adisa
"jam 08.00 saya jemput ya"ucap mayor
"boleh mas"ucap adisa

another side povs
"ohhh ini yang baru pulang ngedate itu ya"ucap lino tiba tiba saat mayor membuka pintu rumah
"astagah asalammualaikum aja belum udah di todong gini" ucap mayor

"pak bos kemana aja bos"
"widih baru pulang ngedate itut dong"
"mayor ngedate gais akhirnya"
pertanyaan dan candaan menghantui mayor teddy ketika ia sampai villa untung ada bapak yang melerai mereka semua sehingga mayor bisa masuk ke kamar dengan selamat tak lupa mayor menelfon adisa

📲incoming call from mas teddy
"hallo lis"
"iya mas ada apa?"
"kamu udah siap siap?"
"ini lagi mau mandi mas kenapa?"
"gapapa lis nanti sekitar jam 8 aku jemput ya"
"iya mas
"okey see you dis"
"see you too mas"

di lain sisi ada yang mendengar percakapan tersebut
"wih gila mau diner doi"
ucap rizki
"mantap nihh mayor gasken jadi mau ngedate juga deh"
ucap lino
"yeee dasar buaya noh cewek lo noh ga lo ajak ajak dinner giliran yang bening aja lo"
ucap rajif sambil posisi nguping
saat mayor membuka pintu kamar nya hendak mandi
mereka semua jatuh di kaki mayor

"aduhh sakit tau siapa sih yang buka pintu nya jadi gabisa nguping lagi"ucap lino
"ohh jadi kalian semua ini ngupingin saya ya"
ucap mayor
"ehh heheh ampun bos ampun ga ga lagi"
ucap lino
"heheh iya bos ampun"
ucap deril
"hitungan 3"
ucap rizki
"1"
"2"
"3"
"LARI SEMUA LARI MASUK KAMAR"
ucap lino mereka ber empat pun lari masuk ke kamar masing masing meninggalkan mayted yang sedang kebingungan di depan pintu kamar

hai hai jangan lupa vote❤️

serendipity (revisi version)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang