12.kecewa

173 3 0
                                        

Halo!!

Lanjot❤️‍🔥
















Pagi ini matahari bersinar cerah, terlihat seorang gadis cantik yang masih nyaman terlelap di dalam selimut,
Misela mengerjapkan mata kala sinar matahari menyinari kelopak matanya

06.40

"Astaga aku telat"
Dengan terburu buru misela memasuki kamar mandi untuk membersihkan badannya, setelahnya ia akan berangkat ke sekolah.

Selesai berganti pakaian, misela keluar wanita itu tidak berniat untuk sarapan karena sebentar lagi sudah memasuki pukul tujuh. Misela langsung berjalan menuju dapur mengambil tangan Arta kemudian menyaliminya hal yang sama juga ia lakukan pada daddy-nya yang sedang sarapan di meja makan

"Nggak sarapan dulu dek?" Tanya Jovan.

"Eh enggak dad, kalo gitu adek berangkat ya" pamit sela di balas anggukan kepala dari sang kepala keluarga.

Setibanya misela di pintu keluar, ia melihat abangnya yang sedang menatapnya juga. Erland dengan wajah dinginnya menatap sang adik dari ujung kepala sampai ujung kaki kemudian mengangkat sebelah alisnya "terlambat?"

"Hm" sela hanya mengangguk

"Ayok" Erland menarik tangan misela pelan kemudian mendorong adiknya masuk ke dalam mobil.













Di dalam mobil,misela terus menerus membuka room chatnya dengan vano siapa tahu wanita jangkung itu menelfon dirinya.

Namum tak seperti yang di harapkan, tak ada notifikasi sedikitpun sejak semalam.

Erland yang melihatnya, bingung namun karena sikapnya yang acuh tak acuh, Erland lebih memilih diam. Dia bukan orang yang kepoan.

Setibanya di depan pagar misela mencium punggung tangan abang satu satunya kemudian keluar dari dalam mobil, melambaikan tangannya ke arah kaca mobi.

Misela melangkahkan kakinya ke dalam lingkungan sekolah, pak Rahmat yang melihatnya tersenyum kemudian menegurnya
"Selamat pagi nak sela"

"Eh bapak, pagi juga pak" sela membalas senyuman bapak tua itu.

Menelusuri koridor sekolah dengan pikiran berkecamuk, pikiran gadis pendek itu sejak semalam tertuju kepada pacarnya yang sejak kemarin sore tidak memberi kabar sama sekali.

Sela pergi ke kelasnya, menyimpan tasnya di tempat duduknya kemudian kembali ke luar. Suasana sekolah tidak begitu ramai, padahal sebentar lagi sudah masuk kelas.

Sela mempercepat langkahnya, ia berniat menuju ke kelas vano. Setibanya di kelas vano, ia mengucapkan salam kemudian mengedarkan pandangannya ke seluruh sisi kelas, tidak ada orang yang dia cari "vano kemana yah" batin sela risau.

ಠ︵ಠ













Begitupun dengan jam istirahat sekarang. Makanan yang di pesan di berikan kepada lalat untuk hinggap, sela tidak berselera sama sekali. Rasanya ingin menangis saja.

Lama melamun, seorang pria datang, dengan sebotol minuman dingin yang di tempelkan di pipi sela membuat wanita itu kaget bukan main."eh, Raka?! Ngapain? Kaget tau" kesal sela mengelap pipinya yang basah terkena air dari botol dingin tadi.

"Hehe kaget yaaa,maaf. Abisnya kamu ngelamun terus, nih di minum" cengir Raka sambil menyodorkan minuman yang akhirnya di terima oleh sela.

Iya nama pria itu Raka. Dia orang yang udah buat vanola cemburu. Pria yang di rooftop bersama sela.

Hening Beberapa saat......

MINE [END] GIRLS LOVECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang