PROLOG

26.5K 529 23
                                        

Dari balik dinding dingin panti asuhan, seorang gadis kecil bernama Laluna Shanika Azarine akhirnya menemukan rumah baru. Ia diangkat menjadi anak oleh keluarga Albert-keluarga terpandang yang namanya begitu disegani, tak hanya di negeri sendiri, tapi juga di kancah dunia.

Frasya Fransiska Albert, istri dari Zackery Dio Albert, menyambutnya dengan penuh kasih sayang. Kehadiran Luna seolah melengkapi kebahagiaan mereka. Meski keluarga Albert dikenal sebagai penguasa di dunia perhotelan dan pertambangan, kekayaan yang menjulang tak pernah melunturkan keharmonisan di rumah megah itu.

Namun...siapa sangka, di balik senyum polos Luna, tersimpan cerita lain. Nathaniel Gionino Albert, sang putra bungsu menaruh perhatian yang berbeda pada adik angkatnya itu. Terlalu dalam, terlalu kuat, hingga berubah menjadi sebuah obsesi yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.

Luna yang baru berusia empat tahun memang belum mengerti apa-apa. Tapi, bagi Nathaniel, kehadiran gadis kecil itu bagaikan cahaya yang tak boleh direbut siapa pun darinya.

Dan sejak itulah, keluarga yang tampak sempurna mulai menyimpan rahasia... rahasia tentang obsesi, kepolosan, dan sisi gelap yang perlahan tumbuh bersama waktu.

***


"Kiss me." ujar Nathaniel sambil menunjuk bibirnya yang seksi.

"Kakak au pelmen cis una?" jawab nada cadel Luna kecil yang berusia 4 tahun itu mengangkat tangan mungilnya yang menggenggam coklat. Sambil mengedipkan mata bulatnya berkali-kali. Lucu.

"No permen sweetheart, tapi kiss." tangannya terangkat mengusap lembut pipinya yang bulat dengan jempol Ingin sekali ia gigit lalu memakannya. turun menunjuk bibir kecil Luna yang merah merona mengusap dan menekannya lembut. Memajukan wajahnya dan

Cup

Mengecup lembut bibir tipisnya lama. Menekan tengkuk kecil Luna untuk Memperdalam ciumannya sesekali Melumatnya dengan sangat pelan takut menyakiti luna-nya. Mata bulat Luna berkedip-kedip lucu kala merasakan bibirnya dihisap rakus. Tangan mungilnya Mencengkeram kuat pinggang Nathaniel.

Manis.

Memundurkan wajahnya untuk melihat ekspresi Luna saat ini. Astaga lucu sekali mata bulatnya melotot. Ingin sekali ia cungkil pakai linggis terus ia pajang di kamarnya.

GILA.

"Suka?" Tanyanya sambil mengusap lembut bibir luna yang bengkak. Ia hampir gelap mata jika tidak merasakan tangan mungil gadis-nya mencengkeramnya kuat.

"Hu'um enyak Una cuka." Jawabnya antusias polos dan lugu.

Tidak taukah Luna bawah sosok iblis dalam diri Nathaniel memberontak untuk memilikinya.hanya untuknya.
Tapi...tidak untuk saat ini, Gadis nya masih belia, masih sangat kecil, masih terlalu polos.

Mendengar jawaban polos luna ia tersenyum lembut. Merapikan helai rambutnya yang panjang dan menyelipkannya kebelakang telinga.

Membawa Luna kepelukan mendekapnya erat seolah-olah ingin meremukkan tubuh kecilnya itu. Menghirup rakus aroma tubuhnya yang manis sesekali mengecup lembut lehernya.

Matanya menatap tajam kearah depan sambil tersenyum miring. Yah. Ke depan menatap kearah kedua orang tuanya yang sedari tadi melihat aksinya dengan Luna. Melirik luna didekapannya ternyata sudah tertidur pulas. Terdengar dengkuran, manis sekali. Kembali mengecup bibirnya yang sedikit terbuka.

Cup

"Mine." Klaimnya mutlak lalu mengangkat luna hati-hati kegendongan koala nya. Membawa ke kamarnya di lantai empat untuk menidurkan sang gadis. Milik nya.

*PENUTUP*

Nathaniel Gionino Albert

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Nathaniel Gionino Albert

Nathaniel Gionino Albert

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

(Mine)

Laluna Shanika Azarine

_________

Next?

JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK ⭐ PREEN.🥂

SALAM HANGAT
PENULIS AMATIR
ISTRI SAH KIM TAEHYUNG.

16-03-2024
Sulsel.

Crazy Obsession (END/ REVISI)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang