CHAPTER 23 (pasar malam)

1K 23 0
                                        

Seminggu sudah berlalu semenjak reey periksa ke rumah sakit tentang penyakit yang dideritanya

Flashback on

"Jadi gimana dok? "Tanya reey

" Hufh"

"Maaf"

Deg

"Maksudnya? "

"Penyakit tumor otak kamu sudah masuk stadium 3 reey"

Deg

"Itu mungkin terjadi karna kamu tidak pernah cek up  selama beberapa bulan"

"Saya sarankan kamu untuk segera berobat di London,saya punya kenalan yang mungkin bisa membantu kamu,masih ada harapan reey saya yakin kamu bisa" Lanjutnya

"Saya masih bisa sembuh kan dok? " Tanya reey dengan nafas tercekat

"InsyaAllah"

"Baik kalau begitu saya permisi "

"Iya hati hati"

(aku ngasal ya soalnya aku bukan dokter dan gak pernah ngalamin juga, maaf kalo gak nyambung maklum lah karangan mengenai hal hal yang berbau rumah sakit 😅)

Flashback of

"Hufh Oke semangat reey kita akan berangkat dalam waktu dekat"batinnya

" Semoga aku bisa sembuh"ucap nya

"Oke demi mereka aku bakal kuat"
Lanjutnya

Tok

Tok

Tok

Ceklek

Terlihat revin yang sudah rapi

"Kenapa bang? "Tanya reey sambil mengerutkan alisnya bingung

"Abang mau ke pasar malam kamu mo ikut gak"

"Mau mau" Ucapnya antusias

"Kalo gitu aku mo siap siap dulu ya bang" Lanjutnya

"Iya abang tungguin di bawah ya"ucapnya lalu pergi turun kebawah

"Iya"jawabnya lalu masuk kedalam untuk bersiap siap

Disisi lain

" Mana sih bang revan sama bang revin? "Bingung albi

"Bentar lagi udah tungguin aja, kagak usah ngeluh mulu lo"timpal resya

"Tau ngeluh mulu kerjaannya"ucap lia

"Dah dah pada diem kita tungguin aja"sambung lisa

"Iya nyai lampir"ucap albi

"Heh anjir ya lu sini gue geprek baru tau rasa lo"

"Eh ampun nyai"

"Albi sini lo gue geprek beneran lo"

"Aaa ampun lis"

Dan terjadilah aksi kejar kejaran antara lisa dan albi

Hhhhhh

Mereka semua tertawa melihat tingkah kedua sahabat mereka kecuali fandra dan lyan yang hanya terkekeh kecil

Sampai tawa mereka berhenti karna kedatangan seseorang yang mereka tunggu tunggu yang tak lain dan tak bukan adalah dui R dan reey

Lyan pov

Gue alyanzo khalfi riyano Sagara
Gue baru aja ngrasain yang namanya kehilangan orang yang peling tersayang dan berarti bagi hidup gue

Dia cahaya gue, permata gue, setengah dari jiwa gue dan dia adalah alreeyn axella khalicia smith putri bungsu keluarga smith
Gue baru kehilangan dia -+4 bulanan lah
Kami denger dia kecelakaan waktu mau berangkat ke sekolah terus meninggal dan disitu gue langsung terpukul bahkan bukan hanya gue tapi orang orang dideket dia juga

Sampai satu minggu yang lalu abang dari queen gue bawa orang yang namanya sama bukan hanya nama namun aura dan tatapan matanya juga sama
Bolehkah gue berharap kalau seandainya itu dia
Dia selamat saat kecelakaan itu,dan dia kembali kepada kami

Dan disinilah gue  ama anggota inti geng gue geng yang gue dan queen bangun yang kami namai six~efort's di sebuah pasar malam

Deg

Di sana gue ngeliat reey yang terlihat cantik bukan tapi bener-bener cantik walaupun gue nggak lihat wajah dia sepenuhnya karena pakai masker tapi terlihat dari auranya yang begitu memukau

Jujur gue penasaran sama muka aslinya
Karena setiap gue lihat dia entah kenapa gue selalu keinget queen

gue ngerasa dia punya rahasia besar yang gak kami ketahui dan gue berharap kebahagiaan kami terletak di rahasia yang dia punya

Semoga aja

Lyan pov of

"Dah sampe bang? "Tanya lio

"Gak liat ketarak mata lo" Ucap revin ngegas

"Weh sante bang gue cuma basa basi"

"Iya tapi dah basi tau gak"

"Hehe"

"Dahlah yuk main apa gitu" Ucap resya

"Yuk lah"ucap mereka serempak(-reey, lyan, revan)
LaluMereka bermain dan bercanda bersama

(Btw mereka dah mayan akrab ya karna mereka saling ketemu lalu main bareng gitu ceritanya, kalo masalah kenapa gak aku tulis ya biasa karna males aja hehe✌dan lagi aku lebih suka yang singkat tapi cukup lengkap hehe)

"Eh dah malem nih pulang yuk"ajak revan

"Yok lah gue juga udah bingung mo main apa lagi"timpal resya

"Eh jangan dulu dong"cegah lisa

"Lah napa"tanya mereka

"Aku denger ada rumah hantu yang baru di buka coba kesana aja yuk"ucap lisa antusias

"Wah bagus tuh buat uji nyali"ucap albi

"Ogah lah mending turu"malas lio

"Ye ngebo mulu lo yok lah pliss"pinta lia

"Gimana? "Tanya resya dan dijawab anggukan oleh mereka

"Oke ita main kesana tapi ini yang terakhir gimana? "Ucap revin diakhiri pertanyaan

"Oke let's Go"finish lisa, lia dan albi gtuu
Mereka hanya geleng gelang melihat keantusiasan teman mereka
.

"Oke let's Go"finish lisa, lia dan albi gtuuMereka hanya geleng gelang melihat keantusiasan teman mereka

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Bayangin aja kalo lagi malam 😄btw anggap aja ini pasar malam yang mereka datangi




⚠️typo bertebaran
Jangan lupa vote, komen &follow

TRANSMIGRASI ALREEYN {End}Stories to obsess over. Discover now