CHAPTER 37 ( Air mata kebahagiaan)

965 30 0
                                        

***HAPPY READING***




Mereka yang mendengar itu sedikit lega walau masih agak bingung karna memang lyan dkk dan duo R tidak pernah bercerita pada mereka tentang queen dan transmigrasi ditambah lagi mereka jarang berkumpul semenjak queen meninggal walau misalkan berkumpul mereka akan jarang berbicara dan sering melamun dengan tatapan mata kosong

"Kalo gitu reey mau pulang dulu ya"

"Oke queen hati hati"

"Okey dadah semua" Ucapnya sambil melenggang pergi

Namun baru beberapa langkah tangan nya di cekal seseorang yang ternyata adalah revan

"Bonceng abang"

"Tapi reey bawa motor bang"

"Bonceng abang princess, abang gak mau kejadian yang sama terulang" Ucapnya dengan sedikit penekanan tapi dengan nada yang lembut

Walaupun tadi sempat balapan namun sudah pasti tidak akan ia perbolehkan jika tau siapa orangnya' pikir nya

"Emm Oke deh tapi motornya?"

"Biar yang lain yang bawa" Dibalas anggukan kepala lalu mereka melenggang pergi

"Kami duluan"

"Oke/yoi/hm hati hati"

Mereka menaiki motor masing masing dngan motor reey yang di bawa resya karna saat berangkat ia tak membawa motor dan membonceng lisa begitupun dengan lia yang membonceng kembaran nya aka lio

Mereka melenggang pergi dari are balap dengan kecepatan rata-rata membelah jalanan yang agak ramai menuju mansion smith, dan jika kalian bertanya mengapa lyan dkk ikut dan tidak pulang jawaban nya adalah karna mereka memang berniat menginap

Mereka pergi dengan perasaan yang sangat bahagia hingga tidak sadar bahwa mereka sudah sampai di depan mansion

Tin

Tin

Revan membunyikan klakson didepan gerban

Satpam yang berjaga disana melihat anak majikannya pulang langsung membukakan gerbang dan membungkuk kan badannya begitupun para bodyguard yang ditugaskan berjaga mansion

Setelah motor berhenti reey segera turun dan membuka helm nya diikuti mereka

Apakah itu benar nona muda'pikir para pekerja  yang melihat reey dan reey hanya tersenyum tipis kearah mereka

"Ayo dek" Ajak revin dengan senyuman yang tak pernah luntur dibalas senyuman manis oleh reey

"Ayo"

Revan membuka pintu mansion dan masuk diikuti mereka

Pandangan pertama yang dilihat adalah kondisi mansion yang gelap mungkin sudah pada tidur'pikir mereka

Saat mereka akan melangkah kan kaki tiba tiba lampu menyala dan memperlihatkan mommy, daddy, kara, oma dan opa yang memandang mereka dengan tajam dan dingin

Btw oma opa baru aja datang belum lama ya tapi karna si kembar belum pulang mereka sepakat untuk menunggu walau merasa lelah

"Dari mana saja? " Tanya daddy dingin

"Kenapa baru pulang apakah ada hal yang sangat penting sehingga kalian pulang sangat sangat terlambat hm? " Tanya kara dengan tatapan tajam dan aura yang sangat dingin

"Balapan apa yang kalian ikuti sampai pulang pagi dini hari seperti ini hm? " Tanya opa dengan tenang namun terlihat marah

Mereka menelan ludah kasar melihat tatapan mereka apalagi aura yang membuat mereka kesulitan bernafas sampai mereka mendengar suara

"Sudah sudah mereka tidak salah karna aku lah yang salah"

Deg

Suara lembut yang familiar membuat mereka membeku mereka mengalihkan pandangan ke sosok gadis ditengah tengah duo R dan lyan dkk

Sosok yang tengah tersenyum manis sambil melambaikan tangannya sosok yang mereka rindukan

"Princess/adek"Gumam mereka dengan kata yang berkaca kaca

" Hai semua jangan marah dong masak reey pulang disambut amarah kalian kan gak lucu hehe"kekehnya

"Mereka gak salah kok karna kami habis berbincang bincang sambil melepas rindu haha"lanjutnya

"Kalian gak kangen reey?kok diam aja,kalian gak mau peluk reey?" Tanya reey dengan air mata yang sudah meluruh

Mereka masih tidak bergeming dari sana karna terlalu syok

Reey yang melihat mereka masih diam semakin terisak

"Maaf re reey hiks baru kembali"

Mommy yang melihat rey semakin terisak melangkahkan kaki nya mendekat kearah rey denagn air mata yang sudah meluruh

Setelah sampai di depannya mommy menyentuh pipi reey dengan tangan yang bergetar dan membelai nya

"I ini putri mommy? Princess nya mom mommy? " Tanyanya dengan negara tercekat

Reey menyentuh tangan mommy yang tengah membelai pipinya

"Ini reey mom hiks maaf baru kembali hiks"

Mommy yang mendengar itu langsung mendekap reey dengan sangat erat yang dibalas tk kalah erat oleh reey

"Hiks putri mommy sudah kembali hiks putri mommy kembali hiks hiks"

"Iya putri mommy udah kembali reey udah dipelukan mommy hiks"

"Ini ini bukan mimpi kan sayang? "

"Ini bukan mimpi mom ini nyata"

Mommy menguraikan pelukannya dan berbalik menatap suami anak dan mertuanya

"Dad putri kita sudah kembali kara, ma, pa"

"Ba bagaimana bisa" Ucap daddy dengan tatapan tak terlepas dari sosok yang ia rindukan selama ini

Reey melihat mereka masih diam pun melangkah mendekati daddy dan menghapus air mata daddy nya yang sudah meluruh

"Jangan nangis dad reey udah kembali maaf karna lama ninggalin kalian"

"Apakah kau benar benar putriku? " Tanya daddy dengan nafas tercekat dibalas anggukan

Daddy yang melihat itu langsung mendekap putrinya erat

"Maafkan daddy yang tak becus menjagamu princess terimakasih mau kembali hiks"

"Gak usah minta maaf dad itu bukan salah daddy"

Mereka yang melihat itu menangis bahagia dan tidak menyangka orang yang mereka rindukan berasa didepan mata









































Tamatt




























Kebawah lagiiii









































******************************************************

Akhirnya selesaii
Hehe canda belum end kok haha

Akhirnya penantian nya tercapai ya hiks terhura aku tuh
Kira kira apa yang akan terjadi selanjutnya ya
Ikutin terus ya 😄
Jangan lupa vote
Makasih
⚠️typo bertebaran dan bahasa berantakan

TRANSMIGRASI ALREEYN {End}Stories to obsess over. Discover now