1

184 10 0
                                    

Terbangun karena sakit di bagian perut  sunoo sangat terkejut melihat ini bukan kamar nya,ia melihat sekeliling pandangan nya terhenti pada seseorang yang sedang memainkan ponsel nya di sofa

Orang itu menoleh saat sunoo ingin duduk dari tidurnya akan tetapi tidak bisa karena sakit di bagian perut nya sangat terasa sakit saat ia ingin mengubah posisi

"Awwww perutku" suno meringis kesakitan
Ni-ki dengan sigap langsung membantu sunoo untuk duduk
"Kau tidak papa jika masih sakit baringkan saja dulu"titah ni-ki pada sunoo
"Aku tidak papa omong² kenapa aku bisa disini?" Tanya sunoo
"Eeee saat tadi di jalan kau pingsan jadi aku membawamu ke sini aku minta maaf tadinya aku ingin membawamu ke rumah sakit tapi takutnya mengantri jadi ku bawa kau kerumah ku karna keluargaku punya dokter pribadi" ni-ki menjelaskan dengan detail takutnya sunoo memikirkan yang tidak² karna ia membawanya kerumah nya

"Ahh tidak papa terima kasih banyakk sudah membantuku" membungkukkan sedikit badanya tanda terima kasih
"Iya sama sama"
"Tunggu sebentar aku akan membawakan mu sesuatu untuk di makan"
"Tidak us" belum selesai bicara ni-ki langsung keluar kamar menandakan tidak ada penolakan

Tidak berselang lama ni-ki membawa nampan berisikan bubur dan buah

"Kau harus makan kata dokter perutmu kosong mungkin itu yang membuatmu sakit perut" jelas ni-ki pada sunoo yang terdiam
"Bukalah mulutmu" ucap ni-ki sambil menyodorkan bubur pada sunoo
"Aku bisa makan sendiri" jelas sunoo
"Mang eakk kau duduk saja ku bantu" ledek ni-ki pada sunoo yang memanyunkan bibirnya

"Sudah nihh aaaaaa cepet" ucap ni-ki lagi
"Tapi aku tidak suka bubur" sunoo mengucapkan nya dengan tempo cepat tapi ni-ki paham apa yg di ucap sunoo
"Hemmm hanya 2 sendok saja ayolah agar perutmu terisi setelah itu sudah"

Setelah itu sunoo menuruti kata² ni-ki tapi pada suapan pertama sunoo sangat terkejut karena rasa bubur ini sangat enak sekali berbeda dengan bubur yang pernah ia rasakan

"Wahhhh ini sangat enakk dimana kau membeli nya" ucap antusias sunoo
"Hahaha kau menyukainya ini buatan mamah ku" ucap ni-ki sambil tersenyum karena gemas melihat sunoo yang tiba² ceria

Yang tadinya hanya 2 suap malah habis semangkuk oleh sunoo
"Nih minumlah dulu nanti makanlah buah" titah ni-ki
Sunoo hanya menuruti kata² ni-ki karena sunoo juga sangat lapar mengingat ia belum makan apapun dari kemarin

"Ouh iyaa bajumu sedang di cuci dahulu"ucap ni-ki
Mendengar kata² ni-ki ia baru sadar pakaian yang di pakai nya berberda dan bukan lah miliknya sunoo kaget dan menyilang kan kedua tanganya ke dada

Melihat hal itu ni-ki tertawa ia tahu apa yang di pikirkan sunoo
"Hahaha tenanglah yang mengganti pakaian mu mamahku jadi jangan kaget gituu"
"Dan luka di punggung mu itu kenapa mamahku terkejut saat melihat luka di punggung mu" tanya ni-ki
"Itu hanya lecet karna aku menggaruk nya terlalu keras" bohong sunoo
"Ouhh gitu" ni-ki pura² paham
"mana ada yg kayak gitu cuman gara² di garuk tadi kata dokter aja kayak luka benturan" batin ni-ki

Setelah selesai ni-ki membereskan alat makan sunoo dan membawanya kebawah

"Sebentar yaa aku akan kebawah dulu kalo bosan nyalakan tv saja" ucap ni-ki
"Iya"

Saat sudah membereskan nya ni-ki berjalan ke arah kamar mamah nya ia ingin memberi tahu kalo sunoo sudah bangun

Ceklekk...

"Mahh" panggil ni-ki dan melihat mamah nya yg sedang berbaring sambil memainkan hp
"Ehh kenapa ni-ki" ucap mamah nya
"Itu sunoo dia udah bangun udah ku kasih makan juga"
"Mamah gih keatas sapa sunoo"ucap ni-ki
"Ouhh udah bangun yaudah mamah mau keatas" ucap mamah ni-ki dan langsung antusias ke atas

Tidak ingin mengganggu mamah nya yg sedang ngobrol sama sunoo jadi ni-ki ke kamar jay saja

Ceklekk
"Oyy napa lo ke kamar gue" ucap jay
"Gabut bangg ps yokk" ajak ni-ki
"Ayoklah gasss"

"Tumben lo ngajak nge game biasa nya gamau" tanya jay
"Itu di kamar gue ada mamah lagi ngobrol sama sunoo jadi gak enak kalo nge ganggu" ucap ni-ki
"Lahh sunoo siapa?"
"Anak nya sahabat mamah tadi gue gak sengaja ketemu sunoo di jalan terus dia tiba² pingsan yaudah gue tolongin" jelas ni-ki
"Wihhh lo jadi pahlawan kesiangan dongg"
"Pahlawan malem lah kan gue nolongin nya waktu malem"

Tak terasa mereka main ps cukup lama dan berhenti karena ni-ki tiba² di panggil oleh mamahnya

"Kenapa mah" tanya ni-ki
"Udah sana kekamar tidur temenin sunoo"titah pada ni-ki
"Lohh gak mau ah aku mau tidur di sofa ruang tamu aja" bantah ni-ki
"GA ADA PENOLAKAN"
"Tadi mamah udah ngomong sama sunoo tidur nya sama kamu!"
"Aihh iya² dehh" ni-ki pasrah bukannya ia tidak mau tidur dengan sunoo tapi ia takut sunoo risih padanya

Sesudah sampai di kamar ni-ki melihat sunoo yang sudah tertidur ia mendekatinya dan menyelimuti seluruh badan sunoo ia pun ikut berbaring di samping sunoo akan tetapi sunoo terbangun karena guncangan saat ni-ki menaiki kasur

"Eunghh ni-ki?"
"Ehh kenapa" ni-ki terkejut dan langsung berdiri saat ia ingin berbaring
Sunoo ingin duduk dari tidurnya ni-ki dengan sigap membantunya
"Ni-ki maafkan aku,aku sudah merepotkan mu terlalu banyak tadi aku yg meminta pada mamah mu agar kamu tidur di sini saja karena aku takut jika tidur sendirian maaf jika kamu risih padaku" ucap sunoo menjelaskan

"Tidak papa sunoo aku tidak risih sama sekali malah aku senang sekarang aku mempunyai teman sekamar" ucap ni-ki sambil tersenyum lebar

Mereka berdua pun tidur bersama dengan posisi bersebelahan

perjodohan -sunki-Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang