Apa kalian tau? 🏥

318 18 3
                                    

Taehyung terus berlari & berlari. Ia melewati orang2 disekitarnya yang hanya memperhatikannya dengan aneh. Orang2 mengira anak itu tengah menangis karena ingin di suntik /mencari orangtuanya.

Saat gerombolan medis mengejar dan berteriak2 gaduh "pasien kabur!, pasien kabur!". Taehyung panik.. ia melesat kencang dan tiba2 hilang dari pandangan.

Petugas keamanan tak mampu menemukannya. Suasana koridor yang ramai membuat petugas kesulitan memantau seorang anak bertubuh kecil yang pandai menyelusup ke sela2 pengunjung rumah sakit.

**

Diruangan lain Yoongi sedang mencekram kerah baju Dr.Danh, yoongi murka.

Ada beberapa asisten dan rekan dokter diruangan itu. Mereka mencoba menghentikannya, namun saat yoongi membahas tentang Haneul & obat2annya, mereka tiba2 tak berani berkutik.

Belum puas yoongi mengintrogasi danh, ia mendengar kegaduhan dari luar.

Salah satu perawat masuk keruangan tanpa izin "Dokter! Ada pasien kabur!" Ujar perawat pria.

"Pasien anak! Dia satu2nya pasien yang di ruang executive" sambung perawat itu

APA!

Yoongi langsung melepaskan badan Danh, otomatis ia tersungkur ke lantai.

"Urusan kita belum selesai!"
Ucap yoongi geram & buru2 keluar.

Jin POV

Jin terburu2 dari kantor menuju tumah sakit setelah membaca pesan dari yoongi.

Ada lebih dari 30 panggilan dari yoongi. Itu yang membuat seokjin panik. Saat jin meneliti ponselnya lagi, Ada beberapa pesan dari yoongi yang belum ia baca. dan jantungnya tak karuan setelah ia mebyadari bahwa tae harus di rawat.

Jin berusaha menghubungi yoongi balik. Namun tak ada jawaban dari yoongi.

Begitupun dengan appa. Tak ada jawaban apapun darinya.

.
.
.
Seokjin mengunjungi ruang resepsionist dan menyebutkan nama yang ia cari + nama ruang inapnya.

"Maaf tuaan ,pasien yang anda maksud, dikabarkan menghilang sejak tadi sore". Ujar penjaga wanita muda.

"Apa??" Jin tak percaya

Akhirnya wanita itu menceritakan kejadian adegan detail.

Saat diakhir cerita. Jin langsung pergi meninggalkan lokasi.

Pov end

Sedangkan appa yang tengah berselisih dengan seokjin berada di mansionnya. Ia sendirian. Seperti biasanya ia meneguk minuman2 sebagai pelepas lara.

Ia mulai lelah dengan kehidupan ini. Seperti dunia tak berpihak kepadanya.

Teringat akan kepergian istrinya, kini hatinya makin gundah. Ia terus meratapi kepergian istrinya itu.

Kebakaran di kantor pusat memang tidak parah, namun sangat berpengaruh kinerja perusahaan. Dan perbaikan membutuhkan modal yang besar.

Belum lagi kurva sedang menurun. Setelah pembicaraan panjang, para petinggi telah mewanti2 akan perusahaan yang akan tiba2 bangkrut.

***

Tanpa alas kaki taehyung terus berlari & berlari tak tentu arah.

Dingin...

Ia telah berlari terlalu jauh dari rumah sakit. Langkahnya kini gontai.

Unfair (End)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang